
Banjarnegara — Kelas Unggulan Tahfiz MTs Negeri 1 Banjarnegara turut memeriahkan Karnaval Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia tingkat Kabupaten Banjarnegara yang digelar pada Sabtu (22/8). Dengan mengusung nuansa religius dan semangat mencintai Al-Qur’an, rombongan Kelas Unggulan Tahfiz tampil menarik perhatian masyarakat melalui berbagai properti kreatif yang sarat makna.
Salah satu ikon utama yang ditampilkan adalah tiruan Al-Qur’an berukuran raksasa. Properti tersebut dibawa oleh enam siswa secara bersama-sama sepanjang rute karnaval. Al-Qur’an raksasa itu dibuat secara kreatif menggunakan bahan kertas dan stereofoam, sehingga mampu menghadirkan visual yang unik sekaligus menjadi simbol kuat identitas Kelas Unggulan Tahfiz.
Selain membawa Al-Qur’an raksasa, barisan siswa penghafal Al-Qur’an juga tampil dengan membawa handheld props bertuliskan Asmaul Husna. Setiap siswa membawa properti tersebut dengan penuh semangat, sehingga barisan Kelas Unggulan Tahfiz tampak semakin semarak. Kehadiran Asmaul Husna menjadi pesan bahwa kegiatan karnaval tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga dapat menjadi media untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, mengapresiasi keikutsertaan Kelas Unggulan Tahfiz dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi siswa dalam karnaval merupakan kesempatan untuk menunjukkan bahwa prestasi dan keunggulan madrasah dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.
“Keikutsertaan Kelas Unggulan Tahfiz ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk memberikan ruang kepada siswa dalam menampilkan kreativitas sekaligus menunjukkan karakter sebagai generasi yang dekat dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an raksasa dan Asmaul Husna yang mereka bawa memiliki pesan edukatif dan religius yang sangat baik,” ujar H. Yatiman.
Ia menambahkan, kegiatan seperti karnaval juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa untuk belajar bekerja sama, bertanggung jawab, serta tampil percaya diri di tengah masyarakat. Semangat tersebut diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter siswa Madtsansa.
Pembimbing Kelas Unggulan Tahfiz, Ma’arif Gunawan, menjelaskan bahwa konsep penampilan sengaja diarahkan untuk menonjolkan identitas kelas sebagai wadah pembinaan para penghafal Al-Qur’an. Pemilihan Al-Qur’an raksasa dan Asmaul Husna diharapkan mampu menyampaikan pesan sederhana tetapi kuat kepada masyarakat.
“Kami ingin menampilkan sesuatu yang mencerminkan identitas Kelas Tahfiz. Al-Qur’an menjadi simbol utama karena anak-anak di kelas ini memang mendapatkan pembinaan dalam menghafal dan mencintai Al-Qur’an. Sementara Asmaul Husna kami hadirkan sebagai pengingat tentang nama-nama Allah yang mulia,” ungkap Ma’arif.
Menurutnya, proses persiapan properti juga menjadi bagian dari pembelajaran bagi siswa. Mereka tidak hanya berlatih untuk mengikuti karnaval, tetapi juga belajar berkolaborasi dalam menyiapkan konsep, membuat properti, hingga menjaga kekompakan selama kegiatan berlangsung.
Salah satu siswa Kelas Tahfiz, Faqih dari kelas 8, mengaku senang dapat terlibat dalam Karnaval Kemerdekaan tersebut. Membawa Al-Qur’an raksasa bersama lima siswa lainnya menjadi pengalaman yang menurutnya berkesan.
“Rasanya senang dan bangga bisa ikut karnaval. Membawa Al-Qur’an raksasa memang membutuhkan kerja sama karena ukurannya besar. Kami harus kompak agar bisa membawanya dengan baik sampai selesai,” tutur Faqih.
Hal senada disampaikan Wafiq, siswa kelas 8 Kelas Unggulan Tahfiz. Ia merasa bangga dapat memperkenalkan kegiatan Tahfiz kepada masyarakat melalui momentum perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kami ingin menunjukkan bahwa menghafal Al-Qur’an juga bisa ditampilkan dengan cara yang kreatif. Membawa Asmaul Husna membuat kami semakin bersemangat karena banyak masyarakat yang melihat dan memberikan perhatian,” kata Wafiq.
Keikutsertaan Kelas Unggulan Tahfiz dalam Karnaval Kemerdekaan ke-81 RI Kabupaten Banjarnegara menjadi salah satu bentuk kontribusi madrasah dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan. Di tengah semaraknya karnaval, para siswa hadir membawa pesan tentang kecintaan terhadap Al-Qur’an, semangat kebersamaan, kreativitas, dan karakter religius yang menjadi bagian penting dari pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara. (Fy)
