Tim Jumbara PMR Madya MTs Negeri 1 Banjarnegara Ikuti Latihan Gabungan

Banjarnegara — Tim Jumbara Palang Merah Remaja (PMR) Madya MTs Negeri 1 Banjarnegara mengikuti kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) Korps Relawan Remaja (KORDA) 1 Banjarnegara yang digelar di SMP Negeri 5 Banjarnegara, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan keterampilan anggota PMR dalam menghadapi berbagai materi kepalangmerahan sekaligus mempersiapkan diri menuju ajang Jumbara.

Kegiatan Latihan Gabungan tersebut diikuti oleh anggota PMR dari berbagai sekolah di wilayah Banjarnegara. Melalui kegiatan bersama ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar, berlatih, dan bertukar pengalaman dengan anggota PMR dari sekolah lain.

Sejumlah materi diberikan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga (PK), kepalangmerahan, Pendidikan Remaja Sebaya (PRS), Ayo Siaga Bencana, serta Vlog. Materi-materi tersebut dikemas dalam bentuk latihan dan aktivitas bersama sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga dapat mengembangkan keterampilan melalui praktik langsung.

Wakil Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara bidang Kesiswaan, Ikhsanudin, menyampaikan apresiasinya atas keikutsertaan tim PMR Madya Madtsansa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Latgab menjadi ruang penting bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan sekaligus membangun karakter kepedulian terhadap sesama.

“PMR bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter siswa. Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak belajar tentang kepedulian, kedisiplinan, kerja sama, keberanian, dan kesiapsiagaan. Kami berharap pengalaman yang mereka peroleh dapat menjadi bekal, baik untuk Jumbara maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Pembina PMR MTs Negeri 1 Banjarnegara, Erma Ratnaningrim, menjelaskan bahwa Latihan Gabungan memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi anggota PMR Madtsansa. Menurutnya, latihan bersama dengan peserta dari sekolah lain dapat meningkatkan kemampuan sekaligus melatih peserta untuk beradaptasi dalam situasi yang lebih beragam.

“Anak-anak tidak hanya belajar materi kepalangmerahan, tetapi juga belajar bagaimana berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan menyelesaikan tantangan bersama. Ini sangat penting sebagai bagian dari persiapan mereka menghadapi kegiatan Jumbara. Kami ingin mereka memiliki keterampilan yang baik sekaligus mental yang kuat,” jelas Erma.

Salah satu anggota tim Jumbara Madtsansa, Indira, siswi kelas 8A, mengaku senang dapat mengikuti Latihan Gabungan. Baginya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru karena dapat berlatih bersama anggota PMR dari sekolah lain.

“Senang sekali bisa mengikuti latihan gabungan karena kami bisa mendapatkan materi baru dan belajar dari teman-teman PMR sekolah lain. Latihannya juga membuat kami lebih percaya diri dan lebih siap untuk mengikuti kegiatan Jumbara,” ujar Indira.

Hal senada disampaikan Yusuf, anggota tim Jumbara dari kelas 8I. Ia menilai kegiatan tersebut membuat peserta semakin memahami pentingnya kerja sama dalam kegiatan PMR.

“Yang paling berkesan adalah ketika kami harus bekerja sama dalam latihan. Kami jadi tahu bahwa dalam PMR tidak bisa bekerja sendiri. Setiap anggota harus saling membantu dan memahami tugas masing-masing,” tutur Yusuf.

Keikutsertaan tim Jumbara PMR Madya MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam Latihan Gabungan diharapkan semakin memperkuat kesiapan peserta menghadapi berbagai tahapan menuju Jumbara. Selain meningkatkan kompetensi kepalangmerahan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan semangat persaudaraan, kepedulian sosial, kreativitas, serta kesiapsiagaan di kalangan peserta didik.

Bagi Madtsansa, keterlibatan dalam kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dari komitmen madrasah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk berkembang melalui pengalaman nyata. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang terus diasah, tim PMR Madya Madtsansa diharapkan mampu tampil optimal sekaligus membawa semangat kemanusiaan dalam setiap kegiatan yang diikuti. (Lin)