
Banjarnegara — Dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Rapat Pleno Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara, Tim Pengembang Madrasah bersama pengurus Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara menggelar rapat koordinasi pada Rabu (12/8). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Meeting Room RM. Sari Rahayu dan menjadi forum penting untuk menyelaraskan berbagai bahan laporan serta rencana program madrasah yang akan disampaikan dalam rapat pleno komite.
Rapat koordinasi diikuti oleh jajaran Tim Pengembang Madrasah dan pengurus Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara. Rakord dipandu oleh Sekretaris Komite Madtsansa, Rosikhun, yang mengarahkan pembahasan secara sistematis agar seluruh materi yang akan menjadi bahan Rapat Pleno Komite dapat dipersiapkan secara matang, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah laporan pelaksanaan kegiatan dan keuangan program madrasah pada tahun ajaran 2025/2026. Laporan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan gambaran kepada komite mengenai berbagai program yang telah dilaksanakan, penggunaan anggaran, serta capaian yang diperoleh selama satu tahun ajaran sebelumnya.
Selain melakukan evaluasi terhadap program tahun ajaran 2025/2026, rapat juga membahas rancangan program kegiatan MTs Negeri 1 Banjarnegara untuk tahun ajaran 2026/2027. Pembahasan diarahkan untuk memastikan program yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengembangan madrasah, mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan, serta dapat dilaksanakan dengan dukungan pembiayaan yang terukur.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan bahwa koordinasi antara madrasah dan komite merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola pendidikan yang terbuka dan partisipatif.
“Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi antara madrasah dan komite. Laporan program dan keuangan tahun ajaran sebelumnya harus disampaikan secara jelas, sementara program tahun ajaran baru perlu dirancang berdasarkan kebutuhan dan prioritas madrasah,” ungkapnya.
Menurut H. Yatiman, keterlibatan komite tidak hanya diperlukan dalam aspek dukungan terhadap program, tetapi juga dalam memberikan masukan konstruktif terhadap arah pengembangan madrasah. Karena itu, setiap rencana yang akan dibawa ke forum pleno perlu dibahas terlebih dahulu secara cermat.
Ketua Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Sumarna, menegaskan bahwa komite memiliki komitmen untuk terus bersinergi dengan madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Komite pada prinsipnya siap menjadi mitra madrasah. Apa yang kita bahas dalam rakord ini harus menghasilkan bahan yang jelas dan mudah dipahami sehingga dalam rapat pleno nanti seluruh program dapat dikomunikasikan secara terbuka kepada orang tua dan pemangku kepentingan,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, salah satu anggota pengurus komite, H. Muflih, menilai bahwa evaluasi terhadap program sebelumnya sangat diperlukan sebelum menyusun program berikutnya. Evaluasi tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan program yang perlu dilanjutkan, ditingkatkan, maupun disesuaikan.
“Yang terpenting adalah memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi perkembangan madrasah dan peserta didik. Karena itu, laporan kegiatan dan keuangan harus menjadi pijakan dalam menyusun rencana ke depan,” tuturnya.
Sementara itu, Saeful Anwar selaku salah satu Tim Pengembang Madrasah dari standar pembiayaan menyampaikan bahwa aspek pembiayaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan program madrasah. Setiap program perlu disusun dengan mempertimbangkan skala prioritas, kemampuan pembiayaan, serta efektivitas penggunaan anggaran.
“Dari sisi standar pembiayaan, kami berupaya memastikan bahwa setiap rencana kegiatan memiliki perhitungan yang rasional dan sesuai kebutuhan. Dengan perencanaan yang baik, pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan efektif sekaligus mendukung peningkatan mutu madrasah,” katanya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Tim Pengembang Madrasah dan pengurus Komite Madtsansa berupaya mematangkan seluruh bahan yang akan dibawa dalam Rapat Pleno Komite. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta kesamaan visi antara madrasah dan komite dalam merancang program pendidikan.
Dengan persiapan yang matang, Rapat Pleno Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara diharapkan tidak sekadar menjadi forum penyampaian laporan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi capaian, menyerap masukan, dan menyepakati langkah strategis pengembangan Madtsansa pada tahun ajaran 2026/2027. (Lin)
