
Banjarnegara — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara. Muhammad Daffa Al Fahrezi, siswa kelas 8C, berhasil meraih Medali Perunggu sekaligus lolos dari Babak Penyisihan Competition of Mathematics (COMMATH) XIV UIN Walisongo Semarang Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi bukti semangat, kemampuan, dan ketekunan Daffa dalam mengembangkan kompetensi di bidang matematika.
COMMATH XIV merupakan kompetisi matematika yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang. Berdasarkan rangkaian kegiatan yang tercantum dalam informasi lomba, kompetisi ini diikuti oleh peserta didik dari jenjang SD/MI sederajat, MTs/SMP Islam sederajat, serta MA/SMA Islam sederajat. Pelaksanaannya berlangsung melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, babak penyisihan, hingga tahapan berikutnya yang mengarah menuju grandfinal.
Pada 17 September 2026, Daffa mengikuti Babak Penyisihan yang dilaksanakan secara daring (online). Dalam tahapan tersebut, peserta berkompetisi mengerjakan soal-soal matematika sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Persaingan yang diikuti peserta dari berbagai sekolah dan madrasah menuntut kemampuan berpikir logis, ketelitian, kecepatan, serta strategi dalam menyelesaikan persoalan matematika.
Dari hasil Babak Penyisihan tersebut, Daffa berhasil memperoleh Medali Perunggu. Tidak hanya mendapatkan penghargaan, hasil tersebut sekaligus memastikan Daffa lolos ke babak selanjutnya dalam rangkaian COMMATH XIV. Kelolosan ini menjadi pencapaian penting sekaligus pengalaman berharga bagi Daffa untuk kembali mengasah kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi tahapan kompetisi berikutnya.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Daffa. “Kami bersyukur dan bangga atas capaian Muhammad Daffa Al Fahrezi dalam Babak Penyisihan COMMATH XIV. Medali Perunggu yang diraih sekaligus kelolosannya ke tahap berikutnya menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu berprestasi melalui kerja keras dan ketekunan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Daffa untuk terus berkembang dan bagi siswa lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Hj. Yuniyati selaku Waka Kurikulum. “Prestasi Daffa menjadi bagian dari semangat madrasah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi akademiknya. Kami berharap pencapaian ini tidak berhenti pada perolehan medali, tetapi juga menjadi pengalaman yang membentuk kepercayaan diri, ketelitian, dan semangat belajar siswa,” tuturnya.
Salah satu pembimbing, Estu Dyah Fitriani mengungkapkan bahwa hasil tersebut merupakan buah dari proses persiapan dan latihan yang dilakukan Daffa. “Daffa menunjukkan kemauan belajar dan kesungguhan dalam mengikuti proses pembinaan. Medali Perunggu dan kelolosan pada babak penyisihan ini tentu sangat kami syukuri. Selanjutnya, kami akan terus memberikan pendampingan agar Daffa dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tahap berikutnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Daffa mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya. “Saya senang dan bersyukur bisa mendapatkan Medali Perunggu sekaligus lolos dari Babak Penyisihan. Terima kasih kepada bapak dan ibu guru serta para pembimbing yang sudah membimbing dan memberikan dukungan. Saya akan berusaha belajar lebih giat dan mempersiapkan diri untuk tahap selanjutnya,” kata Daffa.
Dengan capaian tersebut, Daffa kini berhak melanjutkan perjuangannya dalam rangkaian COMMATH XIV. Prestasi ini sekaligus menambah deretan capaian akademik MTs Negeri 1 Banjarnegara serta menjadi motivasi untuk terus menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan madrasah. (Fy)
