Pengawas Kemenag Tegaskan Madtsansa sebagai Madrasah Tsanawiyah Negeri Terbaik di Banjarnegara

Banjarnegara — Pengawas Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Hj. Nur Farida, memberikan apresiasi sekaligus penguatan kepada MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam kegiatan Rapat Pleno Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara Tahun Ajaran 2026/2027 sesi kedua, Sabtu (29/8). Kegiatan yang berlangsung di lapangan indoor Madtsansa tersebut diikuti oleh orang tua/wali murid kelas 8 dan 9.

Dalam sambutannya, Hj. Nur Farida meyakinkan seluruh orang tua/wali murid bahwa MTs Negeri 1 Banjarnegara atau Madtsansa merupakan salah satu madrasah yang mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di Kabupaten Banjarnegara. Hal tersebut, menurutnya, tidak hanya terlihat dari berbagai prestasi yang diraih peserta didik, tetapi juga dari capaian akademik yang dapat diukur melalui hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Madtsansa ini adalah madrasah tsanawiyah negeri terbaik di Banjarnegara. Salah satu buktinya adalah capaian nilai TKA yang menempatkan Madtsansa pada peringkat kedua dari 41 madrasah negeri dan swasta di Kabupaten Banjarnegara,” ungkap Hj. Nur Farida.

Capaian tersebut, lanjutnya, menjadi bukti bahwa proses pendidikan yang berlangsung di Madtsansa telah berjalan dengan baik. Prestasi tersebut sekaligus menjadi hasil dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan, peserta didik, komite, hingga orang tua/wali murid.

Hj. Nur Farida menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada madrasah. Orang tua memiliki peran yang sangat penting karena keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama bagi seorang anak.

“Orang tua hendaknya selalu menjadi teladan bagi anak-anak. Jadilah madrasah pertama bagi mereka. Apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan anak dari orang tuanya akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan kebiasaan mereka,” pesannya.

Menurutnya, pendidikan yang diberikan madrasah akan semakin kuat apabila mendapatkan dukungan dan penguatan dari keluarga. Karena itu, komunikasi antara orang tua dan madrasah harus terus dibangun agar setiap perkembangan anak dapat dipantau dan diarahkan secara bersama-sama.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan orang tua/wali murid kepada Madtsansa. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian yang diraih madrasah merupakan hasil kerja bersama seluruh warga madrasah dan dukungan orang tua.

“Prestasi yang kita raih bukanlah hasil kerja satu atau dua orang. Ini merupakan hasil kolaborasi seluruh keluarga besar Madtsansa bersama komite dan orang tua. Karena itu, kami berharap sinergi ini terus diperkuat untuk mengantarkan anak-anak meraih prestasi sekaligus memiliki karakter yang baik,” tutur H. Yatiman.

Ia menambahkan bahwa Madtsansa akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik dalam bidang akademik, nonakademik, maupun pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, capaian TKA yang menempatkan Madtsansa di posisi kedua dari 41 madrasah menjadi motivasi untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Urusan Kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Yuniyati, menjelaskan bahwa capaian TKA menjadi salah satu indikator penting dari proses pembelajaran yang berlangsung di madrasah.

“Capaian TKA ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi kami. Peringkat kedua dari 41 madrasah negeri dan swasta tentu harus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami akan terus melakukan penguatan pembelajaran dan pendampingan agar kemampuan akademik peserta didik semakin berkembang,” jelasnya.

Hj. Yuniyati juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar anak di rumah. Menurutnya, pembiasaan belajar, kedisiplinan, komunikasi, dan perhatian orang tua menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pendidikan.

Rapat Pleno Komite sesi kedua tersebut pun menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara madrasah dengan orang tua/wali murid kelas 8 dan 9. Dengan dukungan seluruh pihak, Madtsansa diharapkan mampu mempertahankan reputasinya sebagai madrasah unggulan sekaligus terus melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan pendidikan di masa depan. (Lin)