Jawab Tantangan Raim Laode, Madtsansa Bernada Rilis “Bersenja Gurau”

Banjarnegara — Madtsansa kembali menunjukkan kreativitas siswanya melalui publikasi konten Madtsansa Bernada terbaru. Konten tersebut dipublikasikan di media sosial resmi Madtsansa pada awal pekan Ramadhan dan langsung mendapat respons positif dari warga madrasah.

Dalam video tersebut, tiga talent dari siswa kelas 7 unggulan sastra dan seni, yakni Bianca, Amira, dan Dheliza, tampil membawakan sambung lirik lagu “Bersenja Gurau” milik Raim Laode dengan penuh penghayatan. Konsep sederhana namun hangat yang diusung Madtsansa Bernada berhasil menyampaikan nuansa santai dan akrab, selaras dengan karakter lagu yang ringan dan menyentuh.

Wakil Kepala Urusan Humas Madtsansa, Linara, menyampaikan bahwa publikasi konten ini merupakan bentuk respons kreatif siswa terhadap tantangan bermusik yang sempat ramai di media sosial.

“Kami melihat ini sebagai peluang positif untuk melatih keberanian, kreativitas, sekaligus kepercayaan diri siswa. Melalui Madtsansa Bernada, kami ingin memberi ruang ekspresi yang sehat dan inspiratif,” ujarnya.

Linara juga menjelaskan bahwa proses persiapan dilakukan secara mandiri oleh para talent. Selama sepekan sebelum libur awal Ramadhan, ketiga siswa berlatih intensif menyesuaikan tempo, pembagian lirik, serta harmonisasi suara.

“Yang membanggakan, mereka berlatih secara mandiri. Guru hanya memberikan arahan umum, selebihnya mereka yang mengatur waktu latihan dan membangun kekompakan,” tambahnya.

Bianca, salah satu talent, mengaku awalnya merasa tertantang karena format sambung lirik membutuhkan konsentrasi dan kerja sama yang solid.

“Kami harus benar-benar hafal lirik dan tahu kapan masuk bagian masing-masing. Tapi karena sering latihan bareng, akhirnya terasa lebih santai dan seru,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Amira. Ia mengungkapkan bahwa latihan mandiri justru membuat mereka lebih kompak.

“Kami latihan hampir setiap hari sebelum libur. Kadang sepulang sekolah, kadang saat jam kosong. Dari situ kami belajar saling mendukung dan percaya satu sama lain,” katanya.

Sementara itu, Dheliza menambahkan bahwa pengambilan video juga dilakukan sebelum memasuki libur awal Ramadhan agar hasilnya bisa dipublikasikan tepat di awal pekan suci.

“Proses shooting cukup menegangkan karena ingin hasil yang terbaik. Tapi alhamdulillah berjalan lancar dan kami puas dengan hasilnya,” ujarnya sambil tersenyum.

Konten “Bersenja Gurau” ini menjadi bagian dari program Madtsansa Bernada yang konsisten menampilkan bakat-bakat siswa di bidang seni musik. Selain sebagai sarana hiburan, program ini juga diharapkan menjadi media penguatan karakter, terutama dalam hal kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab.

Respon positif juga datang dari para siswa. Jannah, siswa kelas 7J, mengaku bangga melihat teman-temannya tampil percaya diri di media sosial madrasah.

“Keren banget! Suaranya bagus dan kelihatan kompak. Jadi makin semangat juga untuk berani tampil dan berkarya,” ungkapnya.

Menurut Linara, momentum awal Ramadhan dipilih karena menjadi waktu yang tepat untuk menghadirkan konten yang ringan namun tetap bermakna.

“Kami ingin menyambut Ramadhan dengan semangat positif dan kreativitas. Harapannya, konten ini bisa menjadi hiburan yang menyenangkan sekaligus inspirasi bagi siswa lain,” jelasnya.

Ia juga berharap Madtsansa Bernada dapat terus berkembang dan melibatkan lebih banyak siswa dari berbagai kelas dan minat.

“Madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, tetapi juga ruang tumbuh bagi bakat dan minat siswa. Kami akan terus mendukung program-program kreatif seperti ini,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan latihan mandiri yang konsisten, Bianca, Amira, dan Dheliza berhasil menjawab tantangan bermusik dengan penampilan yang memikat. Publikasi “Bersenja Gurau” di awal Ramadhan menjadi bukti bahwa kreativitas siswa Madtsansa terus bernada, menyapa, dan menginspirasi. (Fy)