
Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara melaksanakan kegiatan pembelajaran aquatik bagi siswa kelas VIII pada Senin (26/1). Kegiatan ini diikuti oleh lima kelas, yakni kelas 8A hingga 8E, dan berlangsung di Kolam Renang Surya Yudha Banjarnegara mulai pukul 13.00 hingga 15.00 WIB.
Pembelajaran aquatik tersebut merupakan bagian dari mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dengan materi menyelam. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa, khususnya dalam meningkatkan keterampilan dasar olahraga air serta menumbuhkan keberanian, kedisiplinan, dan rasa percaya diri.
Sejak awal kegiatan, para siswa tampak antusias mengikuti arahan guru. Sebelum memasuki kolam, guru PJOK terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai teknik dasar menyelam, aturan keselamatan, serta pemanasan yang harus dilakukan untuk menghindari cedera. Selanjutnya, siswa secara bergantian mempraktikkan teknik menyelam sesuai dengan instruksi yang telah disampaikan.
Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan MTs Negeri 1 Banjarnegara, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa pembelajaran di luar kelas seperti ini sangat penting untuk menunjang perkembangan siswa secara menyeluruh. Menurutnya, kegiatan aquatik tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk karakter siswa.
“Kegiatan pembelajaran aquatik ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk memberikan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual. Siswa tidak hanya menerima teori di kelas, tetapi juga mempraktikkan langsung di lapangan. Selain melatih keterampilan berenang dan menyelam, kegiatan ini juga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, serta kepatuhan terhadap aturan keselamatan,” ujar Ikhsanudin.
Ia juga menambahkan bahwa pihak madrasah selalu mendukung kegiatan pembelajaran yang bersifat aplikatif selama tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan siswa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjadi pengalaman belajar yang berkesan bagi siswa,” tambahnya.
Guru mata pelajaran PJOK kelas VIII, Dody Herdiyanto, menjelaskan bahwa materi menyelam merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai siswa sesuai dengan kurikulum. Oleh karena itu, pembelajaran dilaksanakan langsung di kolam renang agar siswa dapat memahami teknik dengan lebih baik.
“Materi menyelam tidak cukup jika hanya disampaikan secara teori. Siswa perlu praktik langsung agar mereka benar-benar memahami teknik pernapasan, posisi tubuh, serta cara menyelam yang benar dan aman. Alhamdulillah, hari ini siswa sangat antusias dan mengikuti kegiatan dengan tertib,” jelas Dody Herdiyanto.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama kegiatan berlangsung, guru dan pendamping terus melakukan pengawasan ketat untuk memastikan keamanan siswa. “Keselamatan menjadi prioritas utama. Siswa kami dampingi dan diarahkan satu per satu sesuai kemampuan masing-masing,” imbuhnya.
Salah satu siswa kelas 8D, Zhafran, mengaku senang dapat mengikuti pembelajaran aquatik di luar madrasah. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan.
“Belajar di kolam renang itu seru dan tidak membosankan. Saya jadi tahu teknik menyelam yang benar dan lebih berani saat berada di dalam air,” ungkap Zhafran.
Hal senada disampaikan oleh Ahmad, siswa kelas 8E. Ia mengatakan bahwa pembelajaran aquatik membuatnya lebih percaya diri dan termotivasi untuk belajar.
“Kegiatannya menyenangkan dan menantang. Selain belajar menyelam, kami juga belajar disiplin dan saling membantu teman. Semoga ke depan ada lagi pembelajaran seperti ini,” kata Ahmad.
Dengan terlaksananya pembelajaran aquatik ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap siswa dapat meningkatkan kemampuan olahraga air sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, aman, dan bermakna. Kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud komitmen madrasah dalam menghadirkan pembelajaran aktif dan inovatif bagi peserta didik. (Lin)
