
Banjarnegara — Semangat belajar siswa kelas 7 MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa) kembali dikuatkan melalui kegiatan motivasi belajar bersama Ganesha Operation (GO) Banjarnegara, Jumat (31/7). Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda dalam program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang secara konsisten dilaksanakan Madtsansa untuk membangun kebiasaan positif, karakter, serta semangat belajar peserta didik.
Kegiatan motivasi belajar diikuti oleh seluruh siswa kelas 7 dan dilaksanakan secara serentak di ruang kelas masing-masing. Untuk memberikan pendampingan secara optimal, sebanyak 20 orang tim dari Ganesha Operation hadir langsung di MTs Negeri 1 Banjarnegara dan berinteraksi dengan para siswa.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Para siswa diajak untuk memahami pentingnya memiliki tujuan dalam belajar, membangun kebiasaan belajar yang baik, serta menumbuhkan keyakinan bahwa keberhasilan dapat diraih melalui proses, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus berkembang.
Wakil Kepala Urusan Kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Yuniyati, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan GO Banjarnegara. Menurutnya, motivasi belajar merupakan bagian penting dalam mendampingi siswa, terutama bagi peserta didik kelas 7 yang sedang memasuki lingkungan belajar dan budaya akademik baru di jenjang madrasah tsanawiyah.
“Anak-anak kelas 7 sedang berada pada fase awal perjalanan mereka di madrasah. Karena itu, selain mendapatkan pembelajaran akademik, mereka juga perlu dibekali motivasi agar memiliki semangat, tujuan, dan kebiasaan belajar yang baik. Kami berterima kasih kepada tim Ganesha Operation yang telah hadir dan memberikan penguatan kepada anak-anak,” tutur Hj. Yuniyati.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan upaya madrasah dalam membangun kebiasaan positif peserta didik. Menurutnya, keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh konsistensi, kedisiplinan, dan sikap pantang menyerah.
Salah satu tim GO, Faizal, dalam kegiatan tersebut mengajak siswa untuk tidak takut memiliki cita-cita besar. Ia menekankan bahwa setiap cita-cita membutuhkan proses panjang yang harus dimulai dari kebiasaan belajar yang dilakukan secara konsisten.
“Jangan membatasi cita-cita hanya karena merasa kemampuan kita saat ini belum cukup. Yang terpenting adalah mau belajar, mau berlatih, dan tidak mudah menyerah. Kemampuan itu bisa berkembang ketika kita terus berusaha,” ungkap Faizal.
Senada dengan Faizal, tim GO lainnya, Lina, mengingatkan para siswa agar menjadikan belajar sebagai kebiasaan, bukan sekadar kewajiban ketika menghadapi ujian. Menurutnya, kebiasaan belajar yang dibangun sejak kelas 7 akan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan akademik pada jenjang berikutnya.
“Mulailah dari hal-hal sederhana. Tentukan waktu belajar, fokus ketika belajar, berani bertanya ketika belum memahami materi, dan jangan malu untuk memperbaiki kesalahan. Sedikit demi sedikit, kebiasaan itu akan membentuk hasil yang besar,” ujar Lina.
Kegiatan semakin interaktif ketika siswa diajak berdiskusi dan menyampaikan cita-cita serta harapan mereka selama menempuh pendidikan di Madtsansa. Para siswa juga mendapatkan penguatan mengenai pentingnya percaya terhadap kemampuan diri dan menjadikan setiap proses pembelajaran sebagai kesempatan untuk berkembang.
Salah satu siswa kelas 7A, Azzam, mengaku senang mengikuti kegiatan motivasi tersebut. Ia merasa mendapatkan dorongan untuk lebih bersemangat dalam belajar dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi materi pelajaran yang sulit.
“Kegiatan ini membuat saya lebih semangat belajar. Saya jadi memahami bahwa untuk mencapai cita-cita harus punya usaha dan tidak boleh gampang menyerah. Saya ingin mulai membiasakan diri belajar lebih teratur,” ungkap Azzam.
Hal senada disampaikan Wildan, siswa kelas 7H. Menurutnya, penyampaian motivasi yang diselingi interaksi dengan siswa membuat kegiatan terasa menyenangkan dan mudah dipahami.
“Pesan yang paling saya ingat adalah kita harus punya tujuan dan terus berusaha untuk mencapainya. Saya ingin lebih rajin belajar dan memanfaatkan waktu dengan baik supaya bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” kata Wildan.
Kehadiran 20 personel GO Banjarnegara dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi positif antara lembaga pendidikan dan mitra pendidikan dalam memberikan penguatan kepada peserta didik. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen MTs Negeri 1 Banjarnegara untuk terus menghadirkan pembiasaan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga membentuk siswa yang percaya diri, disiplin, tangguh, dan memiliki semangat untuk meraih cita-cita.
Melalui kegiatan motivasi belajar tersebut, diharapkan siswa kelas 7 Madtsansa mampu menjadikan semangat belajar sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. Dengan kebiasaan positif yang dibangun sejak awal, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang siap belajar, siap berkembang, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (Fy)
