
Banjarnegara — Konten musik Madtsansa Bernada kembali menyapa warga madrasah pada awal September 2026. Mengusung semangat berkarya dan menghadirkan hiburan positif bagi warga madrasah, edisi terbaru Madtsansa Bernada kali ini menampilkan dua lagu dengan karakter berbeda, yakni lagu legendaris “September Ceria” yang dipopulerkan Vina Panduwinata dan lagu viral terbaru “Kita Lewati Berdua” milik Overnight.
Edisi awal September ini digawangi oleh empat peserta, yakni Shafa, Alifa, Alenna, dan Akifa. Keempatnya tampil bersama dalam kemasan video musik sederhana, ceria, dan komunikatif. Kehadiran mereka sekaligus menjadi bagian dari upaya Madtsansa untuk memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan potensi seni, khususnya di bidang musik dan penampilan.
“Madtsansa Bernada bukan sekadar konten hiburan. Di dalamnya ada proses belajar, keberanian tampil, kerja sama, tanggung jawab, dan kreativitas. Anak-anak belajar bagaimana mempersiapkan sebuah penampilan sekaligus menikmati proses berkarya,” ungkap guru pembina Hj. Amri Inayati.
Menurutnya, pemilihan dua lagu pada edisi kali ini juga memberikan pengalaman yang menarik bagi para peserta. “September Ceria merupakan lagu yang sudah sangat dikenal dan memiliki nuansa ceria yang sesuai dengan semangat awal bulan. Sementara Kita Lewati Berdua merupakan lagu yang sedang dekat dengan selera generasi muda. Perpaduan keduanya menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lagu lintas generasi,” tambahnya.
Salah satu peserta, Shafa, mengaku senang dapat kembali terlibat dalam Madtsansa Bernada. Menurutnya, proses pengambilan video memberikan pengalaman tersendiri karena mereka tidak hanya dituntut mampu menyanyikan lagu, tetapi juga harus membangun kekompakan saat tampil di depan kamera.
“Awalnya sedikit gugup karena harus tampil di depan kamera, tetapi setelah mencoba beberapa kali suasananya menjadi lebih santai. Kami juga senang bisa membawakan dua lagu dengan suasana yang berbeda,” ujar Shafa.
Hal senada disampaikan Alifa. Ia menilai Madtsansa Bernada menjadi wadah yang menyenangkan untuk menyalurkan bakat sekaligus belajar percaya diri. “Kami belajar untuk saling mendukung. Kalau ada yang kurang percaya diri atau lupa bagian tertentu, teman-teman saling mengingatkan. Jadi, yang paling terasa adalah kebersamaannya,” tuturnya.
Sementara itu, Alenna mengatakan bahwa lagu “September Ceria” memiliki tantangan tersendiri karena sudah sangat dikenal oleh banyak orang. “Kami berusaha membawakan lagu ini dengan gaya yang tetap ceria dan sesuai dengan kemampuan kami. Harapannya, penonton ikut merasakan suasana positif dari penampilan kami,” katanya.
Peserta lainnya, Akifa, berharap kehadiran konten tersebut dapat menghibur sekaligus memberikan inspirasi kepada peserta didik Madtsansa. “Semoga teman-teman yang melihat video ini ikut senang dan semakin berani untuk menunjukkan bakatnya. Tidak harus langsung sempurna, yang penting mau mencoba dan terus belajar,” ujarnya.
Tim Media Madtsansa Fitriyanto menambahkan bahwa keberlanjutan Madtsansa Bernada merupakan bagian dari strategi media madrasah dalam mengemas berbagai potensi peserta didik ke dalam konten yang menarik dan relevan. “Kami ingin Madtsansa Bernada menjadi ruang ekspresi bagi anak-anak. Pemilihan lagu juga kami sesuaikan dengan momentum dan tren yang berkembang agar kontennya tetap dekat dengan generasi mereka,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses produksi melibatkan kerja sama antara peserta, pembina, dan tim media. “Di balik video yang terlihat sederhana, ada proses latihan, penataan penampilan, pengambilan gambar, hingga penyuntingan. Semua menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi peserta,” imbuhnya.
Dengan hadirnya “September Ceria” dan “Kita Lewati Berdua”, Madtsansa Bernada kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan karya kreatif peserta didik secara berkelanjutan. Dua lagu tersebut tidak hanya menjadi sajian musik, tetapi juga menjadi representasi semangat, keceriaan, kebersamaan, dan keberanian peserta didik Madtsansa untuk terus berkarya. (Lin)
