
Banjarnegara — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Banjarnegara, Dr. H. Sukarno, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam kegiatan pembukaan Aksi Seni dan Kreasi Siswa Madtsansa (ARTSANSIA) yang digelar pada Sabtu (31/1). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi ajang unjuk bakat dan kreativitas siswa sekaligus sarana memperkuat citra positif madrasah di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. H. Sukarno menilai bahwa MTs Negeri 1 Banjarnegara telah menunjukkan langkah nyata dalam membangun branding madrasah melalui berbagai inovasi kegiatan yang kreatif dan berkelanjutan. Menurutnya, upaya tersebut merupakan strategi penting agar madrasah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan lainnya di Kabupaten Banjarnegara, termasuk sekolah umum di luar naungan madrasah.
“Saya merasa sangat bangga melihat perkembangan MTs Negeri 1 Banjarnegara. Inovasi yang terus dilakukan tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga memperkuat citra madrasah di mata masyarakat. Kegiatan seperti ARTSANSIA ini adalah bukti bahwa madrasah mampu tampil modern, kreatif, dan kompetitif,” ujar Dr. H. Sukarno di hadapan para siswa, guru, serta tamu undangan yang hadir.
Ia juga menambahkan bahwa madrasah saat ini tidak boleh hanya fokus pada pembelajaran di dalam kelas, namun juga harus memberikan ruang seluas-luasnya bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi nonakademik. Menurutnya, seni dan kreativitas merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang percaya diri, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan perhatian dari Kankemenag Banjarnegara terhadap berbagai program yang dijalankan madrasah. Ia menegaskan bahwa ARTSANSIA bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah pembinaan bakat dan minat siswa yang dirancang secara terencana setiap tahunnya.
“ARTSANSIA adalah momentum bagi kami untuk menunjukkan bahwa siswa madrasah memiliki kreativitas dan kemampuan yang tidak kalah dengan sekolah lain. Kami ingin memberikan ruang ekspresi yang positif sehingga siswa dapat berkembang secara utuh, baik dari sisi akademik maupun nonakademik,” tutur H. Yatiman.
Ia juga menjelaskan bahwa branding madrasah menjadi salah satu fokus utama dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai program unggulan, kegiatan ekstrakurikuler, serta publikasi aktif melalui media sosial dan kerja sama dengan berbagai pihak menjadi strategi yang terus diperkuat demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.
Dukungan senada disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Urusan Hubungan Masyarakat (Humas), Linara. Ia menilai bahwa keberhasilan sebuah madrasah tidak terlepas dari bagaimana institusi tersebut mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan menampilkan prestasi secara konsisten.
“Peran humas adalah menjembatani informasi antara madrasah dengan publik. Melalui kegiatan seperti ARTSANSIA, kami ingin memperlihatkan wajah madrasah yang aktif, kreatif, dan penuh prestasi. Branding bukan hanya soal tampilan, tetapi juga tentang kualitas dan konsistensi,” jelas Linara.
Kegiatan pembukaan ARTSANSIA sendiri diisi dengan berbagai penampilan seni dari siswa, mulai dari tari tradisional, musik islami, hingga pameran karya kreatif. Antusiasme peserta dan penonton menunjukkan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda yang dinanti setiap tahunnya.
Dengan dukungan penuh dari Kankemenag Kabupaten Banjarnegara serta komitmen seluruh civitas akademika, MTs Negeri 1 Banjarnegara optimistis dapat terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai madrasah unggulan yang mampu bersaing secara sehat dengan sekolah-sekolah favorit lainnya di daerah. ARTSANSIA pun diharapkan menjadi inspirasi bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga kaya akan kreativitas dan inovasi. (Fy)
