Tuntaskan Seleksi Internal, Madtsansa Siap Ikuti FLS3N 2026 Tingkat Kabupaten

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi siswa di bidang seni dan sastra melalui seleksi internal Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N-SMP) Tahun 2026. Dalam tahap seleksi tingkat sekolah ini, sejumlah siswa terbaik berhasil terpilih untuk mewakili madrasah ke jenjang berikutnya.

Pada cabang ilustrasi, dua siswa yang terpilih adalah Nazifa Marha Kirana (8B) dan Fathimatuzzahroh Herinka Putri (8B). Keduanya dinilai memiliki kemampuan visual yang kuat serta kreativitas tinggi dalam menuangkan ide ke dalam karya gambar.

Di cabang menulis cerita, Raissa Alin Setiawan (8B) dan Abilla Tarabia Nurrizki (8B) berhasil menunjukkan kemampuan literasi yang unggul. Tulisan mereka dinilai memiliki alur yang menarik, pesan yang kuat, serta penggunaan bahasa yang baik.

Untuk cabang menyanyi solo, Yusuf Firmansyah (8I) dan Shafa Nur Annida Jannah (8D) terpilih setelah melalui proses seleksi yang ketat. Keduanya dinilai memiliki kualitas vokal, teknik, serta penghayatan lagu yang menonjol.

Sementara itu, pada cabang mendongeng, Denessia Alya Khairanisa (8C) dan Al-Asqolani Barley De Gama As (7B) berhasil mencuri perhatian tim penilai dengan kemampuan ekspresi, intonasi, dan penguasaan cerita yang baik.

Di cabang tari kreasi, tim yang terdiri dari Keisha Almira Budiyono (8B), Faikhansa Zhafira Nuriko (8H), Khonsa Izzatul Aisy (7B), Novita Ayu Maharani (8F), dan Aurellia Yuszi Ramadhani (8B) berhasil menunjukkan kekompakan serta kreativitas gerak yang memukau, sehingga terpilih sebagai wakil madrasah.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seleksi internal ini dengan baik. “Alhamdulillah, melalui seleksi tingkat sekolah ini kita dapat menjaring siswa-siswa terbaik. Ini adalah langkah awal untuk mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Ikhsanudin, menambahkan bahwa seleksi ini menjadi bagian penting dalam pembinaan siswa. “Kami ingin memastikan bahwa siswa yang mewakili madrasah benar-benar siap, baik dari segi kemampuan maupun mental. Pembinaan akan terus kami lakukan secara intensif,” jelasnya.

Guru pembimbing mendongeng, Dwi Lina Rahmawati, mengungkapkan bahwa proses seleksi tidak hanya menilai kemampuan bercerita, tetapi juga penghayatan. “Kami melihat bagaimana siswa mampu menyampaikan pesan cerita dengan ekspresi yang kuat. Ini menjadi bekal penting untuk tahap berikutnya,” tuturnya.

Sementara itu, guru pembimbing tari kreasi, Haki Wanudya Taranggana, menekankan pentingnya kerja sama tim. “Dalam tari kreasi, kekompakan dan chemistry antarpenari sangat menentukan. Anak-anak yang terpilih ini sudah menunjukkan potensi yang luar biasa,” katanya.

Salah satu siswa terpilih dari cabang mendongeng, Denessia Alya Khairanisa (8C), juga mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya. “Saya sangat senang dan tidak menyangka bisa terpilih lagi. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk berlatih lebih giat lagi agar bisa memberikan yang terbaik saat mewakili madrasah di tingkat berikutnya,” ujarnya penuh semangat.

Dengan terpilihnya para siswa tersebut, MTs Negeri 1 Banjarnegara optimis dapat meraih prestasi pada ajang FLS3N-SMP tingkat kabupaten. Dukungan dari seluruh warga madrasah diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para siswa untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama madrasah. (Lin)