Tiga Tim Riset MTsN 1 Banjarnegara Ukir Prestasi di LPB PUtechnovation 2026

Banjarnegara — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam ajang nasional Lomba Peneliti Belia (LPB) PUtechnovation 2026 yang diselenggarakan oleh Politeknik Pekerjaan Umum pada 20–21 Mei 2026 di Kampus Politeknik PU Semarang. Dalam kompetisi penelitian ilmiah tingkat nasional tersebut, tiga tim riset MTsN 1 Banjarnegara berhasil membawa pulang penghargaan dari berbagai bidang keilmuan.

Tiga tim yang berhasil meraih prestasi tersebut yakni tim bidang Ekonomi yang terdiri atas Nada Khaira Lubna dan Haqilah Cantika Putri sebagai Juara 3 Bidang Ekonomi, tim bidang Komputer yang terdiri atas Gendisayu Mahanani dan Aisha Aszpusya Aulianisa sebagai Juara Harapan 1 Bidang Komputer, serta tim bidang Psikologi yang terdiri atas Narandra Parama Neshaputra dan Naufal Azka Putra Santoso sebagai Juara Harapan 1 Bidang Psikologi.

Ajang LPB PUtechnovation 2026 sendiri merupakan kompetisi penelitian ilmiah tahunan tingkat nasional bagi pelajar SMP hingga SMA sederajat yang diikuti ratusan tim dari berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini, kompetisi mengangkat tema “Smart Solutions for Resilient Infrastructure” dan mempertandingkan sepuluh bidang keilmuan, mulai dari Matematika, Komputer, Ekonomi, hingga Psikologi.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H Yatiman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian luar biasa para siswa. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa budaya riset di madrasah terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi madrasah. Anak-anak telah menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu berprestasi dalam bidang penelitian ilmiah dan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan dari seluruh Indonesia. Ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, pembimbing, dan dukungan seluruh warga madrasah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta budaya penelitian sejak dini.

“Kami ingin menjadikan madrasah sebagai tempat tumbuhnya generasi peneliti muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui karya-karya inovatif,” tambahnya.

Koordinator kelas unggulan riset MTsN 1 Banjarnegara, Hj Tri Widayati, mengungkapkan bahwa persiapan menuju LPB PUtechnovation 2026 dilakukan secara intensif sejak tahap penyusunan proposal hingga presentasi final.

“Anak-anak menjalani proses yang cukup panjang. Mereka harus melewati seleksi proposal, melakukan penelitian, menyusun laporan, hingga mempersiapkan presentasi di hadapan dewan juri. Kami bersyukur usaha mereka membuahkan hasil yang membanggakan,” tuturnya.

Menurutnya, keberhasilan tiga tim sekaligus menunjukkan konsistensi pembinaan riset yang selama ini dijalankan madrasah. Ia juga mengapresiasi semangat para siswa yang tetap disiplin membagi waktu antara kegiatan akademik dan penelitian.

“Yang paling membanggakan bukan hanya gelarnya, tetapi bagaimana mereka belajar bekerja sama, berpikir ilmiah, dan percaya diri menyampaikan ide di forum nasional,” lanjutnya.

Perwakilan tim Juara 3 Bidang Ekonomi, Nada Khaira Lubna, mengaku tidak menyangka timnya mampu meraih penghargaan dalam kompetisi bergengsi tersebut.

“Kami sangat senang dan bersyukur. Awalnya kami sempat gugup karena peserta dari berbagai daerah memiliki karya yang luar biasa. Namun kami berusaha tampil maksimal dan percaya dengan hasil penelitian kami,” katanya.

Sementara itu, Gendisayu Mahanani dari tim bidang Komputer mengatakan pengalaman mengikuti LPB PUtechnovation menjadi pengalaman berharga yang menambah wawasan serta melatih keberanian dalam presentasi ilmiah.

“Kami belajar banyak selama lomba, terutama bagaimana menyampaikan penelitian secara efektif dan menjawab pertanyaan juri dengan percaya diri. Pengalaman ini sangat berkesan bagi kami,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Narandra Parama Neshaputra dari tim bidang Psikologi. Ia berharap prestasi tersebut menjadi langkah awal untuk terus berkarya dalam dunia penelitian.

“Kami ingin terus belajar dan mengembangkan penelitian yang lebih baik lagi. Semoga prestasi ini bisa memotivasi teman-teman lain untuk berani mencoba dan berkarya,” ujarnya.

Keberhasilan tiga tim riset MTs Negeri 1 Banjarnegara di LPB PUtechnovation 2026 semakin menegaskan eksistensi madrasah sebagai salah satu sekolah berbasis riset yang mampu melahirkan generasi muda berprestasi di tingkat nasional. Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat inovasi dan budaya ilmiah terus tumbuh di lingkungan MTsN 1 Banjarnegara. (Lin)