
Banjarnegara — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh tiga guru MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam bidang olahraga. Nurwachidin, Radiono, dan Dody Herdiyanto turut memperkuat sekaligus mengantarkan kesebelasan PGRI Cabang Banjarnegara melangkah ke babak semifinal ajang Trofeo PGRI 2026 setelah berhasil menaklukkan kesebelasan PGRI Kecamatan Mandiraja dalam pertandingan babak perempat final. Kemenangan tersebut diraih dalam laga yang berlangsung di Stadion Sumitro Kolopaking Banjarnegara pada Sabtu (31/10).
Pertandingan yang mempertemukan PGRI Banjarnegara melawan PGRI Mandiraja tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan persaingan yang menarik. Kedua kesebelasan berupaya menampilkan permainan terbaik untuk memperebutkan satu tempat di babak semifinal. Dukungan suporter yang hadir turut menambah semarak pertandingan yang menjadi bagian dari rangkaian Trofeo PGRI 2026 tersebut.
Kesebelasan PGRI Cabang Banjarnegara akhirnya berhasil mengamankan kemenangan dengan skor 2-1. Keberhasilan tersebut sekaligus memastikan langkah kesebelasan PGRI Cabang Banjarnegara menuju babak semifinal. Di antara para pemain yang turut berjuang dalam pertandingan tersebut terdapat tiga guru olahraga MTs Negeri 1 Banjarnegara, yakni Nurwachidin, Radiono, dan Dody Herdiyanto. Keikutsertaan ketiganya menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata tenaga pendidik Madtsansa dalam mendukung kegiatan olahraga dan mempererat kebersamaan melalui organisasi profesi guru.
Ketua PGRI Ranting MTs Negeri 1 Banjarnegara, Novia Fajriati Alqomar, yang turut hadir memberikan dukungan bersama Hj. Yuniyati dan Linara, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atlet PGRI Banjarnegara, khususnya tiga guru Madtsansa yang ikut memperkuat kesebelasan.
Menurut Novia, keberhasilan melaju ke semifinal merupakan capaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara. Ia menilai bahwa partisipasi guru dalam kegiatan olahraga seperti Trofeo PGRI bukan sekadar tentang pertandingan dan kemenangan, melainkan juga menjadi sarana membangun kekompakan, menjaga kebugaran, serta mempererat hubungan antarguru.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur atas keberhasilan tim PGRI Banjarnegara melaju ke babak semifinal. Terlebih, ada tiga guru MTs Negeri 1 Banjarnegara yang turut menjadi bagian dari perjuangan ini. Semoga semangat, kekompakan, dan sportivitas yang ditunjukkan dapat terus terjaga hingga pertandingan berikutnya. Kami tentu akan terus memberikan dukungan terbaik,” ungkap Novia.
Dukungan terhadap kesebelasan PGRI Banjarnegara juga diberikan oleh Hj. Yuniyati dan Linara yang merupakan pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara. Keduanya hadir bersama Novia untuk memberikan motivasi secara langsung kepada para pemain. Kehadiran para pengurus tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moral bagi para atlet yang membawa nama organisasi PGRI dalam ajang olahraga antarkecamatan tersebut.
Nurwachidin mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan yang berhasil diraih timnya. Menurutnya, pertandingan melawan Mandiraja menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pemain yang berusaha menjaga semangat dan konsentrasi sepanjang pertandingan.
“Pertandingan berlangsung menarik dan membutuhkan kerja sama yang baik. Kemenangan ini bukan hasil perjuangan satu atau dua pemain, tetapi buah dari kekompakan seluruh anggota tim. Kami bersyukur dapat melangkah ke semifinal dan berharap bisa kembali memberikan penampilan terbaik,” tuturnya.
Senada dengan Nurwachidin, Radiono menyampaikan bahwa Trofeo PGRI menjadi kesempatan berharga bagi para guru untuk menunjukkan bahwa semangat berolahraga dapat terus tumbuh di tengah kesibukan menjalankan tugas pendidikan. Ia merasa bangga dapat berpartisipasi dan berkontribusi dalam perjuangan tim PGRI Banjarnegara.
Sementara itu, Dody Herdiyanto menegaskan pentingnya menjaga sportivitas dan kebersamaan dalam setiap pertandingan. Baginya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan, tetapi juga bagaimana setiap pemain mampu menunjukkan semangat persaudaraan dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga.
Keberhasilan PGRI Banjarnegara menembus semifinal Trofeo PGRI 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara. Partisipasi Nurwachidin, Radiono, dan Dody Herdiyanto sekaligus memperlihatkan bahwa guru tidak hanya berperan dalam mencerdaskan generasi bangsa, tetapi juga dapat menjadi teladan dalam membangun budaya hidup sehat, aktif, dan sportif.
Dengan keberhasilan ini, seluruh keluarga besar Madtsansa berharap kesebelasan PGRI Cabang Banjarnegara mampu mempertahankan performa terbaiknya pada babak semifinal dan melanjutkan perjuangan hingga meraih hasil maksimal dalam Trofeo PGRI 2026. (Lin)
