
Banjarnegara — Sebanyak lima guru CPNS dari MTs Negeri 1 Banjarnegara resmi dilantik dan diambil sumpah janji sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi tahun 2024 pada Kamis (21/5). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara dan dilaksanakan secara daring terhubung dengan Kementerian Agama Republik Indonesia pusat.
Lima guru yang mengikuti pelantikan tersebut yakni Dewi Fairuz, Dody Herdiyanto, Elvira Ziaul Haque, Hani Farhatun, dan Yuliana Rahmanti. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai momentum penting perjalanan pengabdian para guru di lingkungan madrasah.
Pelantikan dan pengambilan sumpah PNS formasi tahun 2024 tersebut dilaksanakan serentak secara nasional dan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar melalui sambungan virtual. Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta mengikuti rangkaian acara mulai dari pembacaan keputusan pengangkatan, pengambilan sumpah janji PNS, hingga pengarahan dari jajaran pimpinan Kementerian Agama.
Pelaksanaan kegiatan di daerah juga mengacu pada surat resmi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah terkait pelantikan pengangkatan PNS formasi tahun 2024 yang dilaksanakan secara daring dan serentak di seluruh Indonesia. Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara mengundang seluruh CPNS formasi tahun 2024 untuk mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah di Aula Kankemenag Banjarnegara mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan lima guru Madtsansa yang kini resmi menyandang status sebagai PNS. Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar perubahan status kepegawaian, melainkan amanah besar untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada dunia pendidikan dan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami merasa bangga dan bersyukur karena lima guru terbaik Madtsansa hari ini resmi dilantik menjadi PNS. Ini adalah hasil perjuangan panjang, dedikasi, serta kerja keras yang telah mereka tunjukkan selama menjalankan tugas sebagai CPNS,” ungkap H. Yatiman.
Ia berharap para guru yang baru dilantik dapat terus menjaga integritas, profesionalisme, serta semangat melayani peserta didik dengan sepenuh hati. H. Yatiman juga menekankan pentingnya menjaga nama baik madrasah dan Kementerian Agama melalui kinerja yang disiplin dan penuh tanggung jawab.
“Status sebagai ASN harus menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Jadilah guru yang inspiratif, berintegritas, dan mampu memberikan teladan yang baik bagi siswa maupun masyarakat,” lanjutnya.
Salah satu guru yang dilantik, Dewi Fairuz, mengaku bersyukur dan terharu dapat sampai pada tahap pengangkatan sebagai PNS. Ia menyampaikan bahwa perjalanan sejak proses seleksi CPNS hingga pelantikan menjadi pengalaman yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran berharga.
“Ini menjadi momen yang sangat membahagiakan dan mengharukan bagi saya pribadi. Saya bersyukur kepada Allah SWT, keluarga, serta semua pihak yang telah mendukung hingga akhirnya resmi dilantik menjadi PNS,” ujarnya.
Senada dengan itu, Dody Herdiyanto menyampaikan bahwa status baru sebagai ASN akan menjadi penyemangat untuk terus mengabdi di dunia pendidikan. Ia berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan negara.
“Kami sadar bahwa amanah sebagai PNS bukan hal ringan. Oleh karena itu, kami ingin terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memberikan kontribusi terbaik untuk madrasah,” katanya.
Elvira Ziaul Haque juga mengungkapkan rasa bangganya dapat menjadi bagian dari ASN Kementerian Agama. Menurutnya, profesi guru merupakan bentuk pengabdian yang mulia sehingga harus dijalankan dengan ketulusan dan dedikasi tinggi.
Sementara itu, Hani Farhatun berharap pelantikan tersebut menjadi awal pengabdian yang lebih baik dan membawa keberkahan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Hal serupa disampaikan Yuliana Rahmanti yang bertekad untuk terus meningkatkan kualitas diri demi memberikan pendidikan terbaik bagi para siswa.
Pelantikan dan pengambilan sumpah PNS tersebut menjadi tonggak penting bagi para guru Madtsansa dalam melanjutkan pengabdian sebagai aparatur negara di bawah naungan Kementerian Agama. Momentum ini juga diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh guru dalam meningkatkan mutu pendidikan, membangun karakter siswa, serta mewujudkan madrasah yang unggul dan berprestasi. (Lin)
