
Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara melaksanakan kegiatan inspiratif bertajuk Journaling Time: Road to Success pada Jumat (10/4). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 9 dan dipandu langsung oleh wali kelas masing-masing di ruang kelas. Program ini menjadi salah satu upaya madrasah dalam membangun kesadaran diri, motivasi belajar, serta kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.
Kegiatan diawali dengan sesi motivasi singkat yang disampaikan oleh wali kelas, kemudian dilanjutkan dengan refleksi pagi ceria. Dalam sesi refleksi ini, para siswa diminta menuliskan jawaban dari 10 pertanyaan reflektif yang dirancang untuk menggali potensi, kesiapan, serta kondisi emosional mereka menjelang kelulusan.
Adapun pertanyaan refleksi tersebut meliputi berbagai aspek penting, seperti apresiasi diri dengan menuliskan hal yang paling dibanggakan selama menjadi siswa, mengenali kekuatan mental yang dimiliki, serta mengidentifikasi lingkaran pendukung yang berperan dalam perjalanan belajar mereka. Selain itu, siswa juga diajak melakukan evaluasi strategi belajar, menuliskan ketakutan terbesar dalam menghadapi ujian beserta cara mengatasinya, hingga merancang manajemen waktu yang lebih efektif.
Tidak hanya itu, siswa juga diajak untuk mensyukuri fasilitas yang telah dimiliki, menuliskan pesan untuk diri sendiri di masa depan, menentukan target kecil mingguan sebagai langkah nyata menuju kesuksesan, serta mengenali cara-cara sederhana untuk menjaga ketenangan hati saat menghadapi tekanan, terutama ketika ujian berlangsung.
Wakil Kepala Urusan Kurikulum, Hj Yuniyati, menyampaikan bahwa kegiatan journaling ini merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter dan pengembangan soft skills siswa. Menurutnya, kemampuan refleksi diri sangat penting dimiliki oleh siswa, terutama di masa akhir jenjang pendidikan seperti kelas 9.
“Melalui kegiatan Journaling Time ini, kami ingin memberikan ruang kepada siswa untuk mengenal dirinya lebih dalam. Ketika siswa mampu memahami potensi, kekuatan, dan kelemahannya, mereka akan lebih siap dalam merancang masa depan. Ini bukan sekadar menulis, tetapi proses membangun kesadaran diri,” ujar Hj Yuniyati.
Salah satu wali kelas 9D, Dewi Fairuz, mengungkapkan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Ia melihat siswa-siswinya mampu mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka dengan jujur melalui tulisan.
“Anak-anak terlihat sangat serius saat menjawab pertanyaan refleksi. Bahkan ada yang tampak terharu ketika menuliskan harapan dan perjuangan mereka selama ini. Pertanyaan seperti ‘apa yang paling kamu banggakan’ atau ‘apa ketakutan terbesarmu menghadapi ujian’ benar-benar membuat mereka berpikir lebih dalam,” tutur Dewi Fairuz.
Hal senada juga disampaikan oleh wali kelas 9B, Rizki Arbangi Nopi. Ia menilai bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara siswa dan guru.
“Melalui journaling, kami sebagai wali kelas bisa lebih memahami kondisi dan kebutuhan siswa. Dari jawaban mereka tentang target mingguan, pesan masa depan, hingga cara mereka mengatasi stres, kami bisa memberikan pendampingan yang lebih tepat,” jelas Rizki Arbangi Nopi.
Para siswa pun memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Bramila, siswa kelas 9J, mengaku bahwa kegiatan journaling membuatnya lebih termotivasi untuk meraih cita-cita.
“Saya jadi lebih sadar apa yang harus saya lakukan ke depan. Pertanyaan-pertanyaannya seperti tentang tujuan hidup, target kecil, dan cara mengatasi rasa takut membuat saya lebih siap menghadapi ujian,” ungkap Bramila.
Sementara itu, Ardini, siswa kelas 9H, merasa kegiatan ini memberikan ketenangan dan semangat baru. Ia mengaku senang dapat menuangkan isi hatinya melalui tulisan.
“Pertanyaan tentang ketenangan hati dan pesan untuk diri sendiri di masa depan sangat menyentuh. Saya jadi merasa lebih lega dan punya semangat baru untuk berjuang,” ujar Ardini.
Kegiatan Journaling Time: Road to Success diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi siswa kelas 9 dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, baik dalam pendidikan maupun kehidupan. Dengan adanya kegiatan ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara terus berkomitmen untuk tidak hanya mencetak siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kesadaran diri, dan semangat untuk meraih kesuksesan. (Fy)
