
Banjarnegara — Dua murid MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa), Azfar Alfatih Novahir dari kelas 8J dan Noviana Tri Wijayanti dari kelas 8A Unggulan Riset, mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Digital Content pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan, Pengembangan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjarnegara tersebut berlangsung di Ruang Pangripta Mukti Bapperida Kabupaten Banjarnegara, Jalan Dipayuda Nomor 30 A.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta didik untuk memperluas wawasan mengenai pembuatan konten digital sekaligus mempersiapkan diri mengikuti kegiatan Field Trip Geopark Nasional Dieng. Madtsansa menugaskan Ardian Apriliana sebagai guru pendamping untuk mendampingi kedua murid selama mengikuti kegiatan tersebut.
Kehadiran Azfar dan Noviana merupakan bentuk partisipasi Madtsansa dalam mendukung pengembangan kompetensi peserta didik, khususnya dalam bidang literasi digital, kreativitas, dan pengenalan potensi daerah melalui media digital.
Wakil Kepala Urusan Hubungan Masyarakat MTs Negeri 1 Banjarnegara, Linara, menyampaikan bahwa keikutsertaan murid dalam kegiatan tersebut merupakan kesempatan berharga untuk belajar di luar lingkungan madrasah. Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuka peluang luas bagi generasi muda untuk menyampaikan informasi, mengembangkan gagasan, dan memperkenalkan potensi daerah secara kreatif.
“Kami menyambut baik kesempatan yang diberikan kepada murid Madtsansa untuk mengikuti sosialisasi dan pelatihan digital content ini. Kegiatan semacam ini penting agar murid tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif untuk menghasilkan konten yang informatif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Linara.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh Azfar dan Noviana dapat menjadi bekal untuk mengembangkan keterampilan komunikasi serta kemampuan mengolah informasi menjadi konten yang menarik. Selain itu, pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkuat kepedulian murid terhadap potensi lokal, termasuk kekayaan alam, budaya, dan geologi yang dimiliki kawasan Geopark Nasional Dieng.
Azfar Alfatih Novahir mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, pelatihan digital content merupakan kesempatan untuk mengenal lebih jauh proses pembuatan konten yang baik dan menarik. Ia berharap dapat memperoleh pengetahuan baru yang bisa diterapkan ketika mengikuti kegiatan lapangan maupun dalam aktivitas pembelajaran di madrasah.
“Saya senang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan ini. Saya ingin belajar bagaimana membuat konten digital yang menarik, tetapi juga memiliki informasi yang jelas dan bermanfaat. Semoga ilmu yang diperoleh nanti bisa saya praktikkan saat kegiatan Field Trip Geopark Nasional Dieng,” tutur Azfar.
Sementara itu, Noviana Tri Wijayanti dari kelas 8A Unggulan Riset juga menyambut positif kesempatan tersebut. Sebagai murid yang berada di kelas unggulan riset, ia berharap pelatihan ini dapat memperluas perspektifnya dalam menyajikan informasi dan hasil pengamatan melalui media digital.
“Menurut saya, kemampuan membuat konten digital sangat berguna bagi pelajar. Melalui konten, kita bisa membagikan informasi dan memperkenalkan sesuatu yang menarik kepada orang lain. Saya berharap kegiatan ini membantu saya lebih kreatif dalam menyampaikan informasi, terutama tentang potensi Geopark Nasional Dieng,” ujar Noviana.
Guru pendamping, Ardian Apriliana, turut mendukung keikutsertaan kedua murid tersebut. Ia berharap pengalaman belajar di luar madrasah dapat mendorong peserta didik untuk lebih aktif, percaya diri, dan mampu mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Menurutnya, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Kesempatan mengikuti kegiatan yang melibatkan berbagai unsur dan bidang keahlian dapat memperkaya pengalaman murid sekaligus melatih kemampuan mereka dalam menerima pengetahuan baru.
Sosialisasi dan Pelatihan Digital Content ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan kegiatan Field Trip Geopark Nasional Dieng yang melibatkan peserta dari sejumlah sekolah dan instansi di Kabupaten Banjarnegara. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memiliki bekal untuk mendukung penyampaian informasi mengenai potensi dan kekayaan kawasan geopark.
Keikutsertaan dua murid Madtsansa ini menjadi langkah positif dalam mendukung pembelajaran kontekstual dan penguatan literasi digital. Dengan pendampingan guru serta dukungan madrasah, Azfar dan Noviana diharapkan mampu menyerap pengetahuan secara optimal, mengembangkan kreativitas, dan menerapkan keterampilan digital secara bertanggung jawab.
Madtsansa terus mendorong peserta didik untuk memanfaatkan setiap kesempatan belajar sebagai sarana mengembangkan potensi diri. Melalui pengalaman seperti ini, murid diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, wawasan, dan kepedulian untuk berkontribusi positif bagi masyarakat serta memperkenalkan potensi Banjarnegara kepada khalayak yang lebih luas. (Fy)
