Dua Guru Bahasa Indonesia MTsN 1 Banjarnegara Jadi Juri Pidato PORSENI MI Kecamatan Bawang 2026

Banjarnegara — Dua guru Bahasa Indonesia MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Surya Widhi Prakosa dan Rizky Arbangi Nopi  mendapat kepercayaan menjadi dewan juri dalam ajang Pekan Olah Raga dan Seni (PORSENI) MI Kecamatan Bawang Tahun 2026. Keduanya dipercaya untuk menilai kemampuan peserta pada cabang lomba pidato yang menjadi bagian dari rangkaian kompetisi seni PORSENI MI Kecamatan Bawang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (12/9) mulai pukul 07.30 WIB. Rangkaian lomba cabang seni PORSENI MI Kecamatan Bawang berlangsung di sejumlah lokasi yang telah ditentukan panitia, salah satunya MIM 01 Blambangan. Penunjukan H. Surya Widhi Prakosa dan Rizky Arbangi Nopi sebagai juri menjadi bentuk kepercayaan terhadap kompetensi guru MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam bidang kebahasaan, khususnya kemampuan berbicara di depan publik dan penilaian pidato.

Dalam surat permohonan dispensasi panitia PORSENI MI Kecamatan Bawang, Rizky Arbangi Nopi dan Surya Widhi Prakosa tercantum sebagai tenaga pendidik yang dimohonkan untuk menjalankan tugas sebagai dewan juri pada pelaksanaan PORSENI MI Kecamatan Bawang 2026. Pada daftar dewan juri, Rizky Arbangi Nopi tercatat sebagai juri Pidato Bahasa Indonesia Putra, sedangkan Surya Widhi Prakosa tercantum sebagai salah satu dewan juri pada cabang lomba seni.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan panitia kepada dua guru madrasahnya. Menurutnya, keterlibatan guru dalam kegiatan di luar madrasah, khususnya sebagai juri kompetisi, merupakan bagian dari kontribusi nyata madrasah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik.

“Kepercayaan kepada Bapak H. Surya Widhi Prakosa dan Bapak Rizky Arbangi Nopi untuk menjadi juri tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi MTs Negeri 1 Banjarnegara. Ini menunjukkan bahwa kompetensi dan pengalaman guru madrasah mendapatkan pengakuan dari masyarakat pendidikan. Kami berharap tugas tersebut dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, objektif, dan profesional,” ungkap H. Yatiman.

H. Surya Widhi Prakosa menuturkan bahwa menjadi bagian dari dewan juri PORSENI MI merupakan pengalaman sekaligus amanah yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh. Ia menilai kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan menyampaikan gagasan.

“Pidato bukan sekadar kemampuan berbicara di depan orang lain. Di dalamnya ada kemampuan menyusun gagasan, memilih bahasa yang tepat, membangun argumentasi, serta menyampaikan pesan dengan percaya diri. Karena itu, dalam memberikan penilaian kami berusaha memperhatikan berbagai aspek secara proporsional dan objektif,” jelas Surya.

Sementara itu, Rizky Arbangi Nopi mengungkapkan bahwa kepercayaan menjadi juri merupakan kesempatan untuk turut mendukung pembinaan kemampuan berbahasa dan keterampilan komunikasi peserta didik madrasah ibtidaiyah.

“Menjadi juri bagi kami bukan hanya tentang memberikan nilai, tetapi juga ikut melihat proses dan potensi anak-anak. Kami berharap mereka mendapatkan pengalaman berharga dari kompetisi ini. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil, kemampuan menyampaikan pesan dengan baik, dan kemauan untuk terus belajar,” tutur Rizky.

Ketua panitia PORSENI MI Kecamatan Bawang, Tuslam,  menyampaikan terima kasih kepada MTs Negeri 1 Banjarnegara yang telah memberikan izin dan dukungan kepada para guru untuk terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran dewan juri yang memiliki kompetensi sesuai bidang lomba sangat penting untuk menjaga kualitas dan objektivitas penilaian.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kehadiran para juri yang memiliki kompetensi dan pengalaman tentu sangat membantu pelaksanaan lomba agar berjalan dengan baik. Kami berharap PORSENI MI Kecamatan Bawang tahun ini dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk berprestasi sekaligus membangun karakter dan kepercayaan diri,” ujar Tuslam.

Keikutsertaan H. Surya Widhi Prakosa dan Rizky Arbangi Nopi dalam PORSENI MI Kecamatan Bawang 2026 sekaligus memperkuat peran MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam membangun jejaring dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan di wilayah Banjarnegara. Selain menjalankan tugas utama sebagai pendidik, kompetensi guru madrasah juga terus memberikan kontribusi dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan peserta didik di tingkat kecamatan. (Fy)