Semangat Kebersamaan Warnai Pemotongan Hewan Kurban di MTs Negeri 1 Banjarnegara

Banjarnegara — Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mewarnai pelaksanaan kegiatan Pemotongan Hewan Kurban di MTs Negeri 1 Banjarnegara pada Kamis (28/5). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK), pengurus OSIM, serta pengurus Dewan Penggalang (DP) dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha.

Pada tahun ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara menyembelih sebanyak dua ekor sapi yang merupakan hewan kurban dari siswa dan GTK Madtsansa. Selain itu, terdapat pula tiga ekor kambing yang berasal dari mitra madrasah, yakni Bank Syariah Indonesia, MAN 1 Banjarnegara, dan MAN 2 Banjarnegara.

Sejak pagi hari, seluruh panitia telah sibuk mempersiapkan proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. Para bapak dari GTK bertugas dalam proses pemotongan dan penanganan hewan kurban, sementara ibu-ibu GTK menyiapkan konsumsi dan memasak untuk seluruh panitia. Siswa yang tergabung dalam OSIM dan DP juga terlibat aktif dalam berbagai tugas, mulai dari membantu proses penyembelihan, penimbangan daging, pengepakan, hingga penyerahan daging kurban kepada penerima.

Ketua panitia kurban, Abdul Majid, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

“Kegiatan kurban ini mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta kerja sama. Kami sengaja melibatkan siswa secara langsung agar mereka mendapatkan pengalaman nyata tentang pentingnya berbagi dan melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa daging kurban ditasyarufkan kepada siswa yang berhak menerima serta masyarakat sekitar madrasah. Proses distribusi dilakukan secara tertib oleh panitia dan para siswa yang telah dibagi tugas sejak awal kegiatan.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, mengapresiasi kekompakan seluruh warga madrasah dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan kurban menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah dan menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak. Kurban bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Saya bangga karena siswa ikut terlibat secara aktif dan belajar langsung tentang makna pengorbanan serta kebersamaan,” tutur H. Yatiman.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kurban tahun ini, termasuk para mitra madrasah yang turut memberikan hewan kurban.

Sementara itu, Ketua OSIM MTs Negeri 1 Banjarnegara, Tessa, mengaku senang dapat ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman terlibat langsung dalam proses kurban memberikan pelajaran berharga bagi para siswa.

“Kami merasa senang karena bisa membantu dari awal sampai akhir. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga membuat kami belajar bekerja sama dan saling membantu,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Pradhana Putra, Raffasya. Ia mengatakan bahwa keterlibatan siswa dalam kegiatan kurban membuat hubungan antarwarga madrasah semakin akrab.

“Semua bekerja bersama tanpa membedakan tugas. Ada yang membantu pemotongan, menimbang, mengepak, sampai membagikan daging. Rasanya menyenangkan karena kami bisa belajar tanggung jawab dan gotong royong secara langsung,” katanya.

Kegiatan pemotongan hewan kurban berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan. Setelah seluruh proses penyembelihan dan distribusi selesai dilaksanakan, acara ditutup dengan makan bersama di lapangan indoor Madtsansa. Seluruh GTK, panitia, dan siswa menikmati hidangan yang telah disiapkan sambil bercengkerama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara tidak hanya melaksanakan ibadah kurban, tetapi juga menanamkan nilai-nilai solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan kepada seluruh warga madrasah. Semangat gotong royong yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya positif di lingkungan Madtsansa. (Fy)