
Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara terus berkomitmen menerapkan nilai-nilai Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) dalam kehidupan sehari-hari siswa. Salah satu bentuk nyata penerapan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Smart Tahfiz (Sistem Menghafal Al-Qur’an Ternikmat 10 Menit Per Ayat) yang dilaksanakan pada Jumat (11/9/2026) di Lapangan Indoor MTs Negeri 1 Banjarnegara.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas VII dan VIII dengan suasana yang penuh semangat dan antusias. Pelatihan dipandu langsung oleh Rosikhun, pembimbing Smart Tahfiz yang juga merupakan Sekretaris Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara. Melalui metode yang praktis dan menyenangkan, para siswa diajak mengenal strategi menghafal Al-Qur’an secara lebih mudah, terarah, dan konsisten.
Pelatihan Smart Tahfiz menjadi salah satu upaya madrasah dalam membangun kebiasaan positif siswa, khususnya dalam meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan menghafal, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, ketekunan, konsistensi, serta semangat untuk terus belajar.
Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum, Hj. Yuniyati, menyampaikan bahwa kegiatan Smart Tahfiz memiliki keterkaitan erat dengan upaya madrasah membentuk karakter peserta didik melalui kebiasaan-kebiasaan positif.
“Kami ingin kegiatan seperti ini menjadi bagian dari pembiasaan siswa di madrasah. Menghafal Al-Qur’an tidak harus dilakukan dengan cara yang berat. Dengan metode yang tepat, menyenangkan, dan dilakukan secara konsisten, siswa akan lebih mudah menikmati prosesnya,” ungkap Hj. Yuniyati.
Menurutnya, penerapan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat tidak hanya diwujudkan melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu membentuk karakter dan membangun kebiasaan baik. Smart Tahfiz diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat sekaligus meningkatkan kedekatan mereka dengan Al-Qur’an.
Sementara itu, Rosikhun menjelaskan bahwa Smart Tahfiz dirancang untuk memberikan pengalaman menghafal yang lebih sederhana dan menyenangkan. Siswa diperkenalkan dengan berbagai strategi agar proses menghafal tidak terasa sebagai beban.
“Kunci dari menghafal adalah kemauan, konsistensi, dan metode yang sesuai. Melalui Smart Tahfiz, anak-anak kami ajak memahami bahwa menghafal Al-Qur’an dapat dilakukan secara bertahap. Dengan prinsip 10 menit per ayat, siswa diharapkan memiliki pengalaman bahwa menghafal itu bisa dilakukan dengan cara yang ringan dan menyenangkan,” jelas Rosikhun.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat mendorong siswa untuk menerapkan metode yang telah dipelajari secara mandiri, baik di madrasah maupun di rumah. Dengan latihan yang dilakukan secara rutin, kemampuan hafalan diharapkan semakin berkembang dan menjadi kebiasaan positif dalam keseharian.
Antusiasme juga terlihat dari para peserta. Arkan, siswa kelas 7D, mengaku mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, metode yang disampaikan membuat proses menghafal terasa lebih mudah dipahami.
“Menurut saya, Smart Tahfiz menarik karena kami tidak hanya diminta menghafal, tetapi juga diajari cara agar lebih mudah mengingat ayat. Saya jadi lebih termotivasi untuk mencoba menghafal secara rutin,” ujar Arkan.
Hal senada disampaikan Kirana, siswi kelas 8A. Ia menilai kegiatan Smart Tahfiz memberikan cara baru dalam menghafal Al-Qur’an dan membuat siswa lebih bersemangat.
“Kegiatannya menyenangkan dan membuat saya mengetahui bahwa menghafal bisa dilakukan sedikit demi sedikit. Saya ingin mencoba menerapkan cara yang diajarkan agar hafalan saya lebih lancar dan tidak mudah lupa,” tutur Kirana.
Kegiatan Pelatihan Smart Tahfiz berlangsung interaktif dengan melibatkan siswa secara langsung dalam praktik menghafal. Semangat peserta terlihat dari kesungguhan mereka mengikuti arahan pembimbing selama kegiatan.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap penerapan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat semakin nyata dalam kehidupan siswa. Smart Tahfiz diharapkan bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan menjadi awal dari tumbuhnya kebiasaan membaca, menghafal, memahami, dan mencintai Al-Qur’an secara berkelanjutan.
Dengan semangat “Madtsansa Juara, Madtsansa Semakin Mendunia”, madrasah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang mendukung perkembangan akademik sekaligus pembentukan karakter religius peserta didik. Pelatihan Smart Tahfiz menjadi salah satu ikhtiar MTsN 1 Banjarnegara dalam mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan dekat dengan Al-Qur’an. (Fy)
