
Banjarnegara — Peringatan Hari Anak Indonesia (HAI) Ke-42 Tahun 2026 di MTs Negeri 1 Banjarnegara berlangsung meriah, edukatif, dan penuh inspirasi pada Kamis (23/7). Seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di lingkungan madrasah berjalan lancar dengan melibatkan seluruh warga madrasah. Momentum tersebut menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengekspresikan cita-cita sekaligus menumbuhkan karakter positif sebagai generasi penerus bangsa.
Keunikan peringatan tahun ini tampak sejak pagi hari ketika seluruh murid mengenakan pakaian sesuai dress code yang telah ditetapkan oleh panitia dari Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), yaitu mengenakan busana sesuai profesi impian masing-masing. Suasana madrasah berubah menjadi lautan profesi yang beragam. Tampak murid mengenakan seragam dokter, polisi, polwan, tentara, politisi, dosen, guru, perawat, seniman, hingga berbagai profesi lainnya yang menjadi cita-cita mereka di masa depan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel peringatan Hari Anak Indonesia yang diikuti seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan. Selanjutnya, para murid mendapatkan motivasi dan penguatan karakter dari psikolog UPTD PPA RSUD Hj. Anna Lasmana Banjarnegara, Gones Saptowati. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, membangun rasa percaya diri, serta berani bermimpi dan berjuang meraih cita-cita.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba membuat hasta karya berbahan limbah plastik. Melalui kreativitas para peserta, berbagai jenis sampah plastik disulap menjadi karya yang menarik dan bernilai guna. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk implementasi kepedulian terhadap lingkungan serta penguatan budaya Adiwiyata di Madtsansa.
Peringatan Hari Anak Indonesia ditutup dengan penampilan spesial dari grup band Little Harmony, yang salah satu personelnya merupakan alumni MTs Negeri 1 Banjarnegara. Penampilan tersebut berhasil menghibur seluruh warga madrasah dan menambah semarak suasana hingga akhir kegiatan.
Wakil Kepala Urusan Kesiswaan MTs Negeri 1 Banjarnegara, Ikhsanudin, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Anak Indonesia tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga wahana pembelajaran karakter yang menyenangkan.
“Melalui berbagai rangkaian kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi anak-anak. Mengenakan pakaian sesuai cita-cita merupakan simbol bahwa setiap anak memiliki mimpi yang harus dihargai dan didukung. Kami berharap mereka semakin percaya diri, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta terus mengembangkan potensi terbaiknya,” ujar Ikhsanudin.
Ketua panitia yang juga Ketua OSIM MTs Negeri 1 Banjarnegara, Tessa, yang pada kesempatan tersebut mengenakan pakaian dokter, mengaku bangga melihat antusiasme seluruh peserta.
“Sejak proses persiapan hingga pelaksanaan, teman-teman OSIM berusaha menghadirkan kegiatan yang berkesan. Dress code profesi menjadi salah satu cara agar semua siswa berani menunjukkan cita-citanya. Saya sendiri memilih mengenakan pakaian dokter karena bercita-cita dapat mengabdi di bidang kesehatan. Semoga kegiatan ini membuat semua siswa semakin yakin untuk terus mengejar impiannya,” tuturnya.
Semangat yang sama juga dirasakan oleh siswa kelas VII, Haikal, yang tampil mengenakan pakaian politisi. Menurutnya, mengenakan pakaian sesuai cita-cita memberikan pengalaman yang berbeda sekaligus menjadi motivasi untuk belajar lebih giat.
“Saya ingin menjadi seorang politisi yang dapat memperjuangkan kepentingan masyarakat. Hari ini saya merasa bangga bisa mengenakan pakaian yang menggambarkan cita-cita saya. Semoga suatu hari nanti impian itu benar-benar terwujud,” ungkap Haikal.
Sementara itu, siswi kelas VIII, Zelena, yang mengenakan pakaian perawat, mengatakan bahwa kegiatan tersebut membuat dirinya semakin yakin untuk menekuni profesi di bidang kesehatan.
“Saya ingin menjadi perawat karena ingin membantu orang-orang yang sedang sakit. Selain mendapatkan pengalaman yang menyenangkan, kami juga belajar tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, peduli lingkungan, dan menghargai cita-cita setiap orang,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh siswi kelas IX, Icha, yang mengenakan seragam Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Ia mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang penuh makna tersebut.
“Menjadi Kowad adalah cita-cita saya sejak kecil karena ingin mengabdi kepada bangsa dan negara. Kegiatan Hari Anak Indonesia ini membuat saya semakin percaya diri untuk terus belajar dan mempersiapkan diri meraih impian tersebut. Saya juga senang bisa melihat teman-teman memakai berbagai profesi yang berbeda-beda,” ujar Icha.
Melalui peringatan Hari Anak Indonesia Ke-42 Tahun 2026, MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, inspiratif, kreatif, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. Beragam kegiatan yang dikemas secara edukatif diharapkan mampu menanamkan semangat bermimpi, berkarya, peduli terhadap lingkungan, serta mempersiapkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan siap menyongsong masa depan. (Lin)
