Seminar Mini Strategi Belajar Efektif Bekali Murid Kelas 8 Madtsansa Raih Prestasi

Banjarnegara — Salah satu bentuk implementasi program Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) di MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali diwujudkan melalui kegiatan seminar mini bertema “Strategi Belajar Efektif” bagi murid kelas 8. Kegiatan yang menghadirkan tim dari Bimbingan Belajar Neutron Banjarnegara tersebut dilaksanakan pada Jumat (29/8) di ruang kelas masing-masing.

Seminar mini ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membekali murid dengan keterampilan belajar yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademik, tetapi juga pada kemampuan mengatur waktu, membangun kebiasaan belajar positif, serta menemukan strategi yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masing-masing.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Tim Bimbingan Belajar Neutron Banjarnegara memberikan berbagai materi dan tips praktis yang dapat diterapkan murid dalam kegiatan belajar sehari-hari. Murid juga diajak memahami pentingnya menetapkan tujuan belajar, mengatur waktu secara efektif, menjaga konsentrasi, serta membangun motivasi agar proses belajar dapat berlangsung secara lebih menyenangkan dan optimal.

Wakil Kepala Urusan Kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj Yuniyati, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen madrasah untuk menghadirkan pembelajaran yang mendukung perkembangan murid secara menyeluruh.

“Belajar efektif tidak hanya tentang berapa lama seorang murid belajar, tetapi bagaimana waktu yang dimiliki dapat digunakan dengan strategi yang tepat. Melalui kegiatan ini, kami ingin murid memiliki bekal untuk mengenali cara belajar yang sesuai dengan dirinya, mampu mengelola waktu, dan memiliki motivasi untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Menurutnya, keterampilan belajar merupakan salah satu modal penting bagi murid dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan. Kebiasaan belajar yang baik, apabila dibangun sejak dini, diharapkan dapat membantu murid menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya.

Sementara itu, salah satu tim Bimbingan Belajar Neutron Banjarnegara, Zahra Istiqomah, menjelaskan bahwa strategi belajar efektif perlu disesuaikan dengan kondisi dan karakter masing-masing murid. Tidak semua murid memiliki cara belajar yang sama sehingga diperlukan kemampuan untuk menemukan metode yang paling nyaman dan produktif.

“Yang paling penting adalah murid memahami bahwa belajar bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Mereka perlu memiliki target, membuat jadwal belajar, menghindari kebiasaan menunda, dan memahami materi secara bertahap. Dengan strategi yang tepat, belajar akan terasa lebih ringan dan hasilnya juga bisa lebih maksimal,” jelas Zahra.

Antusiasme murid terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti pemaparan materi dengan perhatian dan turut berpartisipasi dalam sesi interaksi yang diberikan oleh tim Neutron. Berbagai pengalaman belajar yang selama ini mereka jalani menjadi bahan refleksi untuk kemudian diperbaiki melalui strategi yang lebih terarah.

Salah seorang murid kelas 8, Nizam, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari seminar tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan pemahaman bahwa belajar tidak harus dilakukan secara berlebihan, tetapi membutuhkan pengaturan waktu dan metode yang tepat.

“Selama ini saya terkadang masih kesulitan membagi waktu antara belajar dan kegiatan lainnya. Dari seminar ini saya mendapat tips untuk membuat jadwal dan menentukan prioritas. Saya ingin mencoba menerapkannya agar belajar menjadi lebih teratur,” ujar Nizam.

Hal senada disampaikan Zakka, murid kelas 8 lainnya. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan motivasi untuk memperbaiki kebiasaan belajar.

“Materinya mudah dipahami dan banyak tips yang bisa langsung dipraktikkan. Saya jadi lebih termotivasi untuk belajar dengan target yang jelas dan tidak menunda-nunda pekerjaan,” katanya.

Melalui seminar mini Strategi Belajar Efektif ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap murid kelas 8 semakin mampu mengembangkan kemandirian dalam belajar. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah nyata madrasah dalam membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, gemar belajar, dan siap meraih prestasi sesuai semangat Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. (Fy)