
Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mengantarkan dua siswinya, Neztya Zahratus Syifa dan Zaskya Anugerah Maydiana, melaju ke tingkat Provinsi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP/MTs Tahun 2026. Sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi, keduanya mengikuti kegiatan Simulasi OSN SMP/MTs Tingkat Provinsi Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Rabu (15/7) di Ruang Laboratorium SMP Negeri 1 Banjarnegara.
Kegiatan simulasi tersebut merupakan agenda yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara sebagai tindak lanjut pengumuman peserta yang berhasil lolos ke tingkat provinsi. Simulasi dilaksanakan untuk memberikan gambaran teknis pelaksanaan kompetisi sekaligus memastikan kesiapan perangkat, jaringan internet, serta kemampuan peserta dalam mengoperasikan sistem ujian berbasis komputer.
Dalam pelaksanaannya, Neztya dan Zaskya didampingi oleh guru pembimbing MTs Negeri 1 Banjarnegara, Novia Fajriati Alqomar, yang terus memberikan arahan, motivasi, serta pendampingan selama simulasi berlangsung. Keduanya mengikuti seluruh tahapan simulasi dengan penuh konsentrasi dan menunjukkan kesiapan yang baik sebagai wakil madrasah di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Nama Neztya Zahratus Syifa dan Zaskya Anugerah Maydiana memang tercantum sebagai peserta MTs Negeri 1 Banjarnegara yang lolos ke tingkat provinsi pada cabang IPA.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih kedua siswinya. Menurutnya, keberhasilan melaju ke tingkat provinsi merupakan hasil dari proses pembinaan yang berkelanjutan, kerja keras peserta didik, serta dedikasi para guru pembimbing.
“Alhamdulillah, kami bersyukur MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali dipercaya mengirimkan dua siswa terbaik pada OSN tingkat Provinsi Tahun 2026. Simulasi ini menjadi tahapan yang sangat penting untuk membangun kesiapan mental maupun teknis sebelum menghadapi kompetisi sesungguhnya. Saya berharap Neztya dan Zaskya mampu tampil percaya diri, menjaga fokus, dan memberikan hasil terbaik sehingga dapat mengharumkan nama madrasah, Kabupaten Banjarnegara, serta Kementerian Agama,” ungkap H. Yatiman.
Lebih lanjut, H. Yatiman menegaskan bahwa madrasah akan terus memberikan dukungan penuh kepada peserta melalui pembinaan intensif, pendampingan akademik, hingga penguatan motivasi. Ia meyakini bahwa prestasi lahir dari proses panjang yang dijalani dengan disiplin, kesungguhan, dan doa.
Guru pembimbing, Novia Fajriati Alqomar, menjelaskan bahwa simulasi memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi peserta karena mereka dapat mengenal alur pelaksanaan ujian secara nyata.
“Melalui simulasi ini siswa dapat mengetahui mekanisme pelaksanaan lomba, mulai dari login ke sistem, pengelolaan waktu, hingga bagaimana menyelesaikan soal secara efektif. Pengalaman seperti ini sangat membantu mengurangi rasa gugup ketika mengikuti kompetisi yang sebenarnya. Setelah simulasi, kami juga akan melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek yang masih perlu diperbaiki,” jelas Novia.
Ia menambahkan bahwa selama masa persiapan, kedua peserta menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Berbagai latihan soal, pembahasan materi, serta penguatan konsep dilakukan secara rutin agar kemampuan akademik mereka semakin matang.
Sementara itu, Neztya Zahratus Syifa mengaku bersyukur dapat menjadi salah satu wakil MTs Negeri 1 Banjarnegara di tingkat provinsi. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri.
“Saya merasa senang sekaligus tertantang. Simulasi ini membuat saya lebih memahami teknis pelaksanaan OSN sehingga bisa lebih siap menghadapi perlombaan nanti. Saya akan terus belajar dan berlatih agar dapat memberikan hasil terbaik untuk madrasah,” ujar Neztya.
Hal senada disampaikan oleh Zaskya Anugerah Maydiana. Ia mengatakan bahwa simulasi memberikan pengalaman baru yang sangat bermanfaat dalam membangun rasa percaya diri sebelum mengikuti OSN tingkat provinsi.
“Saya bersyukur bisa sampai di tahap ini. Simulasi membuat saya lebih tenang karena sudah mengetahui bagaimana proses pelaksanaannya. Semoga dengan bimbingan guru dan dukungan dari madrasah, saya bisa memberikan prestasi terbaik. Mohon doa dari seluruh keluarga besar Madtsansa agar kami dapat tampil maksimal,” tuturnya.
Keikutsertaan Neztya Zahratus Syifa dan Zaskya Anugerah Maydiana dalam Simulasi OSN Tingkat Provinsi menjadi bukti komitmen MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam membina peserta didik yang unggul di bidang akademik. Melalui pembinaan yang terarah dan dukungan seluruh warga madrasah, diharapkan kedua siswa mampu mengukir prestasi yang lebih tinggi serta mengharumkan nama Madtsansa di tingkat provinsi bahkan nasional. (Lin)
