
Banjarnegara — Semangat kepramukaan terasa begitu kuat di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Momentum peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini menjadi semakin istimewa dengan hadirnya dua Garuda Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara, Raffasya dan Aisyamara, yang turut mengikuti rangkaian kegiatan bersama para pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Kehadiran Raffasya dan Aisyamara menjadi bagian dari perjalanan prestasi sekaligus pengalaman berharga bagi keluarga besar Madtsansa. Keduanya berkesempatan menyaksikan secara langsung pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 serta Peringatan Hari Pramuka ke-65 yang dipusatkan di Buperta Cibubur.
Jamnas XII Tahun 2026 sendiri berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Buperta Cibubur. Kegiatan nasional tersebut mempertemukan pramuka dari berbagai wilayah Indonesia dalam suasana persaudaraan, pendidikan, kreativitas, kemandirian, dan penguatan karakter generasi muda.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir hadir sekaligus membuka secara resmi Jamnas XII Tahun 2026 bersama Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso. Dalam kesempatan tersebut, Erick juga membacakan pesan Presiden dan menegaskan pentingnya Gerakan Pramuka dalam pembangunan karakter bangsa.
Menurut Erick Thohir, Pramuka tidak sekadar menjadi kegiatan kepanduan, tetapi merupakan wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, tangguh, mandiri, serta mampu menjaga jati diri di tengah perkembangan era digital.
Ia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus mendapatkan tempat penting dalam sistem pendidikan nasional dan masuk ke dalam struktur inti pendidikan nasional. Dengan demikian, nilai-nilai kepramukaan dapat terus menjadi bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda Indonesia.
Erick juga menyampaikan komitmen Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mendukung kegiatan kepemudaan melalui Gerakan Pramuka. Menurutnya, Pramuka perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar semakin relevan dan dekat dengan kehidupan generasi muda.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H Yatiman, menyambut baik keikutsertaan Raffasya dan Aisyamara dalam momentum nasional tersebut. Menurutnya, pengalaman berada di tengah perhelatan besar kepramukaan menjadi kesempatan penting bagi siswa untuk belajar secara langsung tentang kepemimpinan, kedisiplinan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap bangsa.
“Keikutsertaan Raffasya dan Aisyamara di Buperta Cibubur menjadi pengalaman yang sangat berharga. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta kegiatan, tetapi juga membawa nama baik MTs Negeri 1 Banjarnegara. Semoga pengalaman ini semakin menguatkan karakter, kemandirian, dan semangat mereka untuk terus berprestasi,” ujar H Yatiman.
Raffasya mengaku senang dapat menjadi bagian dari suasana peringatan Hari Pramuka ke-65 di Buperta Cibubur. Baginya, bertemu dengan pramuka dari berbagai daerah memberikan pengalaman yang berbeda dan memperluas wawasan tentang semangat persatuan dalam Gerakan Pramuka.
“Bisa berada di sini merupakan pengalaman yang luar biasa. Saya senang dapat bertemu dengan banyak pramuka dari berbagai daerah dan merasakan langsung semangat kebersamaan dalam kegiatan nasional seperti ini,” ungkap Raffasya.
Hal senada disampaikan Aisyamara. Ia merasa bangga dapat mengikuti momentum Hari Pramuka ke-65 sekaligus menyaksikan langsung kegiatan Jamnas XII Tahun 2026.
“Banyak hal yang bisa dipelajari dari kegiatan ini, terutama tentang disiplin, kerja sama, keberanian, dan persaudaraan. Saya berharap pengalaman di Cibubur dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi madrasah,” tutur Aisyamara.
Bagi MTs Negeri 1 Banjarnegara, kehadiran dua Garuda Madtsansa di Buperta Cibubur bukan sekadar menjadi bagian dari perayaan Hari Pramuka. Momentum tersebut menjadi ruang pembelajaran nyata bagi siswa untuk memahami bahwa Pramuka merupakan bagian penting dari proses membangun generasi yang berkarakter, berintegritas, adaptif, dan memiliki semangat kebangsaan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan zaman, nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, gotong royong, tanggung jawab, kepemimpinan, dan cinta tanah air tetap relevan. Dari Buperta Cibubur, Raffasya dan Aisyamara membawa pulang pengalaman, inspirasi, dan semangat baru untuk terus mengukir prestasi sekaligus mengharumkan nama Madtsansa. (Lin)
