Penyuluhan Kesehatan Remaja oleh Puskesmas Banjarnegara 1 di MTs Negeri 1 Banjarnegara

Banjarnegara — Sebanyak 50 siswa kelas VII dan VIII MTs Negeri 1 Banjarnegara mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan remaja yang diselenggarakan oleh Puskesmas Banjarnegara 1 pada Selasa (7/4). Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias di salah satu ruang kelas dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental sejak dini.

Kegiatan penyuluhan ini dikoordinatori oleh dua guru, yakni Erma Ratnaningrum dan Hani Farhatun. Keduanya berperan aktif dalam mempersiapkan peserta, mengatur jalannya acara, serta memastikan seluruh siswa mendapatkan manfaat maksimal dari kegiatan tersebut. Sementara itu, materi penyuluhan disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Banjarnegara 1, Yanuar Iskak, yang membawakan topik seputar kesehatan remaja secara komunikatif dan interaktif.

Dalam sambutannya, koordinator kegiatan, Erma Ratnaningrum, menyampaikan bahwa penyuluhan ini sangat penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar tentang kesehatan. “Remaja merupakan fase penting dalam pertumbuhan, sehingga pemahaman tentang kesehatan harus ditanamkan sejak sekarang. Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat lebih peduli terhadap kondisi fisik maupun mental mereka,” ujarnya.

Senada dengan itu, Hani Farhatun menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi preventif. “Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, menjaga pola hidup sehat, menjauhi perilaku berisiko, serta berani berkonsultasi jika mengalami masalah kesehatan,” jelasnya.

Dalam sesi penyuluhan, Yanuar Iskak menyampaikan berbagai materi penting yang relevan dengan kehidupan remaja. Ia menjelaskan tentang kesehatan mental, bahaya perilaku berisiko seperti merokok dan penyalahgunaan zat, serta pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Selain itu, ia juga mengenalkan konsep Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) sebagai langkah awal dalam membantu teman yang mengalami tekanan emosional.

“Remaja saat ini menghadapi banyak tantangan, baik dari lingkungan sosial maupun perkembangan teknologi. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memiliki pemahaman yang baik tentang kesehatan mental dan cara mengelola emosi,” ungkap Yanuar. Ia juga mengajak siswa untuk tidak ragu mencari bantuan jika mengalami masalah, baik kepada guru, orang tua, maupun tenaga kesehatan.

Kegiatan semakin menarik dengan adanya sesi tanya jawab yang berlangsung aktif. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan terkait berbagai permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari. Selain itu, juga dilakukan skrining sederhana untuk deteksi dini kondisi kesehatan tertentu, sehingga siswa dapat mengetahui kondisi mereka sejak awal.

Salah satu peserta, Kirana dari kelas 7A, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. “Materinya sangat menarik dan mudah dipahami. Saya jadi tahu bagaimana cara menjaga kesehatan mental dan tidak mudah stres,” tuturnya. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat diadakan kembali di masa mendatang.

Hal serupa disampaikan oleh Raisa Alin dari kelas 8B. Ia merasa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru. “Saya jadi lebih sadar pentingnya menjaga kesehatan, bukan hanya fisik tetapi juga mental. Penjelasan dari pemateri juga sangat jelas dan menyenangkan,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara dapat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh. Penyuluhan ini juga menjadi langkah nyata kolaborasi antara pihak sekolah dan Puskesmas Banjarnegara 1 dalam menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (Fy)