Pembina Pramuka Madtsansa Yuliana Rahmanti Terima Lencana Pancawarsa II

Banjarnegara — Kiprah dan dedikasi dalam pembinaan Gerakan Pramuka kembali mendapat apresiasi. Salah satu pembina Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa), Yuliana Rahmanti, menerima penyematan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka berupa Lencana Pancawarsa II dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Banjarnegara.

Penyematan penghargaan tersebut dilaksanakan pada Senin (14/9) di Lapangan Pandawa, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur. Upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut diikuti oleh jajaran Gerakan Pramuka di Kabupaten Banjarnegara, termasuk para penerima tanda penghargaan. Berdasarkan undangan resmi Kwarcab Banjarnegara, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan peserta mengenakan seragam Pramuka.

Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Banjarnegara Wahid Jamali. Dalam suasana khidmat, penyematan Lencana Pancawarsa II kepada Yuliana menjadi salah satu bentuk penghargaan atas pengabdian dan kesetiaannya dalam mendukung pembinaan serta pengembangan Gerakan Pramuka.

Nama Yuliana Rahmanti tercantum dalam daftar penerima Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka Kwarcab Banjarnegara sebagai penerima Lencana Pancawarsa II dengan pangkalan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Penghargaan tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Madtsansa karena menunjukkan adanya kontribusi dan konsistensi pembina dalam mendampingi kegiatan kepramukaan di lingkungan madrasah.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Yuliana Rahmanti. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan personal, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus motivasi bagi seluruh pembina untuk terus memberikan pengabdian terbaik dalam mendidik peserta didik melalui Gerakan Pramuka.

“Lencana Pancawarsa II yang diterima Ibu Yuliana merupakan sebuah kebanggaan bagi Madtsansa. Penghargaan ini menunjukkan bahwa pengabdian dan konsistensi dalam membina Pramuka mendapat apresiasi dari Gerakan Pramuka. Kami berharap penghargaan ini semakin memotivasi beliau dan pembina lainnya untuk terus memberikan yang terbaik bagi peserta didik,” ungkap H. Yatiman.

Sementara itu, Yuliana Rahmanti mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia memandang Lencana Pancawarsa II sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengingat untuk terus meningkatkan dedikasi dalam membina generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan merasa terhormat menerima Lencana Pancawarsa II ini. Bagi saya, penghargaan ini bukan akhir dari sebuah pengabdian, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar, berproses, dan memberikan pendampingan terbaik bagi peserta didik dalam kegiatan Pramuka,” tutur Yuliana.

Ia juga menyampaikan bahwa pembinaan Pramuka merupakan sebuah proses pendidikan karakter yang membutuhkan keteladanan, kesabaran, dan konsistensi. Karena itu, penghargaan yang diterimanya dipersembahkan pula bagi keluarga besar Madtsansa yang selama ini memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan.

Senada, pembina Pramuka Madtsansa lainnya, Ikhsanudin, menilai penghargaan tersebut layak menjadi motivasi bagi seluruh pembina. Menurutnya, pembinaan Pramuka tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian peserta didik.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami sebagai pembina. Dedikasi seorang pembina tentu tidak selalu terlihat, tetapi dampaknya dapat dirasakan dalam perkembangan karakter anak-anak. Semoga pencapaian Ibu Yuliana menjadi inspirasi bagi kami semua untuk semakin konsisten dalam membina Pramuka di Madtsansa,” ujar Ikhsanudin.

Hal senada disampaikan Agustina Dewi Merdekawati. Ia mengungkapkan bahwa penghargaan bagi pembina merupakan bentuk penghormatan terhadap proses panjang pengabdian dalam Gerakan Pramuka.

“Lencana Pancawarsa II ini menjadi bukti bahwa pengabdian yang dilakukan dengan penuh ketulusan akan memberikan arti. Kami tentu ikut bangga dan berharap penghargaan ini semakin menguatkan semangat seluruh pembina untuk menghadirkan kegiatan Pramuka yang edukatif, menyenangkan, dan mampu membentuk karakter peserta didik,” katanya.

Penerimaan Lencana Pancawarsa II oleh Yuliana Rahmanti sekaligus menjadi momentum bagi keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara untuk terus memperkuat pembinaan kepramukaan. Dengan dukungan madrasah, pembina, dan seluruh warga madrasah, Gerakan Pramuka diharapkan semakin mampu menjadi wadah pendidikan karakter sekaligus pengembangan potensi peserta didik.

Penghargaan tersebut pun menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian dalam Gerakan Pramuka memiliki nilai penting bagi tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Lin)