Self Discovery Time, Ruang Murid Kelas 8 MTsN 1 Banjarnegara Mengenal Diri

Banjarnegara — Murid kelas 8 MTs Negeri 1 Banjarnegara mengikuti kegiatan Self Discovery Time pada Jumat (21/8) sebagai bagian dari program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Madtsansa yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat. Kegiatan ini menjadi ruang bagi murid untuk berhenti sejenak dari rutinitas pembelajaran, mengenali diri, menggali potensi, sekaligus belajar merefleksikan pengalaman yang telah mereka lalui.

Melalui Self Discovery Time, murid diajak melakukan refleksi diri dengan menjawab sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan kepribadian, kebahagiaan, kekuatan diri, pengaruh lingkungan, pengalaman kegagalan, minat, pengelolaan emosi, keberanian, sosok inspiratif, hingga harapan bagi diri sendiri. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dirancang agar murid tidak sekadar mengenali apa yang mereka sukai, tetapi juga memahami kelebihan, kekurangan, perasaan, serta tujuan yang ingin mereka capai.

Wakil Kepala Urusan Kesiswaan MTs Negeri 1 Banjarnegara, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya madrasah membangun kebiasaan positif pada diri peserta didik.

“Self Discovery Time kami hadirkan agar anak-anak memiliki kesempatan untuk mengenal dirinya sendiri. Mereka tidak hanya dituntut berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga perlu memahami siapa dirinya, apa potensinya, apa yang menjadi tantangannya, dan bagaimana menentukan langkah untuk berkembang,” ujarnya.

Menurut Ikhsanudin, masa kelas 8 merupakan fase yang strategis bagi murid untuk semakin mengenal karakter dan potensinya. Karena itu, kegiatan refleksi seperti Self Discovery Time diharapkan dapat membantu murid tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri, mampu mengelola emosi, serta memiliki arah pengembangan diri yang lebih jelas.

Hal senada disampaikan wali kelas 8E, Tri Rochani. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk mengungkapkan sisi diri mereka yang terkadang tidak muncul dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

“Anak-anak kadang mempunyai banyak hal yang mereka pikirkan, tetapi belum tentu memiliki kesempatan untuk menyampaikannya. Melalui Self Discovery Time, mereka diajak untuk menuliskan dan memikirkan kembali tentang dirinya. Dari situ mereka belajar bahwa setiap orang memiliki kelebihan, pengalaman, dan tantangan masing-masing,” tutur Tri.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada aktivitas menjawab pertanyaan, tetapi dapat menjadi awal bagi murid untuk melakukan perubahan positif dalam keseharian. Menurutnya, ketika murid mampu mengenali dirinya, mereka akan lebih mudah menentukan cara belajar, membangun hubungan dengan teman, serta menghadapi berbagai persoalan secara lebih bijaksana.

Bagi murid, kegiatan ini menghadirkan pengalaman yang berbeda. Sahira, murid kelas 8E, mengaku kegiatan Self Discovery Time membuatnya lebih banyak berpikir tentang dirinya sendiri.

“Biasanya kita lebih sering memikirkan pelajaran atau kegiatan sekolah. Saat mengikuti kegiatan ini, saya jadi berpikir tentang apa yang membuat saya bahagia, apa kelebihan saya, dan apa yang masih harus saya perbaiki. Menurut saya, kegiatan ini menarik karena membuat kita lebih mengenal diri sendiri,” ungkap Sahira.

Sementara itu, Zaftan, murid kelas 8H, mengatakan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang diberikan membuatnya melihat beberapa hal dalam dirinya dari sudut pandang yang berbeda.

“Pertanyaannya membuat saya berpikir lebih dalam. Ada pertanyaan tentang kesalahan yang pernah dilakukan dan pelajaran yang bisa diambil. Dari situ saya sadar bahwa kesalahan bukan hanya sesuatu yang harus disesali, tetapi juga bisa menjadi pengalaman untuk menjadi lebih baik,” katanya.

Kegiatan Self Discovery Time menjadi salah satu bentuk pembiasaan positif dalam program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Madtsansa. Melalui kegiatan yang dilaksanakan setiap Jumat ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berupaya memberikan ruang yang seimbang bagi murid untuk berkembang secara akademik sekaligus secara personal.

Dengan mengenal diri, menemukan kekuatan, memahami emosi, mengeksplorasi minat, dan berani menetapkan harapan, murid diharapkan semakin siap menghadapi proses pendidikan dan kehidupan. Self Discovery Time pun menjadi pengingat bahwa perjalanan menjadi pribadi yang hebat tidak hanya dimulai dari mengetahui dunia di sekitar, tetapi juga dari keberanian untuk mengenal diri sendiri. (Fy)