Ujian Praktik MTs Negeri 1 Banjarnegara: Uji Keterampilan dan Spirit Keagamaan Siswa Kelas IX

Banjarnegara — Kegiatan ujian praktik bagi siswa kelas IX MTs Negeri 1 Banjarnegara resmi dilaksanakan mulai hari Kamis hingga Senin, tanggal 16 sampai dengan 20 April. Ujian ini menjadi bagian penting dari rangkaian evaluasi akhir bagi siswa sebelum menyelesaikan jenjang pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah. Berbagai mata pelajaran diujikan secara praktik guna mengukur kemampuan siswa secara langsung, khususnya pada aspek keterampilan.

Adapun mata pelajaran yang diujikan dalam kegiatan ini meliputi olahraga dan keagamaan. Untuk mata pelajaran olahraga, siswa diuji melalui praktik permainan bola voli dan bola basket. Sementara itu, pada mata pelajaran keagamaan, ujian meliputi praktik fiqih seperti wudu dan salat jenazah, serta pemahaman dalam mata pelajaran Al-Qur’an Hadits. Pelaksanaan ujian praktik keagamaan dilakukan di Masjid Darul Ulum, sedangkan untuk kegiatan lainnya berlangsung di kelas masing-masing dan lapangan madrasah.

Wakil Kepala Urusan Kurikulum, Hj. Yuniyati, menyampaikan bahwa ujian praktik ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata terhadap kompetensi siswa. “Ujian praktik ini tidak hanya menilai aspek pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan sikap siswa dalam menerapkan apa yang telah dipelajari selama ini. Kami berharap siswa dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan ujian telah dirancang dengan matang agar berjalan tertib dan lancar. Para guru penguji telah diberi panduan penilaian yang jelas sehingga proses evaluasi dapat berlangsung objektif dan terukur.

Salah satu penguji olahraga, Nurwachidin Supriyatno, menjelaskan bahwa dalam ujian praktik olahraga, siswa dinilai dari teknik dasar permainan bola voli dan bola basket.

“Dalam permainan bola voli dan bola basket, kami menilai kemampuan servis, dribble dan shooting.” jelasnya.

Menurutnya, sebagian besar siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti ujian praktik olahraga. Hal ini terlihat dari semangat mereka saat bermain dan berusaha menampilkan performa terbaik.

Sementara itu, penguji keagamaan, Hj. Kun Hidayati, menuturkan bahwa ujian praktik fiqih difokuskan pada ketepatan tata cara ibadah. “Untuk praktik wudu dan salat jenazah, kami menilai kesesuaian dengan rukun dan syarat yang telah diajarkan. Selain itu, pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits, siswa juga diuji dalam membaca dan memahami ayat serta hadis,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa pemahaman keagamaan sangat penting sebagai bekal kehidupan siswa di masa mendatang. Oleh karena itu, ujian praktik ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keislaman dalam diri siswa.

Salah satu peserta ujian dari kelas IX J, Abiza, mengaku telah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi ujian praktik ini. “Saya belajar dan berlatih sejak beberapa hari sebelumnya, terutama untuk praktik salat jenazah. Alhamdulillah, saat ujian saya merasa cukup percaya diri,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Jelita, siswa kelas IX D. Ia mengungkapkan bahwa ujian praktik olahraga menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. “Saya merasa senang karena bisa bermain bersama teman-teman, meskipun tetap ada rasa tegang karena dinilai. Tapi ini menjadi pengalaman yang berkesan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan ujian praktik di MTs Negeri 1 Banjarnegara berjalan dengan lancar dan tertib. Dukungan dari seluruh pihak, baik guru maupun siswa, menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan melalui ujian praktik ini, siswa tidak hanya memperoleh nilai akademik yang baik, tetapi juga memiliki keterampilan dan karakter yang kuat sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (Lin)