
Banjarnegara — Dua siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa), Franto Fabian Ihza Al Fatih dan Raisa Kirana Maheswari, kembali menunjukkan kiprahnya dalam Gerakan Pramuka dengan mengikuti Training Center (TC) II Jambore Madrasah Tsanawiyah Tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banjarnegara tersebut berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (14–16/7), bertempat di Sanggar Pramuka Kwartir Cabang Banjarnegara. Pelaksanaan TC II ini merupakan bagian dari tahapan pemantapan peserta sebelum mengikuti Jambore Daerah Madrasah Tsanawiyah Tahun 2026.
Kegiatan Training Center II diikuti oleh seluruh calon kontingen Kwartir Cabang Banjarnegara yang telah lolos seleksi dari berbagai madrasah tsanawiyah. Dari MTs Negeri 1 Banjarnegara, Franto Fabian mewakili kontingen putra, sedangkan Raisa Kirana Maheswari menjadi wakil kontingen putri. Selama tiga hari, para peserta mendapatkan pembinaan intensif, penguatan keterampilan kepramukaan, peningkatan kedisiplinan, kerja sama tim, serta pembekalan mental sebagai persiapan menghadapi berbagai agenda dan perlombaan dalam Jambore Daerah mendatang.
Pembina Pramuka MTs Negeri 1 Banjarnegara, Ikhsanudin, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas terpilihnya dua peserta Madtsansa dalam kontingen resmi Kwartir Cabang Banjarnegara. Menurutnya, kesempatan mengikuti TC II merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi peserta karena mereka memperoleh pembinaan langsung dari para pelatih yang kompeten.
“Keikutsertaan Franto Fabian dan Raisa Kirana pada Training Center II merupakan hasil dari proses pembinaan Pramuka yang telah dilakukan secara berkelanjutan di Madtsansa. Kami berharap mereka dapat menyerap seluruh materi yang diberikan, meningkatkan keterampilan, memperkuat karakter kepemimpinan, serta membawa nama baik madrasah ketika mengikuti Jambore Daerah nanti. Yang tidak kalah penting adalah mereka mampu menjadi teladan bagi teman-temannya setelah kembali ke madrasah,” ujar Ikhsanudin.
Senada dengan hal tersebut, Pembina Pramuka Madtsansa Yuliana Rahmanti menyampaikan bahwa TC II bukan sekadar latihan teknis kepramukaan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda yang tangguh, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
“Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membentuk pribadi-pribadi Pramuka yang siap menghadapi tantangan di lapangan. Kami melihat Franto dan Raisa memiliki semangat belajar yang tinggi. Semoga pengalaman selama Training Center mampu meningkatkan rasa percaya diri, memperluas wawasan, serta mempererat persaudaraan dengan peserta dari madrasah lain di Banjarnegara,” tutur Yuliana.
Sementara itu, Franto Fabian Ihza Al Fatih mengaku sangat bersyukur mendapatkan kesempatan menjadi bagian dari kontingen Jambore Daerah. Baginya, mengikuti Training Center II merupakan pengalaman yang menambah ilmu sekaligus mengasah kemampuan bekerja sama dalam tim.
“Saya merasa bangga bisa mewakili MTs Negeri 1 Banjarnegara. Selama TC II kami belajar banyak hal, mulai dari keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, hingga pentingnya komunikasi dan kerja sama. Saya akan berusaha memberikan penampilan terbaik saat Jambore Daerah nanti serta menjaga nama baik Madtsansa,” ungkap Franto.
Hal serupa disampaikan oleh Raisa Kirana Maheswari. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama mengikuti pembinaan. Selain meningkatkan kemampuan kepramukaan, kegiatan tersebut juga memperluas jaringan pertemanan dengan peserta dari berbagai madrasah di Kabupaten Banjarnegara.
“Training Center II memberikan pengalaman yang sangat berkesan. Kami belajar untuk lebih disiplin, mandiri, dan saling mendukung dalam tim. Saya juga mendapatkan banyak teman baru serta motivasi untuk terus berkembang. Insyaallah saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar dapat memberikan hasil terbaik bagi kontingen Banjarnegara dan mengharumkan nama MTs Negeri 1 Banjarnegara,” kata Raisa.
Training Center II dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai dengan peserta mengenakan seragam Pramuka serta membawa berbagai perlengkapan yang telah ditentukan panitia sebagai bekal selama pelatihan. Materi yang diberikan mencakup pembinaan karakter, penguatan scouting skills, kesiapan fisik dan mental, hingga berbagai simulasi kegiatan jambore yang akan dihadapi peserta nantinya.
Melalui keikutsertaan Franto Fabian dan Raisa Kirana dalam Training Center II, MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka. Besar harapan seluruh keluarga besar Madtsansa agar kedua peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian persiapan dengan optimal dan tampil membanggakan pada Jambore Daerah Madrasah Tsanawiyah Tahun 2026 sebagai duta terbaik madrasah sekaligus kontingen Kwartir Cabang Banjarnegara. (Fy)
