Madtsansa Bagikan Ijazah Alumni Tahun Ajaran 2025/2026, Awali dengan Parenting untuk Orang Tua

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara atau Madtsansa melaksanakan kegiatan pembagian ijazah alumni Tahun Ajaran 2025/2026 kepada orang tua/wali murid pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini dikemas dalam dua agenda utama, yakni parenting bersama pengurus Komite Madtsansa di Masjid Darul Ulum dan penyerahan ijazah oleh wali kelas masing-masing di lapangan indoor.

Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi untuk memastikan proses berjalan tertib dan terorganisasi. Sesi pertama diikuti orang tua/wali murid kelas IX A hingga IX E, sedangkan sesi kedua diperuntukkan bagi kelas IX F hingga IX J. Setiap sesi diawali dengan kegiatan parenting sebelum dilanjutkan dengan pengambilan ijazah.

Kegiatan parenting sesi pertama berlangsung pukul 07.30–08.15 WIB di Masjid Darul Ulum, kemudian dilanjutkan penyerahan ijazah pukul 08.15–09.30 WIB di lapangan indoor. Sementara itu, sesi kedua dimulai dengan parenting pukul 09.30–10.15 WIB dan dilanjutkan pengambilan ijazah pukul 10.15–11.30 WIB.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan bahwa penyerahan ijazah merupakan salah satu tahapan penting setelah para murid menyelesaikan pendidikan di madrasah. Ijazah bukan sekadar dokumen resmi yang menandai kelulusan, melainkan juga bukti perjalanan belajar, perjuangan, serta dukungan berbagai pihak selama menempuh pendidikan.

“Alhamdulillah, para murid Tahun Ajaran 2025/2026 telah menyelesaikan pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kami berharap ijazah yang diterima dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Semoga ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai karakter yang telah ditanamkan selama di madrasah senantiasa menjadi pegangan dalam kehidupan mereka,” ungkapnya.

H. Yatiman juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak-anak setelah lulus dari madrasah. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh perhatian, keteladanan, dan dukungan keluarga.

Sementara itu, Ketua Komite Madtsansa, H. Sumarna, menyampaikan bahwa kegiatan parenting menjadi bagian penting dalam rangkaian pembagian ijazah. Melalui kegiatan tersebut, orang tua diharapkan memperoleh penguatan mengenai peran keluarga dalam menjaga keberlanjutan pendidikan dan perkembangan karakter anak.

“Momentum pengambilan ijazah ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai penerimaan dokumen kelulusan. Lebih dari itu, ini menjadi kesempatan bagi orang tua untuk kembali menguatkan komitmen dalam mendampingi anak-anak menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya. Sinergi antara madrasah dan keluarga harus terus dijaga agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak baik, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Menurut H. Sumarna, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak perlu terus dibangun, terutama ketika anak memasuki lingkungan pendidikan yang baru. Pendampingan yang penuh perhatian diharapkan mampu membantu mereka beradaptasi, menentukan pilihan, serta menjaga semangat belajar.

Salah satu wali kelas IX A, Radiono, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas tuntasnya proses pendidikan para murid yang selama ini didampinginya. Baginya, penyerahan ijazah menjadi momen yang mengingatkan kembali pada perjalanan panjang murid selama belajar, berinteraksi, dan membangun kedisiplinan di madrasah.

“Setiap murid memiliki perjalanan dan cerita masing-masing. Kami sebagai wali kelas tentu berharap mereka dapat melanjutkan pendidikan dengan semangat yang lebih besar, tetap menjaga sopan santun, serta mengamalkan nilai-nilai baik yang telah dipelajari. Semoga mereka mampu meraih cita-cita dan membanggakan orang tua,” ujar Radiono.

Ia juga berharap hubungan silaturahmi antara alumni dan madrasah tetap terjalin meskipun para murid telah menyelesaikan pendidikan formal di Madtsansa.

Apresiasi turut disampaikan Eliana, salah satu orang tua/wali murid alumni. Ia menyambut baik pelaksanaan pembagian ijazah yang diawali dengan kegiatan parenting karena memberikan ruang bagi orang tua untuk kembali mengingat pentingnya keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak.

“Alhamdulillah, kami bersyukur anak-anak telah menyelesaikan pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara. Terima kasih kepada seluruh guru yang telah membimbing dan mendidik mereka. Semoga bekal ilmu dan pengalaman selama di madrasah bermanfaat untuk masa depan anak-anak kami. Kegiatan parenting juga menjadi pengingat bagi kami sebagai orang tua untuk terus mendampingi mereka, terutama dalam melanjutkan pendidikan,” ungkap Eliana.

Melalui kegiatan ini, Madtsansa tidak hanya menuntaskan pelayanan administrasi kelulusan, tetapi juga memperkuat hubungan antara madrasah, komite, dan orang tua/wali murid. Penyerahan ijazah diharapkan menjadi awal perjalanan baru bagi para alumni untuk melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensi, serta menjaga nama baik almamater.

Dengan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, Madtsansa berharap para alumni Tahun Ajaran 2025/2026 tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Lin)