Dua Tim Riset MTs Negeri 1 Banjarnegara Raih Juara di Ajang POSI Creation 2026

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dua tim riset madrasah tersebut berhasil meraih Juara 2 dan Juara 3 dalam ajang POSI Creation 2026 bidang Karya Ilmiah jenjang SMP/MTs yang diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia. Pengumuman pemenang dilakukan secara daring pada Senin (16/2) melalui kanal media sosial resmi penyelenggara.

Prestasi gemilang tersebut diraih oleh Tim Felda dan Kirani yang berhasil menyabet Juara 2, serta Tim Zahra dan Masya yang meraih Juara 3. Kedua tim menampilkan karya riset inovatif yang mengangkat isu sains terapan dan teknologi ramah lingkungan, sehingga mampu bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para siswa. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu berkompetisi secara sehat dan unggul di bidang akademik, khususnya riset ilmiah. Ia menilai bahwa prestasi tersebut tidak lepas dari kerja keras siswa, pendampingan guru, serta dukungan penuh dari pihak madrasah.

“Alhamdulillah, ini merupakan kebanggaan besar bagi keluarga MTs Negeri 1 Banjarnegara. Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki potensi luar biasa dalam bidang penelitian ilmiah. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berinovasi dan berprestasi,” ujarnya.

Koordinator Kelas Unggulan Riset, Hj. Tri Widayati, turut menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi para siswa. Ia menjelaskan bahwa proses persiapan lomba dilakukan secara bertahap mulai dari penentuan tema, pengumpulan data, penyusunan proposal, hingga presentasi hasil penelitian. Menurutnya, keberhasilan dua tim ini merupakan hasil konsistensi latihan dan kemauan belajar yang tinggi.

“Anak-anak menunjukkan semangat luar biasa selama proses bimbingan. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung bagaimana melakukan penelitian yang baik dan benar. Ini adalah buah dari proses panjang yang mereka jalani dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.

Pembimbing riset, Musfiatul Muniroh, juga menambahkan bahwa kedua tim memiliki karakter riset yang kuat dan berbeda. Tim Felda dan Kirani dinilai unggul dalam analisis data serta ketepatan metodologi, sedangkan Tim Zahra dan Masya menonjol dalam kreativitas ide dan solusi yang aplikatif terhadap permasalahan lingkungan. Ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar selama persiapan adalah mengatur waktu antara kegiatan akademik reguler dan proses penelitian, namun para siswa mampu menjalaninya dengan baik.

Sementara itu, Felda selaku perwakilan Tim Juara 2 mengaku tidak menyangka bisa meraih posisi tersebut. Ia menyampaikan bahwa pengalaman mengikuti kompetisi nasional menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berpikir kritis.

“Kami belajar banyak tentang kerja sama tim dan bagaimana menyusun penelitian secara sistematis. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Zahra dari Tim Juara 3. Ia merasa bangga dapat membawa nama madrasah ke tingkat nasional dan berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkarya di bidang sains.

“Kami senang karena usaha kami selama ini tidak sia-sia. Terima kasih kepada guru pembimbing dan pihak madrasah yang selalu mendukung,” katanya.

Keberhasilan dua tim riset ini semakin memperkuat citra MTs Negeri 1 Banjarnegara sebagai madrasah yang aktif mengembangkan budaya literasi dan penelitian ilmiah di kalangan siswa. Pihak madrasah berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru melalui program kelas unggulan riset, sehingga prestasi serupa dapat terus diraih pada ajang-ajang kompetisi berikutnya. (Lin)