
Banjarnegara — Kanal YouTube Madtsansa kembali menghadirkan tayangan inspiratif melalui publikasi episode terbaru podcast “Madtsansa Ada Apa” pada Jum’at (30/1). Episode kali ini menjadi sorotan warga madrasah karena menghadirkan narasumber istimewa, yakni Ketua dan Wakil Ketua OSIM terpilih periode 2026/2027, Tessa dan Senja. Keduanya berbagi cerita seputar proses pemilihan, nilai kepemimpinan, hingga visi besar yang akan mereka bawa selama masa kepengurusan.
Podcast yang dipandu langsung oleh Wakil Kepala Urusan Humas MTs Negeri 1 Banjarnegara selaku host ini mengusung konsep dialog santai namun sarat makna. Tayangan berdurasi panjang tersebut dirancang tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan inspirasi bagi seluruh peserta didik. Format bincang ringan membuat percakapan mengalir alami, sehingga pesan-pesan kepemimpinan dapat diterima dengan lebih mudah oleh para penonton.
Dalam episode tersebut, Tessa yang merupakan siswa kelas 8A unggulan riset tampil percaya diri saat menceritakan perasaannya setelah resmi terpilih sebagai Ketua OSIM. Ia menyebut bahwa kemenangan bukanlah garis akhir, melainkan awal dari amanah besar.
“Saya merasa bersyukur sekaligus tertantang. Terpilih bukan berarti selesai, justru ini awal tanggung jawab yang harus saya jalankan dengan sungguh-sungguh,” ungkap Tessa dalam sesi perbincangan.
Sementara itu, Senja, siswi kelas 7B unggulan sastra dan seni yang dipercaya sebagai Wakil Ketua OSIM, menuturkan bahwa kepercayaan yang diberikan teman-teman menjadi motivasi utama untuk terus belajar dan berkembang. Menurutnya, kepemimpinan bukan soal jabatan, melainkan kemampuan mendengar dan memahami.
“Saya ingin menjadi wakil yang bisa menjembatani aspirasi teman-teman. Bagi saya, pemimpin itu bukan yang paling banyak bicara, tetapi yang paling mau mendengar,” ujar Senja dengan penuh keyakinan.
Wakil Kepala Urusan Humas yang juga bertindak sebagai host podcast menjelaskan bahwa pemilihan Tessa dan Senja sebagai narasumber episode ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, keduanya merepresentasikan perpaduan antara kemampuan akademik, kreativitas, serta karakter kepemimpinan yang kuat.
“Podcast ini kami hadirkan sebagai media pembelajaran yang menyenangkan. Tessa dan Senja menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu berpikir kritis, berani bermimpi, sekaligus rendah hati. Kami ingin seluruh siswa melihat bahwa kepemimpinan bisa dibangun sejak dini,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa publikasi melalui YouTube dipilih agar jangkauan informasi lebih luas dan dapat diakses kapan saja. Platform digital dinilai efektif dalam mendokumentasikan berbagai kegiatan madrasah sekaligus menjadi sarana literasi digital bagi siswa. Tayangan podcast ini pun diharapkan mampu menjadi arsip inspirasi yang dapat diputar ulang oleh generasi berikutnya.
Sepanjang dialog, berbagai topik dibahas mulai dari pengalaman mengikuti pemilihan OSIM, tantangan menerima kritik, hingga program kerja yang akan dijalankan. Tessa menekankan pentingnya kejujuran dan konsistensi dalam memimpin, sedangkan Senja menyoroti nilai empati sebagai fondasi utama organisasi. Keduanya sepakat bahwa OSIM bukan sekadar struktur kepengurusan, melainkan wadah kolaborasi seluruh siswa untuk menciptakan lingkungan madrasah yang lebih positif dan produktif.
Antusiasme warga madrasah terhadap episode ini terlihat dari meningkatnya jumlah penonton dan komentar positif di kanal YouTube Madtsansa. Banyak siswa mengaku termotivasi setelah menyaksikan percakapan tersebut, terutama ketika narasumber membagikan pesan penutup tentang pentingnya tanggung jawab atas setiap mimpi dan kepercayaan yang diberikan.
Dengan tayangnya episode spesial ini, Podcast “Madtsansa Ada Apa” kembali menegaskan perannya sebagai ruang dialog terbuka yang mengangkat potensi siswa sekaligus memperkuat budaya literasi dan komunikasi di lingkungan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kehadiran Tessa dan Senja diharapkan menjadi awal dari kepemimpinan OSIM yang inklusif, kreatif, dan penuh semangat perubahan bagi seluruh keluarga besar Madtsansa. (Fy)
