
Banjarnegara — Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025/2026 di MTs Negeri 1 Banjarnegara resmi dimulai pada Jumat (29/5). Kegiatan asesmen yang diikuti seluruh siswa kelas VII dan VIII tersebut berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat akademik. Sebanyak 21 ruang tes disiapkan oleh panitia untuk mendukung kelancaran pelaksanaan ujian yang menjadi bagian penting dalam evaluasi pembelajaran akhir tahun ajaran.
Pelaksanaan ASAT tahun ini menjadi salah satu agenda akademik besar madrasah setelah sebelumnya MTs Negeri 1 Banjarnegara sukses melaksanakan berbagai kegiatan evaluasi pendidikan lainnya pada tahun pelajaran 2025/2026.
Sejak pagi hari, para siswa tampak hadir lebih awal dengan mengenakan seragam rapi dan membawa perlengkapan ujian masing-masing. Suasana madrasah terlihat kondusif dengan pengawasan dari panitia, guru pengawas, serta jajaran pimpinan madrasah yang turut memantau langsung jalannya asesmen di setiap ruang.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, Drs. H. Yatiman, M.Pd.I., menyampaikan bahwa ASAT bukan sekadar kegiatan penilaian akademik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter peserta didik, terutama dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.
“Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun ini merupakan momentum penting untuk mengukur capaian belajar siswa selama satu tahun penuh. Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh rasa tanggung jawab. Nilai kejujuran harus menjadi budaya yang terus dijaga dalam dunia pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, guru, dan tenaga kependidikan yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan ASAT sehingga dapat berjalan sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan madrasah.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum sekaligus penanggung jawab kegiatan, Hj. Yuniyati, menjelaskan bahwa pelaksanaan ASAT berlangsung mulai 29 Mei hingga 4 Juni 2026 dengan mengacu pada kalender pendidikan madrasah.
Menurutnya, seluruh persiapan telah dilakukan secara matang, mulai dari penyusunan jadwal, pembagian ruang, penempatan pengawas, hingga kesiapan administrasi dan teknis pelaksanaan ujian.
“Sebanyak 21 ruang tes kami siapkan untuk menampung seluruh siswa kelas VII dan VIII. Alhamdulillah, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar dan tertib. Kami terus mengingatkan peserta didik agar menjaga kesehatan, disiplin waktu, dan mematuhi tata tertib selama asesmen berlangsung,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pihak madrasah juga melakukan koordinasi intensif dengan seluruh panitia dan pengawas guna memastikan setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.
Ketua pelaksana ASAT, H. Bambang Naryanto, mengatakan bahwa kerja sama seluruh unsur madrasah menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kesiapan panitia tahun ini cukup baik karena seluruh teknis pelaksanaan telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya.
“Panitia telah melakukan berbagai persiapan sejak beberapa pekan lalu, termasuk pengecekan ruang, distribusi jadwal, dan koordinasi pengawas. Kami bersyukur seluruh siswa dapat mengikuti asesmen dengan tertib pada hari pertama. Mudah-mudahan hingga hari terakhir nanti semua berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Selain itu, sekretaris pelaksana, Arif Widayanto, menuturkan bahwa administrasi pelaksanaan ASAT juga menjadi perhatian penting agar seluruh proses dokumentasi dan pelaporan dapat berjalan maksimal.
“Kami memastikan seluruh administrasi pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur, mulai dari daftar hadir peserta, berita acara, hingga distribusi soal dan pengumpulan hasil asesmen. Semua dilakukan secara tertib agar pelaksanaan ASAT benar-benar berjalan profesional dan akuntabel,” katanya.
Pelaksanaan ASAT di MTs Negeri 1 Banjarnegara tidak hanya menjadi sarana evaluasi akademik, tetapi juga bagian dari pembiasaan karakter positif bagi peserta didik. Dengan dukungan seluruh warga madrasah, kegiatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan evaluasi pembelajaran yang berkualitas sekaligus memperkuat budaya disiplin dan integritas di lingkungan madrasah.
Selama pelaksanaan asesmen berlangsung, pihak madrasah juga mengimbau seluruh siswa untuk menjaga kesehatan, memanfaatkan waktu belajar dengan baik, serta tetap menjaga semangat dalam mengikuti seluruh rangkaian ujian hingga selesai. (Fy)
