
Banjarnegara — Sebanyak 16 grup band siswa kelas IX MTs Negeri 1 Banjarnegara ambil bagian dalam kegiatan ujian praktik seni melalui gelaran Aksi Seni dan Kreasi Siswa Madtsansa (ARTSANSIA) yang dilaksanakan pada Sabtu (31/1). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk evaluasi pembelajaran mata pelajaran Seni Budaya sekaligus wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas dan bakat bermusik mereka di hadapan guru dan teman-teman seangkatan.
Sejak pagi, suasana di lapangan indoor madrasah tampak semarak dengan berbagai persiapan alat musik seperti gitar listrik, bass, keyboard, drum set, serta pengeras suara. Masing-masing grup band yang terdiri dari 4 hingga 6 siswa tampil secara bergantian dengan membawakan satu lagu pilihan yang telah disepakati oleh anggota grup. Lagu yang dibawakan pun beragam, mulai dari lagu pop Indonesia, band legendaris, hingga aransemen modern dari lagu yang tengah populer di kalangan remaja.
Guru Seni Budaya MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Amri Inayati, yang bertugas sebagai penilai dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa ujian praktik ini tidak hanya menilai kemampuan teknis bermusik, tetapi juga kerja sama tim dan kepercayaan diri siswa.
“Dalam penilaian, kami melihat beberapa aspek, di antaranya kekompakan, penguasaan alat musik, vokal, serta penampilan di atas panggung. Kegiatan ini sangat positif karena siswa tidak hanya belajar teori seni, tetapi juga berani mengekspresikan diri secara langsung,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa ARTSANSIA menjadi momentum penting untuk menggali potensi seni siswa yang selama ini mungkin belum terlihat di kelas. Menurutnya, setiap penampilan memiliki keunikan tersendiri dan menunjukkan bahwa minat siswa terhadap seni musik cukup tinggi.
Sementara itu, Anang Tri Nurdian, selaku guru pembina ekstrakurikuler band Madtsansa, mengaku bangga melihat perkembangan kemampuan para siswa. Ia menilai bahwa beberapa grup telah menunjukkan kualitas yang mendekati penampilan panggung profesional.
“Latihan yang mereka lakukan, baik secara mandiri maupun saat kegiatan ekstrakurikuler, terlihat hasilnya hari ini. Mereka lebih percaya diri, lebih kompak, dan sudah mulai memahami aransemen musik sederhana. Ini merupakan kemajuan yang sangat baik,” tuturnya.
Salah satu penampilan yang menarik perhatian datang dari grup band kelas IX A yang membawakan lagu berjudul “Dan” milik Sheila On 7. Vokalis band tersebut, Hermasya, mengungkapkan rasa senangnya bisa tampil bersama teman-temannya.
“Kami latihan sekitar dua minggu. Awalnya agak gugup, tapi setelah naik panggung rasanya senang sekali. Lagu ‘Dan’ kami pilih karena semua anggota band suka dan sudah cukup familiar,” katanya. Hermasya berharap kegiatan seperti ini bisa terus diadakan karena memberi ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat.
Antusiasme juga datang dari siswa kelas IX E, Gaida, yang mengaku kegiatan ini menjadi pengalaman berharga selama bersekolah di madrasah.
“Seru sekali karena kami bisa tampil seperti band sungguhan. Selain dinilai, kami juga bisa menikmati penampilan teman-teman lain. Jadi bukan hanya ujian, tapi juga hiburan,” ungkapnya dengan semangat.
Kegiatan ARTSANSIA tidak hanya menjadi ajang ujian praktik semata, tetapi juga berubah menjadi panggung apresiasi seni yang mempererat kebersamaan antar siswa. Sorak sorai dan tepuk tangan dari penonton menambah semangat setiap grup yang tampil. Para guru pun memberikan dukungan penuh agar siswa merasa nyaman dan percaya diri saat berada di atas panggung.
Melalui kegiatan ini, madrasah berharap siswa mampu mengembangkan kreativitas, keberanian tampil di depan umum, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. ARTSANSIA menjadi bukti bahwa pembelajaran seni di MTs Negeri 1 Banjarnegara tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri siswa secara menyeluruh. (Fy)
