Meriahkan Festival Literasi 2026, Madtsansa Hadirkan Bazar Edukatif dan Karya Unggulan

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan budaya literasi melalui keikutsertaan dalam Festival Literasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Disarpus) Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (13–15/10/2026), tersebut digelar di halaman gedung Disarpus Kabupaten Banjarnegara dengan menghadirkan bazar literasi dari 15 instansi undangan, termasuk MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Mengusung tema “Literasi Berdetak, Kemenag Berdampak, Madtsansa Bergerak”, stan bazar literasi Madtsansa tampil dengan konsep edukatif, kreatif, dan interaktif. Berbagai program unggulan madrasah, karya peserta didik, permainan edukasi, hingga hiburan berhadiah disiapkan untuk memberikan pengalaman literasi yang menyenangkan bagi para pengunjung.

Festival Literasi 2026 menjadi momentum istimewa bagi Madtsansa karena merupakan tahun kedua keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut. Festival ini sendiri baru dua kali diselenggarakan oleh Disarpus Kabupaten Banjarnegara sebagai bagian dari upaya menyemarakkan Bulan Bahasa tahun 2026.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan kepada madrasah untuk berpartisipasi dalam festival tersebut. Menurutnya, bazar literasi menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi madrasah sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Festival ini menjadi ruang bagi kami untuk menunjukkan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kreativitas, inovasi, penelitian, pengembangan bakat, serta pembentukan karakter. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperlihatkan bahwa Madtsansa terus bergerak menghadirkan pendidikan yang inspiratif dan berdampak,” ungkapnya.

Ketua panitia, Ikhsanudin, menjelaskan bahwa persiapan bazar dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur madrasah agar stan yang ditampilkan mampu memberikan informasi sekaligus pengalaman menarik bagi pengunjung.

“Kami ingin stan Madtsansa bukan sekadar tempat memajang informasi, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan belajar. Karena itu, kami memadukan profil program unggulan, karya dan prestasi siswa, permainan edukatif, serta aktivitas yang mengundang partisipasi pengunjung,” jelasnya.

Koordinator konten bazar, Linara, menuturkan bahwa salah satu fokus utama stan Madtsansa adalah memperkenalkan tiga kelas unggulan dan tiga kelas khusus yang menjadi bagian dari pengembangan potensi peserta didik.

Tiga kelas unggulan yang ditampilkan meliputi kelas unggulan Tahfiz, Riset, dan Sastra. Sementara itu, tiga kelas khusus yang diperkenalkan adalah Kelas Khusus Olahraga, Seni, dan Akademik. Masing-masing profil dilengkapi informasi mengenai program, karya, serta capaian prestasi peserta didik sebagai bukti pengembangan bakat dan kemampuan di berbagai bidang.

“Melalui konten ini, kami ingin pengunjung mengenal lebih dekat karakteristik setiap program. Anak-anak memiliki potensi yang beragam, dan madrasah berupaya memberikan ruang agar potensi tersebut dapat berkembang melalui pembinaan yang sesuai,” tutur Linara.

Untuk menghadirkan suasana yang lebih interaktif, koordinator edugames, Hj. Yuniyati, bersama tim menyiapkan sejumlah permainan edukatif. Pengunjung dapat mencoba digital games berupa permainan berbasis digital, manual games yang berisi pertanyaan seputar keagamaan dan budaya Banjarnegara dalam kotak harta karun, serta kompetisi rubik yang menguji ketangkasan dan kemampuan berpikir.

“Permainan kami rancang agar pengunjung dapat belajar sambil bermain. Pertanyaan tentang keagamaan dan budaya lokal diharapkan menambah wawasan, sedangkan permainan digital dan rubik memberikan tantangan yang menyenangkan sekaligus melatih konsentrasi,” ungkapnya.

Tidak hanya menghadirkan informasi dan permainan, Madtsansa juga menyediakan photo booth lengkap dengan berbagai properti menarik. Beraneka door prize turut disiapkan untuk menambah semarak kegiatan dan memberikan apresiasi kepada pengunjung yang berpartisipasi dalam aktivitas stan.

Koordinator tempat, H. Surya Widhi Prakosa, menyampaikan bahwa penataan stan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan, kerapian, dan kemudahan akses pengunjung. Berbagai elemen dekorasi, pajangan informasi, serta fasilitas pendukung ditata untuk menciptakan suasana yang menarik dan representatif.

Keikutsertaan MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam Festival Literasi 2026 menjadi wujud nyata upaya madrasah dalam memperluas gerakan literasi di tengah masyarakat. Melalui perpaduan informasi, karya, prestasi, dan permainan edukatif, Madtsansa berharap dapat menumbuhkan kecintaan terhadap literasi sekaligus memperkenalkan pendidikan madrasah yang kreatif, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.

Dengan semangat “Literasi Berdetak, Kemenag Berdampak, Madtsansa Bergerak”, Madtsansa terus berupaya menjadikan literasi sebagai denyut kehidupan madrasah yang mampu melahirkan generasi berpengetahuan, berkarakter, dan berprestasi. (Fy)