Perjusa Madtsansa 2026, Cetak Generasi MANTAP yang Mandiri, Aktif, Nasionalis, Tangguh, Amanah, dan Berprestasi

Banjarnegara — Jejak keberhasilan seorang alumni menjadi sumber inspirasi berharga bagi generasi penerus. Semangat itulah yang dihadirkan MTs Negeri 1 Banjarnegara melalui kegiatan Alumni Menginspirasi yang diselenggarakan pada Jumat (30/10/2026) di Masjid Darul Ulum Madtsansa. Kegiatan yang diikuti seluruh murid kelas IX tersebut menghadirkan Muhammad Nibras Tsaqif, alumni MTs Negeri 1 Banjarnegara tahun 2024 yang kini telah menempuh pendidikan jenjang Strata 1 (S1) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kehadiran Nibras menjadi kesempatan istimewa bagi murid kelas IX untuk menyimak secara langsung perjalanan pendidikan seorang alumni yang mampu menorehkan pencapaian membanggakan dalam waktu relatif singkat. Setelah menyelesaikan pendidikan di Madtsansa, Nibras berhasil menuntaskan pendidikan aliyah melalui program akselerasi selama dua tahun di MAN 3 Yogyakarta. Kini, ia telah melanjutkan pendidikan tinggi di UNY melalui jalur prestasi raport SNBP sebagai salah satu bukti bahwa perencanaan, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam belajar dapat membuka peluang meraih cita-cita lebih cepat.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Alumni Menginspirasi merupakan salah satu bentuk implementasi nyata program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Menurutnya, menghadirkan alumni yang memiliki pengalaman dan pencapaian positif dapat memberikan gambaran konkret kepada murid tentang pentingnya pendidikan, kerja keras, serta keberanian menentukan masa depan.

“Anak-anak perlu memiliki cita-cita dan tujuan yang jelas sejak dini. Melalui kegiatan ini, mereka dapat belajar langsung dari pengalaman kakak kelasnya yang pernah berada di posisi yang sama, belajar di madrasah ini, kemudian melanjutkan perjuangan hingga berhasil menempuh pendidikan tinggi. Kami berharap kisah Nibras dapat menjadi motivasi bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi sesuai potensi masing-masing,” ungkap H. Yatiman.

Sementara itu, Wakil Kepala Urusan Kehumasan, Linara menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang temu alumni, melainkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan pembelajaran bagi murid. Ia berharap para peserta dapat mengambil nilai-nilai positif dari perjalanan Nibras, terutama dalam membangun karakter disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan keberanian menghadapi tantangan.

“Alumni memiliki pengalaman nyata yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi adik-adiknya. Nibras dahulu juga menjadi bagian dari keluarga besar Madtsansa. Ia aktif di kelas unggulan riset bahkan dipercaya menjadi ketua OSIS. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan dalam berbagai kegiatan madrasah dapat menjadi bekal penting untuk mengembangkan kemampuan diri. Kami ingin anak-anak memahami bahwa prestasi tidak datang secara instan, tetapi melalui proses dan konsistensi,” jelas Linara.

Dalam sesi berbagi inspirasi, Nibras menceritakan perjalanan pendidikannya selama menjadi murid Madtsansa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan aliyah dalam program akselerasi dua tahun. Saat masih bersekolah di MTs Negeri 1 Banjarnegara, ia tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga aktif dalam kelas unggulan riset dan organisasi kesiswaan sebagai ketua OSIS.

Menurut Nibras, pengalaman mengikuti kegiatan riset dan berorganisasi memberikan banyak pelajaran tentang manajemen waktu, komunikasi, kerja sama, serta tanggung jawab. Ia mengajak para murid kelas IX agar tidak menyia-nyiakan kesempatan selama menempuh pendidikan di madrasah.

“Jangan takut untuk mencoba hal baru dan jangan membatasi diri dengan merasa tidak mampu. Selama di Madtsansa, saya mendapatkan banyak pengalaman, baik dalam bidang akademik, riset, maupun organisasi. Semua itu menjadi bekal yang sangat berarti bagi perjalanan saya selanjutnya. Kuncinya adalah berani memiliki target, konsisten belajar, mampu mengatur waktu, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan,” tutur Nibras.

Antusiasme juga terlihat dari para peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Dzikra Tessa dari kelas 9A Unggulan  mengungkapkan bahwa kisah Nibras membuatnya semakin termotivasi untuk mempersiapkan masa depan sejak sekarang.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat menarik karena kami bisa mendengar langsung pengalaman alumni Madtsansa yang berhasil melanjutkan pendidikan dengan pencapaian luar biasa. Saya jadi semakin yakin bahwa kami juga bisa meraih cita-cita jika mau berusaha dan bersungguh-sungguh,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Valentine dari kelas 9E. Ia merasa mendapatkan banyak pelajaran tentang pentingnya kedisiplinan dan keberanian menentukan pilihan pendidikan.

“Saya mendapatkan motivasi untuk lebih rajin belajar dan mulai memikirkan tujuan setelah lulus MTs. Ternyata banyak peluang yang bisa kita raih apabila kita mau berusaha dan memanfaatkan kesempatan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Yusuf dari kelas 9I menilai pengalaman Nibras memberikan gambaran bahwa keberhasilan membutuhkan proses panjang yang harus dijalani dengan penuh kesungguhan.

“Kisah Kak Nibras mengajarkan bahwa kita tidak boleh mudah puas dan harus terus mengembangkan kemampuan. Saya berharap suatu saat nanti juga bisa menjadi alumni yang membanggakan dan kembali memberikan inspirasi kepada adik-adik di Madtsansa,” tuturnya.

Melalui kegiatan Alumni Menginspirasi, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap terbangun hubungan positif antara alumni dan madrasah sekaligus tumbuh motivasi belajar, kepercayaan diri, serta karakter pantang menyerah pada diri murid. Kisah Muhammad Nibras Tsaqif menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju masa depan yang gemilang dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan dengan kesungguhan sejak bangku madrasah. (Fy)