
Banjarnegara — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MTs Negeri 1 Banjarnegara. Dua murid kelas 8C, Muhammad Daffa Al Fahrezi dan Heaven Fathiya Rahma, berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang Olimpiade Kurva Nusantara Tahun Ajaran 2026/2027. Keduanya sukses meraih Juara 1 pada babak penyisihan tingkat kota Banjarnegara sekaligus memastikan diri lolos ke Grand Final tingkat nasional.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Kurva Nusantara tersebut berlangsung pada 17 Oktober 2026 di SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara. Daffa berhasil meraih Juara 1 pada bidang Matematika Level D (SMP/MTs), sedangkan Heaven menempati posisi Juara 1 pada bidang Sains Level D. Hasil membanggakan tersebut diumumkan pada 21 Oktober 2026 dan menjadi kabar gembira bagi keluarga besar Madtsansa.
Olimpiade Kurva Nusantara merupakan ajang kompetisi akademik tingkat nasional yang diperuntukkan bagi peserta didik jenjang SD/MI hingga SMP/MTs. Kompetisi ini menghadirkan beberapa bidang perlombaan, yaitu Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris, dengan pembagian level sesuai jenjang kelas. Para peserta yang berhasil melewati babak penyisihan kota berhak melanjutkan perjuangan pada Grand Final tingkat nasional.
Wakil Kepala Urusan Kesiswaan MTs Negeri 1 Banjarnegara, Ikhsanudin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian kedua murid tersebut. Menurutnya, keberhasilan Daffa dan Heaven merupakan bukti bahwa murid Madtsansa memiliki potensi akademik yang dapat bersaing dalam berbagai kompetisi di luar madrasah.
“Alhamdulillah, prestasi yang diraih Daffa dan Heaven menjadi kabar yang sangat membahagiakan. Keduanya tidak hanya berhasil meraih Juara 1, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk melanjutkan kompetisi ke tingkat nasional. Ini merupakan pencapaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi bagi murid-murid lainnya agar terus mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti berbagai ajang kompetisi,” ungkap Ikhsanudin.
Ia juga berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh murid Madtsansa untuk tidak berhenti belajar, meningkatkan rasa percaya diri, serta berani mengukur kemampuan melalui kompetisi. Menurutnya, madrasah akan terus memberikan dukungan terhadap potensi dan bakat murid, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Pembimbing Matematika, Estu Dyah Fitriani, mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan Muhammad Daffa Al Fahrezi. Ia menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari kemampuan berpikir logis, ketelitian, dan kesungguhan Daffa dalam menghadapi tantangan soal-soal matematika.
“Alhamdulillah, Daffa mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga berhasil meraih Juara 1 Matematika Level D. Matematika bukan hanya tentang kemampuan menghitung, tetapi juga bagaimana murid mampu berpikir logis, menganalisis persoalan, dan menemukan strategi penyelesaian yang tepat. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi Daffa untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi Grand Final tingkat nasional,” tuturnya.
Sementara itu, pembimbing Sains, Dewi Fairuz Zulaikha, juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Heaven Fathiya Rahma. Menurutnya, capaian Juara 1 Sains Level D menunjukkan kemampuan Heaven dalam memahami konsep-konsep keilmuan sekaligus menerapkan pengetahuan untuk menjawab berbagai persoalan yang diujikan.
“Keberhasilan Heaven tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Prestasi ini tidak datang begitu saja, tetapi membutuhkan kemauan belajar, ketekunan, dan keberanian untuk mencoba. Saya berharap Heaven tetap rendah hati, menjaga semangat belajarnya, serta mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menghadapi Grand Final,” ungkapnya.
Daffa mengaku bersyukur dan senang dapat meraih Juara 1 dalam bidang Matematika. Baginya, pencapaian tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus tantangan untuk meningkatkan kemampuan pada kompetisi berikutnya.
“Alhamdulillah, saya sangat senang bisa mendapatkan Juara 1 dan lolos ke Grand Final nasional. Terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang sudah membimbing dan mendukung saya. Saya akan berusaha belajar lebih giat lagi agar bisa memberikan hasil terbaik pada babak selanjutnya,” ujar Daffa.
Ungkapan kebahagiaan juga disampaikan Heaven. Ia mengaku tidak menyangka dapat meraih posisi tertinggi dalam bidang Sains pada babak penyisihan tersebut. “Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapatkan Juara 1. Terima kasih kepada guru pembimbing dan semua yang sudah memberikan dukungan. Semoga di Grand Final nanti saya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dan kembali membawa prestasi untuk Madtsansa,” tuturnya.
Keberhasilan Daffa dan Heaven menjadi bukti bahwa semangat belajar, pembinaan yang berkelanjutan, serta keberanian mengikuti kompetisi dapat membuka peluang lahirnya prestasi membanggakan. Dua Juara 1 dari bidang berbeda sekaligus menjadi modal berharga bagi Madtsansa untuk kembali menunjukkan kualitasnya dalam kompetisi akademik tingkat nasional.
Keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Muhammad Daffa Al Fahrezi dan Heaven Fathiya Rahma. Semoga keduanya mampu mempersiapkan diri secara optimal, mempertahankan semangat juang, dan kembali mengukir prestasi terbaik pada Grand Final Olimpiade Kurva Nusantara Tahun Ajaran 2026/2027. Madtsansa semakin mendunia! (Lin)
