
Banjarnegara — Sebagai bagian dari upaya memberikan wawasan dan perencanaan finansial bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), MTs Negeri 1 Banjarnegara menggelar sosialisasi Program Pra Pensiun dari Bank Syariah Indonesia (BSI) S. Parman Banjarnegara, Sabtu (25/7). Kegiatan berlangsung di Laboratorium Komputer (Labkom) Madtsansa dan diikuti oleh hampir seluruh ASN Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 1 Banjarnegara.
Sosialisasi tersebut disampaikan oleh tim BSI yang terdiri atas Yusuf selaku Marketing Manager BSI Purwokerto, Rofik selaku Pimpinan BSI S. Parman Banjarnegara, serta Vena. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para GTK, khususnya ASN, untuk memperoleh pemahaman mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan menjelang masa pensiun, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan dan perencanaan kehidupan setelah purna tugas.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, masa pensiun merupakan fase kehidupan yang perlu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari, sehingga ASN tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki kesiapan secara finansial dan mental.
“Program Pra Pensiun ini menjadi kesempatan yang baik bagi Bapak dan Ibu GTK untuk mendapatkan informasi dan wawasan tentang apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki masa purna tugas. Perencanaan yang baik tentu akan membantu kita menjalani masa pensiun dengan lebih tenang dan produktif,” ungkap H. Yatiman.
Ia juga berharap para peserta dapat mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi sebanyak mungkin dari tim BSI.
Sementara itu, Yusuf, Marketing Manager BSI Purwokerto, menjelaskan bahwa Program Pra Pensiun dihadirkan sebagai bentuk edukasi dan pendampingan kepada ASN agar dapat mempersiapkan masa setelah aktif bekerja secara lebih terencana. Menurutnya, persiapan menghadapi pensiun tidak cukup hanya dilakukan ketika seseorang sudah mendekati batas usia pensiun.
“Persiapan pensiun sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Ada banyak aspek yang perlu diperhatikan, mulai dari perencanaan keuangan, pengelolaan kebutuhan keluarga, hingga bagaimana tetap produktif setelah memasuki masa purna tugas. Melalui sosialisasi ini kami ingin memberikan gambaran dan pilihan yang dapat dipertimbangkan oleh Bapak dan Ibu,” jelas Yusuf.
Hal senada disampaikan Rofik, Pimpinan BSI S. Parman Banjarnegara. Ia menuturkan bahwa masa pensiun hendaknya dipandang bukan sebagai akhir dari aktivitas, melainkan sebagai fase baru yang dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif dan produktif.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan manfaat bagi GTK Madtsansa. Masa pensiun adalah tahapan kehidupan yang pasti akan dihadapi, sehingga semakin baik persiapannya, semakin baik pula peluang untuk menjalani masa tersebut dengan nyaman dan penuh kebermanfaatan,” tutur Rofik.
Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan yang disampaikan oleh tim BSI. Berbagai informasi terkait persiapan finansial dan program yang ditawarkan menjadi perhatian GTK yang hadir.
Salah satu peserta, Hj. Tri Widayati, guru IPA Madtsansa, mengaku memperoleh wawasan baru melalui kegiatan tersebut. “Sosialisasi ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran kepada kami tentang pentingnya mempersiapkan masa pensiun sejak sekarang. Informasi yang disampaikan juga membuka wawasan bahwa persiapan finansial perlu direncanakan secara matang,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Muthowiyah, guru Fikih Madtsansa. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan perspektif baru mengenai pentingnya kesiapan menghadapi masa purna tugas. “Bagi kami, kegiatan seperti ini penting karena pensiun bukan sesuatu yang tiba-tiba. Ada proses yang harus dipersiapkan, termasuk bagaimana mengatur keuangan dan merencanakan kegiatan setelah tidak lagi aktif sebagai ASN,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi Program Pra Pensiun BSI tersebut berlangsung dalam suasana interaktif. Para GTK berkesempatan menyimak pemaparan sekaligus mendapatkan penjelasan secara langsung dari tim BSI mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan persiapan masa purna tugas.
Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap para ASN GTK semakin memiliki kesadaran untuk mempersiapkan masa depan secara matang. Dengan perencanaan yang baik, masa pensiun diharapkan dapat menjadi fase kehidupan yang tetap produktif, mandiri, nyaman, dan memberikan ruang bagi ASN untuk terus berkarya serta bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat. (Lin)
