Empat Pramuka Madtsansa Terima Penghargaan pada Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Banjarnegara

Banjarnegara — Empat anggota Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa) mendapat kesempatan istimewa untuk mengikuti kegiatan penerimaan penghargaan dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwartir Cabang (Kwarcab) Banjarnegara Tahun 2026, Senin (14/9). Keempat peserta tersebut merupakan anggota Pramuka Madtsansa yang telah mengharumkan nama madrasah melalui keikutsertaan dalam kegiatan kepramukaan tingkat nasional dan daerah.

Keempat anggota Pramuka Madtsansa tersebut adalah Raffasya Aufa Putra dan Aisyamara Azarine Ramadhani yang tergabung dalam kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026, serta Fabian Franto dan Raisa Kirana yang menjadi bagian dari kontingen Jambore Daerah Madrasah Tahun 2026.

Kegiatan penerimaan penghargaan tersebut menjadi bagian dari agenda Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara. Berdasarkan undangan Kwarcab Banjarnegara, upacara dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Lapangan Pandawa, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur. Para penerima penghargaan mengikuti kegiatan dengan mengenakan pakaian seragam Pramuka.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih keempat peserta didiknya. Menurutnya, keikutsertaan dalam kegiatan kepramukaan pada level nasional maupun daerah merupakan pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama.

“Madtsansa tentu sangat bangga atas keikutsertaan Raffasya, Aisyamara, Fabian, dan Raisa dalam kegiatan besar Pramuka. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama madrasah. Pengalaman mengikuti Jambore Nasional maupun Jambore Daerah Madrasah hendaknya menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan inspirasi kepada teman-temannya,” ungkap H. Yatiman.

Ia menambahkan bahwa penghargaan dalam kegiatan Pramuka tidak semata-mata dipandang sebagai pencapaian akhir, melainkan sebagai bentuk apresiasi atas proses, perjuangan, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang telah dijalani para peserta.

Pembina Pramuka Madtsansa, Ikhsanudin, turut menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh keempat anggota Pramuka tersebut. Menurutnya, keterlibatan dalam kontingen Jambore menjadi bagian penting dari proses pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan di luar pembelajaran kelas.

“Menjadi bagian dari kontingen Jambore Nasional maupun Jambore Daerah Madrasah tentu membutuhkan kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, dan kemampuan beradaptasi. Mereka belajar banyak hal, mulai dari bekerja dalam tim, bertanggung jawab terhadap tugas, hingga membangun komunikasi dengan peserta dari berbagai daerah,” jelas Ikhsanudin.

Raffasya mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026. Ia menilai pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas.

“Bagi saya, mengikuti kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, kemandirian, dan bagaimana membawa nama baik madrasah dalam kegiatan tingkat nasional,” tutur Raffasya.

Hal senada disampaikan Aisyamara. Menurutnya, menjadi bagian dari kontingen Jambore Nasional merupakan pengalaman yang membanggakan sekaligus menantang.

“Saya merasa senang dan bangga bisa mengikuti kegiatan ini. Banyak pengalaman baru yang saya dapatkan dan semoga pengalaman tersebut bisa saya bagikan kepada teman-teman di Madtsansa,” katanya.

Sementara itu, Fabian Franto mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kontingen Jambore Daerah Madrasah menjadi pengalaman yang memperkaya wawasan dan keterampilan kepramukaannya.

“Jambore mengajarkan saya bahwa keberhasilan dalam kegiatan bukan hanya tentang kemampuan pribadi, tetapi juga tentang kerja sama dan saling mendukung dalam satu tim,” ujarnya.

Raisa Kirana juga mengaku bangga dapat menjadi bagian dari kontingen Jambore Daerah Madrasah Tahun 2026. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus aktif dalam kegiatan Pramuka.

“Saya bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti Jambore Daerah Madrasah. Pengalaman ini membuat saya semakin percaya diri dan ingin terus belajar serta berprestasi melalui Pramuka,” ungkap Raisa.

Keikutsertaan empat anggota Pramuka Madtsansa dalam momentum Peringatan Hari Pramuka ke-65 Kwarcab Banjarnegara menjadi bukti bahwa kegiatan kepramukaan di madrasah terus diarahkan sebagai wahana pembentukan karakter sekaligus pengembangan potensi peserta didik. Prestasi dan pengalaman yang mereka peroleh diharapkan mampu menumbuhkan semangat anggota Pramuka Madtsansa lainnya untuk terus berproses, berprestasi, dan membawa nama baik madrasah dalam berbagai ajang kepramukaan. (Fy)