MTs Negeri 1 Banjarnegara Resmi Jalin Kerja Sama dengan SPPG Semampir 2 untuk Program MBG

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara secara resmi menjalin kerja sama dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banjarnegara Semampir 2 dalam rangka pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama (SPKS) yang dilaksanakan pada Rabu (28/1) di ruang tamu kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara.

Penandatanganan perjanjian ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program pemerintah terkait pemenuhan gizi peserta didik. Melalui kerja sama tersebut, MTs Negeri 1 Banjarnegara bersama SPPG Semampir 2 berkomitmen untuk bersinergi dalam penyaluran, pengelolaan, serta pengawasan paket Makan Bergizi Gratis yang akan mulai dilaksanakan pada 2 Februari 2026.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan bahwa program MBG memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan dan kualitas belajar peserta didik. Menurutnya, kecukupan gizi merupakan salah satu faktor penunjang utama dalam proses pembelajaran di madrasah.

“Alhamdulillah, melalui kerja sama ini kami berharap program MBG dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Pemenuhan gizi yang seimbang akan berdampak langsung pada kesehatan, konsentrasi, serta semangat belajar peserta didik. Madrasah siap mendukung dan mengawal pelaksanaan program ini secara optimal,” ujar H. Yatiman.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa MTs Negeri 1 Banjarnegara akan berperan aktif dalam koordinasi pelaksanaan di lapangan, termasuk memastikan distribusi paket makanan berjalan sesuai prosedur dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala SPPG Banjarnegara Semampir 2, Firgia, menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan layanan terbaik dalam penyediaan Makan Bergizi Gratis bagi peserta didik MTs Negeri 1 Banjarnegara. Ia menekankan pentingnya standar mutu dan keamanan pangan dalam setiap tahapan pelaksanaan program.

“Kami berkomitmen untuk menyediakan makanan bergizi sesuai standar yang telah ditetapkan. Mulai dari proses pengolahan, distribusi, hingga pengawasan mutu akan kami laksanakan secara ketat. Sinergi dengan pihak madrasah menjadi kunci agar program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik,” tutur Firgia.

Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, menambahkan bahwa program MBG diharapkan tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik peserta didik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kebiasaan hidup sehat. Menurutnya, peserta didik akan mendapatkan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang melalui program ini.

“Kami akan mendampingi peserta didik agar terbiasa mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Selain itu, program ini juga menjadi sarana edukasi gizi yang terintegrasi dengan pembinaan kesiswaan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara menyeluruh,” jelas Ikhsanudin.

Dari sisi tata kelola administrasi, Kepala Tata Usaha MTs Negeri 1 Banjarnegara, Aida Wachdah Hikmawati, menyampaikan bahwa pihak tata usaha siap mendukung kelancaran administrasi dan koordinasi teknis pelaksanaan kerja sama. Ia menekankan pentingnya pencatatan dan pelaporan yang tertib sebagai bagian dari akuntabilitas program.

“Kami memastikan seluruh administrasi kerja sama, mulai dari pendataan hingga pelaporan pelaksanaan program MBG, dapat berjalan dengan tertib dan transparan. Hal ini penting agar program dapat dievaluasi dan terus ditingkatkan ke depannya,” ungkap Aida.

Dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara dan SPPG Semampir 2 berharap program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lancar, berkesinambungan, serta memberikan dampak positif bagi kesehatan dan prestasi belajar peserta didik. Kerja sama ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Fy)