
Banjarnegara — Semangat kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026 di MTs Negeri 1 Banjarnegara melalui kegiatan Madtsansa Recreate, Kamis (23/7). Kegiatan yang melibatkan seluruh peserta didik ini menjadi ajang bagi setiap kelas untuk mengolah barang-barang bekas menjadi karya kreatif, bernilai guna, sekaligus memiliki nilai seni.
Beragam limbah rumah tangga disulap menjadi produk yang menarik. Galon bekas diubah menjadi pot tanaman unik, botol plastik menjadi tempat alat tulis, kardus dan kaleng menjadi hiasan dekoratif, hingga berbagai kerajinan tangan yang menunjukkan kemampuan peserta didik dalam berinovasi. Tidak hanya mengasah kreativitas, kegiatan ini juga mengajak siswa menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan.
Ketua Program Adiwiyata MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Nurwachidin Supriyatno, menjelaskan bahwa Madtsansa Recreate merupakan salah satu implementasi nyata pendidikan lingkungan hidup yang selama ini menjadi budaya di madrasah.
“Melalui Madtsansa Recreate, kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa barang bekas bukanlah sampah yang harus dibuang, tetapi memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bernilai. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membangun karakter peduli lingkungan sejak dini,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kreativitas peserta didik tahun ini mengalami peningkatan yang sangat baik. Hampir seluruh kelas mampu menghadirkan karya dengan konsep, fungsi, dan estetika yang beragam.
“Kami melihat siswa tidak hanya kreatif dalam menghasilkan karya, tetapi juga mampu bekerja sama, berdiskusi, dan menyelesaikan tantangan bersama kelompoknya. Nilai-nilai seperti kolaborasi, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi tujuan utama kegiatan ini,” tambah Nurwachidin.
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Hari Anak Nasional MTs Negeri 1 Banjarnegara yang juga Ketua OSIM, Tessa, mengatakan bahwa Madtsansa Recreate menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan peserta didik karena memberikan ruang berekspresi secara bebas.
“Hari Anak Nasional adalah momentum bagi seluruh peserta didik untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Melalui Madtsansa Recreate, teman-teman bisa menuangkan ide kreatif, berkolaborasi, sekaligus belajar menjaga lingkungan dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Menurut Tessa, seluruh rangkaian kegiatan HAN tahun ini dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh hiburan, tetapi juga pengalaman belajar yang bermakna.
“Kami berharap kegiatan ini mampu membangun kesadaran bahwa setiap anak memiliki kemampuan untuk menciptakan perubahan positif, dimulai dari hal-hal sederhana seperti memanfaatkan barang bekas menjadi karya yang bermanfaat,” katanya.
Salah satu peserta, Icha dari kelas 9E, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Bersama teman-teman sekelasnya, ia mengolah berbagai barang bekas menjadi kerajinan yang memiliki fungsi sekaligus nilai estetika.
“Kami mengumpulkan bahan dari rumah beberapa hari sebelumnya. Awalnya kami sempat bingung menentukan desain, tetapi setelah berdiskusi akhirnya kami berhasil membuat karya yang unik. Rasanya bangga karena barang yang sebelumnya dianggap sampah bisa menjadi sesuatu yang menarik,” tutur Icha.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di dalam kelas.
“Kami belajar bekerja sama, menghargai ide teman, dan memahami bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan melalui kreativitas. Ini sangat menyenangkan,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Tasya dari kelas 8B. Ia mengaku kegiatan tersebut mendorong siswa untuk berpikir kreatif sekaligus lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Saya jadi sadar bahwa banyak barang bekas yang sebenarnya masih bisa dimanfaatkan. Selain membuat karya, kami juga belajar mengurangi sampah. Semoga semakin banyak teman-teman yang terbiasa mendaur ulang barang bekas di rumah maupun di madrasah,” ujarnya.
Pelaksanaan Madtsansa Recreate berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta didik. Setiap kelas menampilkan hasil karya terbaiknya yang kemudian dipamerkan sebagai inspirasi bagi warga madrasah lainnya. Kreativitas yang ditunjukkan para siswa membuktikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui inovasi sederhana namun berdampak besar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026 yang mengusung semangat memberikan ruang bagi anak untuk tumbuh, berkarya, dan berpartisipasi secara aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Melalui Madtsansa Recreate, MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang kreatif, berkarakter, peduli lingkungan, serta siap menjadi pelopor perubahan menuju madrasah yang semakin maju, bermutu, dan mendunia. (Fy)
