
Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali mendapatkan kunjungan istimewa dari tokoh internasional. Kali ini, madrasah yang dikenal dengan sebutan Madtsansa tersebut menerima kunjungan seorang konten kreator asal Nigeria, Barau Sedrach Gimba, pada Sabtu (31/10/2026). Kunjungan ini menjadi kesempatan berharga bagi murid-murid kelas unggulan riset, khususnya kelas IX A, untuk bertemu, berdialog, sekaligus memperluas wawasan bersama sosok kreator konten dari mancanegara.
Kehadiran Barau Sedrach Gimba disambut dengan penuh antusias oleh para murid. Dalam kunjungannya, ia berkesempatan menyambangi ruang kelas unggulan riset IX A dan berinteraksi langsung dengan para murid yang telah beberapa kali mengikuti kompetisi serta kegiatan penelitian di tingkat internasional. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para murid mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat pengalaman, perspektif, serta budaya dari negara lain melalui komunikasi secara langsung.
Wakil kepala urusan kesiswaan MTs Negeri 1 Banjarnegara, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan pengalaman istimewa yang memberikan nilai tambah bagi pengembangan wawasan dan karakter murid. Menurutnya, kesempatan bertemu dengan warga negara asing, terlebih seseorang yang aktif berkarya di dunia digital, dapat menjadi sarana pembelajaran yang tidak selalu diperoleh melalui kegiatan pembelajaran di dalam kelas.
“Madtsansa sangat mengapresiasi kunjungan ini. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan seseorang dari negara lain, sehingga mereka bisa belajar tentang keberagaman budaya, membangun keberanian berkomunikasi, dan memperluas cara pandang terhadap dunia. Kami berharap pengalaman ini dapat semakin memotivasi murid untuk terus berprestasi dan percaya diri menunjukkan kemampuan mereka di tingkat internasional,” ungkap Ikhsanudin.
Barau Sedrach Gimba mengungkapkan kegembiraannya dapat berkunjung ke MTs Negeri 1 Banjarnegara dan bertemu dengan para murid unggulan riset. Ia memberikan apresiasi terhadap semangat belajar dan pengalaman internasional yang telah dimiliki para murid. Baginya, pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan dunia.
Ia juga mendorong para murid agar terus mengembangkan potensi, berani mencoba hal-hal baru, serta tidak membatasi cita-cita hanya pada lingkungan sekitar. Menurutnya, kreativitas, rasa ingin tahu, dan kemauan untuk terus belajar merupakan bekal penting bagi generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, pembimbing bahasa Inggris Madtsansa, Agustina Dewi Merdekawati, menilai kunjungan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pengembangan keterampilan berbahasa asing para murid. Bertemu langsung dengan penutur bahasa Inggris dari negara lain menjadi pengalaman autentik yang dapat meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
“Pembelajaran bahasa Inggris akan semakin bermakna ketika anak-anak memiliki kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung. Kunjungan ini menjadi pengalaman nyata bagi mereka untuk menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari, sekaligus belajar memahami perbedaan budaya dan kebiasaan masyarakat internasional. Saya berharap mereka semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris,” jelas Agustina.
Antusiasme juga terlihat dari para murid kelas IX A yang mengikuti kegiatan tersebut. Zaskia mengungkapkan bahwa pertemuan dengan konten kreator asal Nigeria merupakan pengalaman baru yang sangat berkesan. Ia merasa mendapatkan kesempatan berharga untuk mengenal seseorang dari negara berbeda sekaligus memperoleh inspirasi agar semakin berani mengembangkan kemampuan diri.
Senada dengan Zaskia, Tessa menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membuka wawasannya tentang kehidupan dan keberagaman budaya di luar Indonesia. Ia merasa senang karena dapat berinteraksi secara langsung dengan tamu internasional dan mendapatkan pengalaman komunikasi yang berbeda dari pembelajaran biasanya.
Sementara itu, Aida mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang semakin menguatkan semangatnya untuk terus belajar dan berprestasi. Menurutnya, pertemuan dengan Barau memberikan gambaran bahwa dunia memiliki banyak kesempatan yang dapat dijangkau apabila generasi muda mau berusaha, terus berkarya, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi.
Kunjungan Barau Sedrach Gimba menjadi salah satu pengalaman berharga dalam perjalanan pembelajaran murid unggulan riset Madtsansa. Tidak sekadar menjadi ajang pertemuan dengan tamu dari luar negeri, kegiatan ini juga menghadirkan ruang pertukaran wawasan, penguatan keterampilan komunikasi, serta penanaman kepercayaan diri untuk berkiprah di lingkungan global.
Melalui kegiatan semacam ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang inspiratif dan memperluas jejaring internasional. Sejalan dengan semangat Madtsansa Semakin Mendunia, madrasah berharap para murid semakin siap menjadi generasi yang kreatif, berwawasan luas, berprestasi, dan mampu membawa nama baik madrasah di berbagai forum internasional. (Fy)
