Siap Berlaga di OBA 2026, Siswa MTsN 1 Banjarnegara Antusias Ikuti Simulasi

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara menunjukkan kesiapan penuh dalam menghadapi Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 melalui kegiatan simulasi berbasis komputer yang dilaksanakan pada Kamis (7/5) di laboratorium komputer madrasah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pemantapan teknis sekaligus penguatan kemampuan akademik peserta sebelum mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.

Simulasi diikuti oleh seluruh siswa peserta OBA, yakni Qori, Fathiya, Naufal, Daffa, Nicky, dan Zaura. Mereka didampingi langsung oleh dua pembimbing OBA, Musfiatul Muniroh dan Ma’arif Gunawan. Sejak pagi, suasana laboratorium komputer tampak penuh semangat. Para peserta terlihat serius mengerjakan latihan soal berbasis digital sambil sesekali berdiskusi dengan pembimbing mengenai strategi pengerjaan soal bahasa Arab.

Kegiatan simulasi dirancang menyerupai pelaksanaan lomba sesungguhnya. Para siswa mengerjakan soal melalui komputer dengan waktu terbatas sehingga mereka tidak hanya berlatih kemampuan bahasa Arab, tetapi juga membiasakan diri dengan sistem Computer Based Test (CBT). Dengan demikian, siswa diharapkan lebih siap menghadapi kompetisi tanpa mengalami kendala teknis saat pelaksanaan OBA nanti.

Pembimbing OBA, Musfiatul Muniroh menyampaikan bahwa simulasi menjadi langkah penting untuk mengukur kesiapan siswa sekaligus melatih ketelitian mereka dalam menjawab soal. Menurutnya, kemampuan bahasa Arab yang baik harus diimbangi dengan kesiapan mental dan penguasaan sistem ujian digital.

“Anak-anak sebenarnya memiliki kemampuan yang sangat baik. Melalui simulasi ini kami ingin memastikan mereka semakin percaya diri, terbiasa dengan model soal, serta mampu mengatur waktu dengan efektif ketika lomba berlangsung,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa para peserta menunjukkan perkembangan yang positif selama masa pembinaan. Semangat belajar dan kedisiplinan siswa menjadi modal besar untuk meraih hasil terbaik dalam ajang OBA tahun ini.

Hal senada disampaikan pembimbing lainnya, Ma’arif Gunawan. Ia menjelaskan bahwa latihan intensif terus dilakukan beberapa pekan terakhir, mulai dari penguatan mufradat, pemahaman qawaid, hingga latihan soal-soal olimpiade tingkat nasional.

“Simulasi ini bukan sekadar latihan teknis, tetapi juga sarana evaluasi. Dari sini kami bisa melihat bagian mana yang masih perlu diperkuat. Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias dan cepat beradaptasi,” katanya.

Menurut Ma’arif, OBA bukan hanya ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap bahasa Arab sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan bahasa Al-Qur’an. Oleh sebab itu, pembinaan dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan agar siswa tetap termotivasi.

Salah satu peserta, Qori, mengaku senang mengikuti simulasi tersebut karena dapat mengetahui suasana lomba yang sebenarnya. Ia merasa lebih siap setelah mencoba mengerjakan soal dengan sistem komputer.

“Simulasi ini sangat membantu karena kami jadi tahu cara mengatur waktu dan lebih teliti saat menjawab soal. Saya juga jadi lebih percaya diri menghadapi OBA nanti,” ungkapnya.

Peserta lainnya, Fathiya, mengatakan bahwa latihan bersama pembimbing membuat dirinya semakin termotivasi untuk belajar bahasa Arab lebih mendalam. Ia berharap dapat memberikan hasil terbaik bagi madrasah.

“Kami terus belajar dan berlatih bersama. Soalnya memang menantang, tetapi pembimbing selalu memberi arahan dan semangat sehingga kami semakin siap,” tuturnya.

Sementara itu, Naufal mengaku simulasi membantu dirinya memahami pola soal yang sering muncul dalam olimpiade. Ia optimistis tim OBA MTs Negeri 1 Banjarnegara mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah.

“Kami ingin memberikan prestasi terbaik untuk madrasah. Semoga nanti bisa tampil maksimal dan membawa kebanggaan bagi MTs Negeri 1 Banjarnegara,” katanya penuh semangat.

Kegiatan simulasi berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Dengan persiapan matang melalui pembinaan intensif dan simulasi berbasis komputer ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara optimistis mampu meraih prestasi membanggakan dalam Olimpiade Bahasa Arab ke-9 tahun 2026. (Fy)