
Banjarnegara — Dalam rangka menyemarakkan Milad ke-48 MTs Negeri 1 Banjarnegara, salah satu kegiatan yang penuh makna kembali digelar, yakni Madtsansa Berbagi. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi keluarga besar madrasah kepada masyarakat sekitar. Saat ini, panitia mulai membuka pengumpulan sembako dari seluruh keluarga besar Madtsansa yang terdiri dari Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta para siswa.
Madtsansa Berbagi merupakan kegiatan bakti sosial yang dikemas dalam bentuk pembagian paket sembako kepada masyarakat di lingkungan madrasah. Setiap paket sembako nantinya berisi 5 kilogram beras, 3 liter minyak goreng, 3 kaleng susu, dan 3 kilogram gula pasir. Paket-paket tersebut akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang madrasah yang telah memasuki usia ke-48 tahun.
Untuk menyukseskan kegiatan ini, seluruh elemen madrasah turut ambil bagian. Setiap GTK berpartisipasi dengan menyumbangkan 5 kilogram beras. Sementara itu, siswa kelas 7 membawa 1 kilogram gula pasir, siswa kelas 8 membawa 1 liter minyak goreng, dan siswa kelas 9 membawa 1 kaleng susu. Pengumpulan sembako dilakukan secara terkoordinasi oleh panitia Milad dan tim Madtsansa Berbagi.
Kepala madrasah, H. Yatiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa.
“Melalui Madtsansa Berbagi, kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial, empati, dan semangat gotong royong kepada seluruh siswa. Milad bukan hanya perayaan seremonial, tetapi momentum untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar,” ungkap beliau.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan seluruh GTK dan siswa menunjukkan kekompakan serta rasa memiliki terhadap madrasah.
“Alhamdulillah, antusiasme keluarga besar Madtsansa sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan di madrasah kita terus terjaga dengan baik,” tambahnya.
Ketua Panitia Milad ke-48, Linara, menjelaskan bahwa persiapan kegiatan telah dilakukan jauh hari agar pelaksanaan berjalan lancar.
“Kami sudah menyusun jadwal pengumpulan, pendataan, hingga teknis pengemasan paket sembako. Semua dilakukan secara terorganisir agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Linara juga berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus berbagi di mana pun berada.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa sekecil apa pun kontribusi yang diberikan, jika dilakukan bersama-sama, akan menjadi sesuatu yang besar dan bermanfaat,” tuturnya.
Koordinator Madtsansa Berbagi, Abdul Majid, menambahkan bahwa konsep kegiatan tahun ini dirancang lebih sistematis agar jumlah paket yang dibagikan bisa lebih banyak dibanding tahun sebelumnya.
“Dengan pembagian jenis sembako berdasarkan jenjang kelas, kebutuhan paket menjadi lebih terukur. InsyaAllah hasilnya maksimal dan bisa menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pegawai madrasah, Khalimi, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan sosial tersebut.
“Sebagai bagian dari keluarga besar Madtsansa, kami merasa terpanggil untuk ikut berbagi. Semoga apa yang kami berikan membawa keberkahan bagi madrasah dan masyarakat,” katanya.
Dari kalangan siswa, Farah, siswi kelas 9C, juga menyampaikan rasa senangnya bisa ikut berpartisipasi.
“Saya merasa senang karena bisa ikut membantu orang lain. Walaupun hanya membawa satu kaleng susu, tapi kalau dikumpulkan bersama teman-teman lain, hasilnya jadi banyak. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” ungkapnya penuh semangat.
Melalui Madtsansa Berbagi, Milad ke-48 MTs Negeri 1 Banjarnegara tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia, tetapi juga momentum memperkuat nilai kepedulian sosial dan kebersamaan. Semangat berbagi yang tumbuh di lingkungan madrasah diharapkan terus mengakar dan menjadi karakter kuat seluruh warga Madtsansa, sehingga keberadaan madrasah semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (Fy)
