
Banjarnegara — Dua siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa) yang tergabung dalam Tim Jambore Daerah (Jamda) Madrasah Kabupaten Banjarnegara resmi dilepas untuk mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Daerah Madrasah yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Rama Shinta, Klaten. Pelepasan dilaksanakan pada Sabtu (1/8) di ruang tamu Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara.
Kedua siswa yang mewakili Madtsansa dalam kegiatan tersebut adalah Franto Fabian dan Raisa Kirana. Keduanya merupakan bagian dari kontingen Jambore Daerah Madrasah Kabupaten Banjarnegara yang akan mengikuti kegiatan selama empat hari, Minggu hingga Rabu (2–5/8).
Prosesi pelepasan dilakukan oleh Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, didampingi Pembina Pramuka Madtsansa, Ikhsanudin dan Yuliana Rahmanti. Dalam kesempatan tersebut, kepala madrasah memberikan pengarahan sekaligus motivasi kepada kedua peserta agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjaga nama baik madrasah.
H. Yatiman menyampaikan bahwa keikutsertaan siswa dalam Jambore Daerah merupakan kesempatan berharga untuk mengembangkan karakter, kemandirian, serta kemampuan bersosialisasi. Menurutnya, kegiatan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan sikap dan mental peserta didik.
“Jadikan kegiatan Jamda ini sebagai kesempatan untuk belajar, menambah pengalaman, membangun persaudaraan, dan mengembangkan kemandirian. Yang paling penting, jaga kesehatan, disiplin, patuhi arahan pembina, dan bawa nama baik Madtsansa serta Kabupaten Banjarnegara,” pesan H. Yatiman.
Ia juga berharap Franto dan Raisa mampu menunjukkan sikap terbaik selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, prestasi dalam sebuah kegiatan bukan semata-mata tentang memperoleh penghargaan, tetapi juga tentang bagaimana peserta mampu menunjukkan karakter positif dan memberikan kontribusi bagi tim.
“Di mana pun berada, tunjukkan bahwa siswa Madtsansa memiliki karakter yang baik, santun, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Semoga kalian dapat mengikuti kegiatan dengan lancar dan pulang membawa pengalaman yang berharga,” tambahnya.
Pembina Pramuka Madtsansa, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa persiapan kedua peserta telah dilakukan melalui beberapa tahapan pembinaan dan latihan. Menurutnya, kesiapan fisik dan mental menjadi bagian penting yang harus dimiliki peserta sebelum mengikuti kegiatan perkemahan.
“Jamda bukan hanya tentang mengikuti kegiatan di alam terbuka, tetapi juga bagaimana peserta mampu beradaptasi, bekerja sama, disiplin terhadap waktu, serta menyelesaikan berbagai tantangan yang diberikan. Kami berharap Franto dan Raisa dapat menjaga kekompakan dan selalu mengikuti instruksi pembina,” ungkap Ikhsanudin.
Hal senada disampaikan Pembina Pramuka Madtsansa, Yuliana Rahmanti. Ia berpesan agar kedua peserta senantiasa menjaga sikap, kesehatan, dan komunikasi selama berada di lokasi kegiatan.
“Kami berpesan agar anak-anak menjaga kesehatan, menjaga barang-barang pribadi, serta tetap saling membantu dengan anggota tim lainnya. Jangan lupa membawa semangat Madtsansa dan menunjukkan sikap yang baik selama kegiatan,” tutur Yuliana.
Franto Fabian menyampaikan rasa syukur sekaligus antusiasmenya dapat kembali mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan kepramukaan di tingkat daerah. Ia berharap pengalaman dalam Jamda kali ini dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan dirinya.
“Saya senang dan bersyukur mendapat kesempatan mengikuti Jamda. Saya ingin mendapatkan pengalaman baru, belajar bekerja sama dengan teman-teman dari madrasah lain, dan berusaha memberikan yang terbaik untuk Madtsansa dan Kabupaten Banjarnegara,” ujar Franto.
Sementara itu, Raisa Kirana mengaku siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan pengalaman yang berkesan sekaligus memperluas persahabatan.
“Saya akan berusaha mengikuti semua kegiatan dengan disiplin dan bertanggung jawab. Semoga selama Jamda saya bisa belajar banyak hal, mendapatkan teman baru, serta membawa nama baik Madtsansa,” kata Raisa.
Jambore Daerah Madrasah Kabupaten Banjarnegara di Bumi Perkemahan Rama Shinta, Klaten, diharapkan menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan keterampilan kepramukaan, kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan. Keberangkatan Franto dan Raisa sekaligus menjadi bentuk dukungan Madtsansa terhadap pengembangan potensi siswa melalui kegiatan kepramukaan.
Dengan doa dan dukungan dari keluarga besar Madtsansa, kedua peserta diharapkan mampu mengikuti seluruh rangkaian Jamda dengan penuh semangat, menjaga kesehatan, serta menunjukkan karakter positif sebagai siswa madrasah. Mereka juga diharapkan dapat membawa pulang pengalaman berharga yang dapat dibagikan kepada teman-teman di Madtsansa setelah kegiatan berakhir. (Fy)
