MTs Negeri 1 Banjarnegara Sosialisasikan Aplikasi Diajeng Learning untuk Pelaksanaan ASTS Gasal 2026/2027

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali melakukan langkah inovatif dalam mendukung pelaksanaan asesmen berbasis digital. Pada Sabtu (12/9), Madtsansa melaksanakan sosialisasi penggunaan aplikasi Diajeng untuk pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Gasal Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan jenjang kelas di Masjid Darul Ulum MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh peserta didik kelas 7, 8, dan 9 secara bergiliran. Kegiatan dipandu oleh panitia ASTS bersama tim dari Geschool sebagai pihak yang memberikan pendampingan teknis penggunaan aplikasi. Sosialisasi bertujuan memastikan seluruh peserta didik memahami tata cara penggunaan aplikasi Diajeng sebelum pelaksanaan asesmen, sehingga kegiatan ASTS dapat berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta didik mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai tahapan penggunaan aplikasi, mulai dari mengakses aplikasi, masuk menggunakan akun masing-masing, memahami tampilan dan menu pengerjaan, hingga teknis pelaksanaan asesmen secara digital. Tim juga memberikan simulasi dan praktik agar peserta didik tidak hanya memahami penjelasan secara teori, tetapi mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri.

Wakil Kepala Urusan Kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Yuniyati, menyampaikan bahwa sosialisasi merupakan bagian penting dari persiapan pelaksanaan ASTS. Menurutnya, penggunaan aplikasi digital dalam asesmen membutuhkan kesiapan baik dari sisi panitia maupun peserta didik.

“Kami ingin memastikan seluruh siswa memahami terlebih dahulu bagaimana cara menggunakan aplikasi Diajeng. Dengan adanya sosialisasi dan praktik secara langsung, diharapkan ketika ASTS berlangsung siswa sudah siap dan tidak lagi mengalami kebingungan dalam mengakses maupun mengerjakan asesmen,” ungkap Hj. Yuniyati.

Sementara itu, Ketua Panitia ASTS, Hj. Kun Hidayati, menegaskan bahwa pelaksanaan sosialisasi secara bertahap per jenjang dilakukan agar penyampaian materi lebih efektif. Peserta didik dapat memperoleh pendampingan secara lebih terarah sekaligus memiliki kesempatan untuk mencoba aplikasi sebelum asesmen sesungguhnya.

“Sosialisasi ini menjadi salah satu tahapan persiapan yang kami lakukan agar pelaksanaan ASTS Gasal berjalan dengan baik. Kami berharap siswa mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, memperhatikan setiap arahan, dan berani bertanya apabila menemukan kendala dalam penggunaan aplikasi,” jelas Hj. Kun Hidayati.

Dari tim Geschool, Qosam memberikan penjelasan mengenai aspek teknis penggunaan aplikasi Diajeng. Peserta didik diarahkan untuk memahami langkah-langkah penting yang harus dilakukan saat asesmen, termasuk memastikan akun dapat digunakan dengan baik dan mengikuti prosedur yang telah ditentukan.

“Kami mendampingi siswa agar mereka terbiasa terlebih dahulu dengan sistem yang akan digunakan. Harapannya, saat pelaksanaan ASTS nanti, siswa dapat lebih fokus mengerjakan soal karena sudah memahami cara kerja aplikasinya,” tutur Qosam.

Antusiasme peserta didik terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti penjelasan, menyimak simulasi, serta mencoba memahami setiap tahapan penggunaan aplikasi.

Aisha, siswi kelas 7A, mengaku sosialisasi membantunya mengenal aplikasi yang akan digunakan dalam ASTS. “Awalnya saya belum begitu mengetahui cara menggunakan aplikasi Diajeng. Setelah dijelaskan dan dipraktikkan, saya menjadi lebih paham dan tidak terlalu khawatir menghadapi asesmen nanti,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sahira dari kelas 8E. Ia menilai praktik secara langsung membuat penggunaan aplikasi menjadi lebih mudah dipahami. “Penjelasan dari panitia dan tim Geschool cukup jelas. Kami juga bisa mengetahui apa saja yang harus dilakukan ketika nanti mengerjakan ASTS,” katanya.

Sementara itu, Desta, siswa kelas 9F, berharap pelaksanaan ASTS berbasis digital dapat berjalan lancar. “Sosialisasi ini sangat membantu karena kami bisa mencoba terlebih dahulu. Semoga saat ASTS nanti semuanya berjalan lancar dan kami dapat mengerjakan soal dengan baik,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran dan asesmen. Dengan persiapan yang matang, pendampingan panitia, serta dukungan teknis dari tim Geschool, pelaksanaan ASTS Gasal Tahun Ajaran 2026/2027 diharapkan dapat berlangsung efektif, tertib, dan memberikan pengalaman asesmen digital yang positif bagi seluruh peserta didik Madtsansa. (Fy)