Tiga Guru MTs Negeri 1 Banjarnegara Ikuti Penguatan Kapasitas Pengurus PGRI Bersama Ketua PGRI Jawa Tengah

Banjarnegara — Komitmen MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam mendukung penguatan organisasi profesi guru kembali diwujudkan melalui keikutsertaan tiga guru dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus (PKP) yang diselenggarakan Pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara pada Rabu (22/7) di Aula Rumah Guru Banjarnegara. Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr. Muhdi, beserta jajaran pengurus provinsi sebagai narasumber utama.

Tiga guru MTs Negeri 1 Banjarnegara yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Hj. Yuniyati, Pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara Bidang Perempuan PGRI, Linara, Pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara Bidang Advokasi Perlindungan dan Ketenagakerjaan (APKS), serta Hj. Asih Wijayanti, Bendahara PGRI Cabang Banjarnegara.

Kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus merupakan tindak lanjut dari program PGRI Provinsi Jawa Tengah yang bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola organisasi, serta meningkatkan profesionalisme para pengurus PGRI di tingkat kabupaten maupun cabang. Berdasarkan undangan resmi Pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh pengurus Badan Pimpinan Organisasi (BPO) serta Perangkat Kelengkapan Organisasi (PKO) PGRI Kabupaten Banjarnegara.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhdi menyampaikan berbagai penguatan mengenai peran strategis PGRI sebagai organisasi profesi yang tidak hanya memperjuangkan kesejahteraan guru, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan organisasi, penguatan tata kelola kelembagaan, hingga optimalisasi peran setiap perangkat organisasi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada para guru Madtsansa untuk menjadi bagian dari kepengurusan PGRI Kabupaten maupun Cabang Banjarnegara.

“Kami merasa bangga karena guru-guru MTs Negeri 1 Banjarnegara diberi amanah untuk berkontribusi dalam organisasi profesi guru. Keikutsertaan mereka dalam Penguatan Kapasitas Pengurus menjadi bekal penting agar mampu menjalankan tugas organisasi secara profesional sekaligus membawa manfaat bagi pengembangan kualitas pendidikan di madrasah maupun di Kabupaten Banjarnegara,” ungkap H. Yatiman.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan tersebut akan menjadi modal berharga dalam membangun budaya kolaborasi, kepemimpinan, serta peningkatan kompetensi guru di lingkungan MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Hj. Yuniyati mengaku memperoleh banyak wawasan baru, khususnya mengenai penguatan peran perempuan dalam organisasi profesi guru.

“Melalui kegiatan ini kami semakin memahami bagaimana organisasi harus dikelola secara profesional, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan anggota. Bidang Perempuan PGRI memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan guru perempuan agar semakin aktif berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu, Linara menyampaikan bahwa materi yang diberikan semakin memperkuat pemahaman mengenai fungsi Bidang Advokasi Perlindungan dan Ketenagakerjaan (APKS) dalam memberikan pendampingan kepada anggota PGRI.

“Penguatan kapasitas ini menjadi bekal yang sangat penting. Kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai advokasi, perlindungan profesi guru, serta pentingnya membangun komunikasi organisasi yang efektif. Harapannya, kami dapat menjalankan amanah organisasi dengan lebih optimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi anggota,” jelasnya.

Senada dengan itu, Hj. Asih Wijayanti menilai kegiatan tersebut memberikan penguatan terhadap tata kelola organisasi, khususnya dalam aspek administrasi dan pengelolaan keuangan.

“Sebagai bendahara cabang, saya mendapatkan banyak pembelajaran mengenai pentingnya akuntabilitas, transparansi, serta pengelolaan administrasi organisasi yang tertib. Hal ini akan menjadi pedoman dalam menjalankan amanah agar organisasi semakin dipercaya oleh seluruh anggota,” ujarnya.

Melalui keikutsertaan tiga guru dalam Penguatan Kapasitas Pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara, MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru, baik di lingkungan madrasah maupun dalam organisasi profesi. Diharapkan ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas layanan organisasi, serta mendukung terwujudnya pendidikan yang semakin bermutu di Kabupaten Banjarnegara. (Lin)