
Banjarnegara — Sabtu (27/6) Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara. Siswi berbakat, Neztya Zahratus Syifa, berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 Bidang IPA pada Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K SMP) Tahun 2026, sekaligus memastikan diri lolos ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) Jawa Tengah.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam mencetak peserta didik yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Neztya dan keluarganya, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembinaan prestasi akademik.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang diraih siswinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras yang melibatkan banyak pihak.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih ananda Neztya Zahratus Syifa. Keberhasilan ini merupakan buah dari ketekunan belajar, doa, serta kerja sama yang baik antara peserta didik, guru pembimbing, orang tua, dan seluruh civitas madrasah. Kami berharap Neztya dapat terus menjaga semangat belajarnya dan memberikan hasil terbaik pada OSN tingkat Provinsi Jawa Tengah. Semoga prestasi ini juga menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi,” ujar H. Yatiman.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hj. Yuniyati, menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran dan program pembinaan olimpiade yang dilaksanakan di madrasah berjalan dengan baik. Kami akan terus melakukan pendampingan secara intensif agar Neztya semakin siap menghadapi kompetisi di tingkat provinsi. Semoga ikhtiar ini membawa hasil yang lebih membanggakan bagi MTs Negeri 1 Banjarnegara,” tutur Hj. Yuniyati.
Keberhasilan Neztya juga tidak lepas dari peran dua guru pembimbing, Novia Fajriati Alqomar dan Dewi Fairuz Zulaikha yang secara konsisten memberikan bimbingan akademik selama proses persiapan.
Novia Fajriati Alqomar mengungkapkan bahwa Neztya memiliki semangat belajar yang tinggi dan selalu antusias saat mengikuti pembinaan.
“Neztya merupakan siswa yang disiplin, memiliki rasa ingin tahu yang besar, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi soal-soal yang menantang. Kami optimistis, dengan latihan yang lebih terarah dan evaluasi yang berkelanjutan, ia mampu memberikan penampilan terbaik di tingkat provinsi,” ungkap Novia.
Sementara itu, Dewi Fairuz Zulaikha menekankan pentingnya menjaga konsistensi belajar menjelang kompetisi berikutnya.
“Lolos ke tingkat provinsi adalah pencapaian yang patut disyukuri, tetapi sekaligus menjadi awal dari tantangan yang lebih besar. Kami akan terus mendampingi Neztya dalam memperdalam materi, meningkatkan kemampuan analisis, serta melatih strategi mengerjakan soal agar lebih siap bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Jawa Tengah,” jelas Dewi.
Di sisi lain, Neztya Zahratus Syifa mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari doa, kerja keras, serta dukungan banyak pihak.
“Saya sangat bersyukur kepada Allah Swt. atas kesempatan ini. Terima kasih kepada kedua orang tua, Bapak dan Ibu Guru, khususnya para pembimbing, serta seluruh keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara yang selalu memberikan semangat dan doa. Saya akan terus belajar lebih giat agar bisa memberikan hasil terbaik di OSN tingkat Provinsi Jawa Tengah dan membawa nama baik madrasah,” ujar Neztya.
Prestasi ini semakin mengukuhkan MTs Negeri 1 Banjarnegara sebagai madrasah yang mampu melahirkan generasi unggul di bidang akademik. Seluruh keluarga besar madrasah berharap langkah Neztya pada OSN-P Jawa Tengah dapat berjalan lancar dan menghasilkan prestasi yang lebih tinggi, sehingga mampu mengharumkan nama Banjarnegara dan MTs Negeri 1 Banjarnegara di tingkat yang lebih luas. Semangat berjuang dan budaya berprestasi yang terus ditanamkan di lingkungan madrasah diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi, berkompetisi secara sehat, dan mewujudkan cita-cita menuju generasi madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia. (Fy)
