
Banjarnegara — Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTs Negeri 1 Banjarnegara turut ambil bagian dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan dalam rangka Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Selasa (6/1) bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara dan diikuti hampir 200 peserta dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kemenag.
Sejak pagi hari, Aula Kankemenag Banjarnegara tampak ramai oleh peserta donor darah. Kegiatan ini bekerja sama dengan petugas kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat guna memastikan proses donor berjalan aman dan lancar. Para peserta yang hadir terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan donor darah.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan bahwa keikutsertaan GTK Madtsansa dalam kegiatan donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian sosial serta implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang sejalan dengan semangat Hari Amal Bhakti Kementerian Agama.
“Donor darah ini bukan hanya kegiatan seremonial HAB ke-80, tetapi wujud pengabdian nyata insan Kementerian Agama kepada masyarakat. Kami bersyukur GTK MTs Negeri 1 Banjarnegara dapat berpartisipasi aktif dan memberikan kontribusi melalui setetes darah yang sangat berarti bagi sesama,” ujar H. Yatiman.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama, sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik di madrasah.
Salah satu panitia kegiatan, Riva, menjelaskan bahwa donor darah menjadi salah satu rangkaian utama peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Banjarnegara. Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai hampir 200 orang.
“Alhamdulillah, kegiatan donor darah hari ini berjalan lancar dan mendapat sambutan luar biasa. Peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga pegawai di lingkungan Kemenag. Ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian yang kuat,” jelas Riva.
Dari unsur tenaga kependidikan MTs Negeri 1 Banjarnegara, Prawit Widi Susanti mengungkapkan rasa bangganya dapat kembali mengikuti kegiatan donor darah. Menurutnya, donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi pendonor itu sendiri.
“Donor darah ini menjadi pengalaman yang selalu berkesan. Selain membantu orang lain, kita juga merasa lebih sehat dan bahagia karena bisa berbagi. Saya berharap kegiatan seperti ini terus rutin dilaksanakan,” tutur Prawit.
Sementara itu, salah satu guru MTs Negeri 1 Banjarnegara, Rahma Ayu Arina Putri, mengaku bahwa kegiatan donor darah kali ini merupakan pengalaman pertamanya. Meski sempat merasa gugup, ia akhirnya merasa bangga dapat berpartisipasi.
“Awalnya saya agak takut karena ini pertama kali donor darah. Namun setelah dijalani, ternyata prosesnya aman dan petugas sangat ramah. Rasanya senang bisa ikut berkontribusi dan membantu sesama,” ungkap Rahma Ayu.
Kegiatan donor darah dalam rangka HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Banjarnegara ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan darah, sekaligus memperkuat citra Kementerian Agama sebagai institusi yang tidak hanya berfokus pada pelayanan keagamaan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Melalui keikutsertaan GTK MTs Negeri 1 Banjarnegara, madrasah kembali menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan positif, serta menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat. (Lin)
