
Banjarnegara — Peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Banjarnegara pada Jum’at (24/4) berlangsung khidmat sekaligus meriah di Pendopo Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur organisasi wanita, instansi pemerintah, serta tokoh pendidikan di Kabupaten Banjarnegara.
Salah satu sosok yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah Hj. Yuniyati, guru dari MTs Negeri 1 Banjarnegara. Dalam acara tersebut, Hj. Yuniyati hadir tidak hanya sebagai tenaga pendidik, tetapi juga sebagai pengurus PGRI Kabupaten Banjarnegara yang mewakili seksi bidang perempuan.
Dalam rangkaian kegiatan, Hj. Yuniyati bersama sejumlah pengurus PGRI lainnya mendapat kepercayaan untuk mengisi pra acara. Mereka mempersembahkan beberapa lagu yang dibawakan dengan penuh semangat dan kekompakan, sehingga mampu menghidupkan suasana sebelum acara inti dimulai. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari para tamu undangan yang hadir.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa bangga atas keikutsertaan salah satu guru di madrasah yang dipimpinnya dalam kegiatan tingkat kabupaten tersebut. Menurutnya, partisipasi ini merupakan bentuk nyata kontribusi guru tidak hanya dalam dunia pendidikan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat bangga atas keikutsertaan Ibu Hj. Yuniyati dalam kegiatan ini. Hal ini menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga dalam mendukung kegiatan pemberdayaan perempuan di masyarakat. Semangat Kartini harus terus hidup dan diwujudkan melalui karya nyata,” ujar H. Yatiman.
Sementara itu, Hj. Yuniyati mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. Ia merasa senang dapat berkontribusi dalam peringatan Hari Kartini yang sarat makna bagi perempuan Indonesia.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan. Kami sebagai perempuan, khususnya yang bergerak di bidang pendidikan, memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan semangat tersebut melalui karya dan pengabdian,” tutur Hj. Yuniyati.
Ia juga menambahkan bahwa penampilan pra acara yang diisi oleh pengurus PGRI merupakan bentuk kebersamaan dan solidaritas antaranggota organisasi. Menurutnya, kegiatan semacam ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antaranggota sekaligus menunjukkan eksistensi PGRI dalam mendukung kegiatan perempuan.
Ketua bidang perempuan PGRI Kabupaten Banjarnegara, Siti Supriati, turut memberikan apresiasi atas keterlibatan para pengurus dalam kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa peran perempuan dalam organisasi profesi seperti PGRI sangat strategis, terutama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan perempuan.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi para pengurus PGRI, termasuk Ibu Hj. Yuniyati, dalam kegiatan ini. Ini adalah bukti bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan dan organisasi. Semangat Kartini harus menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berkarya dan berkontribusi,” ungkap Siti Supriati.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan.
Peringatan Hari Kartini yang diselenggarakan oleh GOW Kabupaten Banjarnegara tahun ini mengusung semangat pemberdayaan perempuan dan kolaborasi lintas sektor. Dengan melibatkan berbagai organisasi dan instansi, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.
Keikutsertaan Hj. Yuniyati dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu contoh nyata bagaimana seorang guru dapat berkontribusi secara aktif di luar lingkungan sekolah. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum untuk terus bergerak maju dalam mewujudkan kesetaraan dan kemajuan perempuan di Indonesia. (Lin)
