
Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menggelar kegiatan halaqah Al-Qur’an bagi siswa kelas Tahfiz pada Selasa (27/1). Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Darul Ulum Madtsansa ini diikuti oleh seluruh peserta kelas Tahfiz dari berbagai jenjang dan berlangsung dengan penuh kekhusyukan serta semangat kebersamaan.
Halaqah Tahfiz merupakan salah satu program unggulan MTs Negeri 1 Banjarnegara yang bertujuan untuk membentuk generasi Qur’ani, tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dengan metode pembinaan berkelompok (halaqah), di mana siswa menyetorkan hafalan, memperbaiki bacaan, serta mendapatkan penguatan motivasi dari para pembimbing.
Masjid Darul Ulum Madtsansa tampak dipenuhi suasana religius sejak pagi hari. Para siswa duduk melingkar sesuai kelompok halaqah masing-masing, didampingi oleh guru pembimbing. Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan murojaah hafalan, setoran ayat, serta tausiyah singkat yang menambah semangat para peserta.
Salah satu guru Al-Qur’an Hadits MTs Negeri 1 Banjarnegara sekaligus pembimbing halaqah, Hj. Umi Mahmudah, menyampaikan bahwa kegiatan halaqah ini sangat penting dalam proses pembinaan siswa Tahfiz. Menurutnya, halaqah bukan sekadar kegiatan menghafal, tetapi juga sarana menanamkan adab dan kedisiplinan dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an.
“Halaqah ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar sabar, istiqamah, dan saling menguatkan. Kami tidak hanya menargetkan hafalan, tetapi juga memperbaiki makharijul huruf, tajwid, serta menumbuhkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an,” tutur Hj. Umi Mahmudah.
Koordinator kelas Tahfiz MTs Negeri 1 Banjarnegara, Khaerul Mahbub, menjelaskan bahwa program Tahfiz dirancang secara terstruktur dan berkelanjutan. Melalui kegiatan halaqah, perkembangan hafalan siswa dapat terpantau dengan baik, sekaligus menjadi evaluasi rutin bagi para pembimbing.
“Kegiatan halaqah ini menjadi bagian penting dari sistem pembinaan Tahfiz di Madtsansa. Setiap siswa memiliki target hafalan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, dan melalui halaqah inilah proses pembimbingan dilakukan secara intensif,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan madrasah dan orang tua sangat berperan dalam keberhasilan program Tahfiz. Dengan lingkungan yang kondusif dan pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan siswa mampu mencapai target hafalan sekaligus berprestasi di bidang akademik.
Antusiasme peserta halaqah terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Heaven, salah satu peserta halaqah dari kelas 7, mengaku senang mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, halaqah membuat dirinya lebih semangat dalam menghafal Al-Qur’an.
“Saya senang ikut halaqah karena bisa menghafal bersama teman-teman. Kalau ada yang lupa atau salah, langsung dibimbing oleh ustazah. Jadi lebih semangat dan tidak mudah menyerah,” ungkap Heaven.
Hal senada disampaikan oleh Qori, peserta halaqah dari kelas 8. Ia merasa kegiatan halaqah sangat membantu dalam menjaga hafalan agar tetap lancar dan tidak mudah hilang.
“Dengan halaqah, saya jadi lebih rutin murojaah dan lebih percaya diri saat menyetorkan hafalan. Selain itu, kami juga sering mendapat motivasi agar tetap istiqamah,” ujarnya.
Melalui kegiatan halaqah Tahfiz ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap dapat terus mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah, cinta Al-Qur’an, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat. (Fy)
